Harga BBM, Beras dan Angkot Jadi Penyebab Utama Inflasi September 1,17 Persen

Antrian kendaraan mengisi BBM di sebuah SPBU di Jakarta, Jumat 16 September 2022. Efek naiknya BBM ini memang sangat terasa. Disamping harga yang semakin tinggi, antrian di SPBU juga semakin mengular. Antrian diduga karena harga BBM eceran sudah tidak bisa bersahabat dan tidak semua pom mini menjual pertalite. TEMPO/Subekti.

TEMPO.CO, Jakarta - Badan Pusat Statistik (BPS) merilis angka inflasi Indonesia 1,17 persen pada September 2022 (month-to-month/mtm). Adapun, komoditas utama penyumbang inflasi adalah harga BBM, beras dan angkutan dalam kota.

Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Margo Yuwono mengatakan sebanyak 88 kota mengalami inflasi. "Inflasi September sebesar 1,17 persen, tertinggi sejak Desember 2014," kata Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Margo Yuwono, Senin 3 September 2022.

Dengan inflasi September naik 1,17 persen maka laju inflasi secara tahunan sudah menembus 5,95 persen. Margo mencatat Bukittinggi menjadi kota dengan inflasi tertinggi dengan penyumbang utama BBM dan beras.

Sebelumnya, Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo memperkirakan tekanan inflasi akan terus mengalami peningkatan ke depan. Hingga akhir 2022, inflasi diperkirakan akan mendekati level 5 persen. Tahun depan, Perry mengatakan tingkat inflasi juga berisiko melebihi level 4 persen, seiring dengan ketidakpastian global yang masih sangat tinggi.

Bank Indonesia (BI) memperkirakan tingkat inflasi pada September 2022 sebesar 5,88 persen secara tahunan (year-on-year/yoy). Secara bulanan, tingkat inflasi diperkirakan sebesar 1,10 persen (month-to-month/mtm).

Direktur Departemen Kebijakan Ekonomi Moneter BI Wahyu Agung Nugroho mengatakan tingginya inflasi pada September 2022 terutama disebabkan oleh kenaikan harga BBM yang diberlakukan pemerintah pada awal bulan lalu.

“Inflasi tahunan September 2022 diperkirakan 5,88 persen untuk September ini atau 1,1 persen secara bulanan, ini komponennya mostly dari kenaikan harga bensin yang menyumbang 0,91 persen terhadap inflasi,” katanya, Sabtu 1 September 2022.

Wahyu mengatakan, dampak dari kenaikan harga BBM juga mulai terlihat pada kenaikan tarif transportasi dalam kota dan transportasi antarkota.

Berdasarkan Survei Pemantauan Harga BI, tarif angkutan dalam kota menyumbang inflasi sebesar 0,06 persen mtm dan angkutan antar kota menyumbang inflasi sebesar 0,02 persen mtm. 

Wahyu memperkirakan, dampak dari kenaikan harga BBM terhadap kenaikan inflasi masih akan berlanjut hingga 2–3 bulan ke depan.

Sejalan dengan itu, laju inflasi inti juga diperkirakan terus meningkat ke depan. Selain akibat kenaikan harga BBM, inflasi inti juga terdorong sebagai dampak dari tingginya kenaikan inflasi pangan.

Dengan perkembangan tersebut, BI memperkirakan tingkat inflasi inti hingga akhir tahun akan mencapai kisaran 4,6 persen.

Adapun, pada Agustus 2022 tingkat inflasi tercatat sebesar 4,69 persen secara tahunan, terutama dipengaruhi oleh inflasi komponen harga yang diatur pemerintah (administered prices) sebesar 6,84 persen yoy dan inflasi inti sebesar 3,04 persen.

Sementara itu, inflasi kelompok harga bergejolak (volatile food) tercatat masih tinggi pada level 8,93 persen yoy.

Ikuti berita terkini dari Tempo di Google News, klik di sini






Wali Kota Bandung Kirim Rekomendasi UMK 2023 Naik 9,65 Persen

1 jam lalu

Wali Kota Bandung Kirim Rekomendasi UMK 2023 Naik 9,65 Persen

Kenaikan UMK 2023 sebesar 9,65 persen diklaim paling moderat dan rasional.


Ombudsman Temukan Partisipasi Tak Berjalan saat Penetapan Upah Minimum 2023

3 jam lalu

Ombudsman Temukan Partisipasi Tak Berjalan saat Penetapan Upah Minimum 2023

Ombudsman menemukan dugaan maladministrasi dalam proses pembentukan Permenaker Nomor 18 Tahun 2022 tentang Penetapan Upah Minimum Tahun 2023.


BPS: Nilai Tukar Petani Nasional Naik 0,50 Persen Jadi 107,81 pada November 2022

4 jam lalu

BPS: Nilai Tukar Petani Nasional Naik 0,50 Persen Jadi 107,81 pada November 2022

BPS menyatakan peningkatan nilai tukar petani terjadi karena indeks harga yang diterima petani (It) naik sebesar 0,66 persen.


Samuel Sekuritas: IHSG Turun Cukup Dalam, Saham BCA Melemah usai Aksi Profit Taking

5 jam lalu

Samuel Sekuritas: IHSG Turun Cukup Dalam, Saham BCA Melemah usai Aksi Profit Taking

Indeks Harga Saham Gabungan atau IHSG ditutup di level 7.020,8, atau turun 0,85 persen dibandingkan angka penutupan kemarin, (7.081,3).


Perbandingan Harga BBM Pertamina, Shell, BP, dan Vivo Per 1 Desember 2022

5 jam lalu

Perbandingan Harga BBM Pertamina, Shell, BP, dan Vivo Per 1 Desember 2022

Tiga perusahaan SPBU menaikkan harga BBM, yakni Pertamina, Shell, dan BP. Harga di SPBU Vivo belum berubah.


Harga BBM Shell Super Naik, Lebih Mahal dari Pertamax

7 jam lalu

Harga BBM Shell Super Naik, Lebih Mahal dari Pertamax

Per 1 Desember 2022, harga BBM Shell Super Rp 14.180. Shell Indonesia mengatakan kenaikan harga BBM mempertimbangkan banyak faktor.


Inflasi November Turun jadi 5,42 Persen, BPS: Tertinggi di Tanjung Selor

7 jam lalu

Inflasi November Turun jadi 5,42 Persen, BPS: Tertinggi di Tanjung Selor

BPS mencatat inflasi per November 2022 sebesar 5,42 persen secara tahunan atau turun dari posisi Oktober 2022 sebesar 5,71 persen.


Klub Daihatsu Ayla Ajak Pemudik Natal dan Tahun Baru Pakai Pertamax Series

7 jam lalu

Klub Daihatsu Ayla Ajak Pemudik Natal dan Tahun Baru Pakai Pertamax Series

Adjie menjelaskan afisiensi BBM Pertamax series, seperti Pertamax dan Pertamax Turbo, bisa dilihat dari indikator ECO pada mobil Daihatsu Ayla.


Harga Pertalite Bertahan, Pertamax Turbo Naik : Update Harga BBM Pertamina Per 1 Desember 2022

8 jam lalu

Harga Pertalite Bertahan, Pertamax Turbo Naik : Update Harga BBM Pertamina Per 1 Desember 2022

Pertamina melakukan penyesuaian harga BBM pada 2022. Harga BBM bersubsidi Pertalite dan Solar tetap.


Hadapi Gejolak Ekonomi Global, Jokowi: APBN 2023 Fokus pada 6 Kebijakan

8 jam lalu

Hadapi Gejolak Ekonomi Global, Jokowi: APBN 2023 Fokus pada 6 Kebijakan

Presiden Jokowi membeberkan strategi Indonesia merespons tantangan ekonomi global yang bergejolak. APBN 2023 dipastikan berfokus pada 6 kebijakan.