Banyak Sopir Truk Batu Bara yang Nakal, SPBU di Bengkulu Ini Tutup Layanan Pengisian Solar

Reporter

Foto udara sejumlah truk mengantre untuk mengisi bahan bakar solar bersubsidi di SPBU Paal Lima, Kota Baru, Jambi, Jumat 25 Maret 2022. Antrean kendaraan yang didominasi truk angkutan batu bara itu terjadi di sejumlah SPBU di provinsi itu karena tidak seimbangnya ketersediaan bahan bakar solar bersubsidi dengan kebutuhan kendaraan yang mengantre. ANTARA FOTO/Wahdi Septiawan

TEMPO.CO, Jakarta Stasiun Pengisian Bahan Bakar Minyak Umum atau SPBU di KM 6,5 P. Natadirja Kota Bengkulu menutup sementara pelayanan pembelian Bahan Bakar Minyak atau BBM subsidi jenis solar.

"Kami memilih tutup sementara layanan pengisian BBM bersubsidi jenis solar," kata Manajer SPBU KM 6,5 Kota Bengkulu Surya Darmawan, Sabtu, 1 Oktober 2022.

Ia mengatakan bahwa penutupan kembali layanan pengisian BBM bersubsidi tersebut akibat adanya konflik antara petugas SPBU dengan sopir mobil truk.

Sebab, berdasarkan aturan bahwa mobil truk pengangkut hasil pertambangan dan perusahaan perkebunan tidak diperbolehkan mengisi BBM bersubsidi.

Namun para sopir truk beralasan kalau kendaraannya mengangkut pasir dan batu untuk kebutuhan perorangan dengan membawa surat keterangan dari Dinas Perhubungan Kota Bengkulu yang menyebutkan bahwa mobil tersebut tidak mengangkut hasil pertambangan dan perkebunan.

Meskipun demikian, pihaknya tidak berani memberikan solar, karena batuan dan pasir itu termasuk dalam galian C.

Serta dalam surat keterangan dari Dinas Perhubungan Kota Bengkulu yang dibawa, menerangkan bahwa surat tersebut dapat dipergunakan untuk pengisian solar. "Kami sudah konfirmasi, surat ini sekedar menjelaskan peruntukan mobil itu kegunaannya apa dan mereka beralasan bahwa surat itu bukan surat pengantar untuk pengisian BBM," ujarnya.

Selain itu, para sopir truk juga sempat melakukan pengancaman kepada petugas SPBU yang tidak mau mengisi BBM dengan akan parkirkan kendaraan nya di sekitar SPBU. "Kami sampaikan bagus-bagus oleh teman-teman di SPBU kalau belum bisa dan kita tawarkan isi 10 liter, tapi mereka tidak mau dan minta diisi penuh," sebutnya.

Oleh karena itu, pihaknya untuk sementara tidak melayani pengisian BBM subsidi jenis solar agar tidak terjadi kegaduhan.

Di sisi lain, Area Manager Communication, Relation & CSR Pertamina Regional Sumbagsel Tjahyo Nikho Indrawan membenarkan bahwa SPBU KM 6,5 untuk sementara tidak melayani pembelian BBM jenis solar.

"Memang benar SPBU KM 6,5 tidak melayani pembelian BBM solar dikarenakan banyak supir truk batu bara yang nakal," kata dia.

Baca Juga: Viral Beli Pertalite Pakai Kartu Debit Kena Admin Rp 5.000, Ini Tanggapan Pertamina

Ikuti berita terkini dari Tempo di Google News, klik di sini.






6 Fakta-fakta Kasus Suap Ismail Bolong dan Bantahan Kabareskrim

1 hari lalu

6 Fakta-fakta Kasus Suap Ismail Bolong dan Bantahan Kabareskrim

Dalam kasus Ismail Bolong, belakangan nama Kepala Badan Reserse Kriminal atau Kabareskrim Komisaris Jenderal Agus Andrianto disebut-sebut terlibat.


Saksi Sebut Mardani H Maming Tandatangani SK Pengalihan IUP ke PT PCN Terlebih Dahulu

2 hari lalu

Saksi Sebut Mardani H Maming Tandatangani SK Pengalihan IUP ke PT PCN Terlebih Dahulu

Mardani H Maming disebut menandatangani terlebih dahulu SK pengalihan IUP PT BKPL ke PT PCN sebelum diperiksa anak buahnya.


Adaro Energy Buka Lowongan Kerja Besar-Besaran, Cek Posisi dan Lokasi Penempatannya

2 hari lalu

Adaro Energy Buka Lowongan Kerja Besar-Besaran, Cek Posisi dan Lokasi Penempatannya

PT Adaro Energy Tbk sedang membuka banyak lowongan kerja.


Perbandingan Harga BBM Nonsubsidi Terbaru Pertamina, Shell, BP dan Vivo

4 hari lalu

Perbandingan Harga BBM Nonsubsidi Terbaru Pertamina, Shell, BP dan Vivo

PT Pertamina (Persero) telah mengumumkan harga BBM nonsubsidi terbaru per Senin lalu. Bagaimana perbandingannya dengan 3 SPBU lainnya?


Isu Setoran Tambang Ismail Bolong ke Petinggi Polri Diduga Hingga Rp 6 Miliar

4 hari lalu

Isu Setoran Tambang Ismail Bolong ke Petinggi Polri Diduga Hingga Rp 6 Miliar

Isu setoran dana dari Ismail Bolong diduga masuk ke kantong beberapa petinggi Polri.


Trend Asia Sebut Batu Bara Ilegal Ismail Bolong Cs Diekspor ke 3 Negara

5 hari lalu

Trend Asia Sebut Batu Bara Ilegal Ismail Bolong Cs Diekspor ke 3 Negara

Akivitas ilegal Ismail Bolong cs bukan hanya di level ekspolitasi, tetapi hingga distribusi dan penjualan.


Dinas LH DKI Pasang Pemantau Kualitas Udara, Warga Marunda Kembali Keluhkan Debu Batu Bara

5 hari lalu

Dinas LH DKI Pasang Pemantau Kualitas Udara, Warga Marunda Kembali Keluhkan Debu Batu Bara

Dinas LH DKI telah memasang Stasiun Pemantauan Kualitas Udara (SPKU) mobile di kawasan Marunda untuk memantau debu batu bara di kawasan pelabuhan itu.


Kendaraan Listrik Kian Banyak, Budi Karya: Pom Bensin Akan Turun Fungsi

8 hari lalu

Kendaraan Listrik Kian Banyak, Budi Karya: Pom Bensin Akan Turun Fungsi

Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mengatakan saat ini pengguna kendaraan listrik di Indonesia semakin banyak. SPBU bakal turun fungsi?


Truk Tangki BBM Kebakaran di Cengkareng, Pertamina: Tidak Ada Korban

9 hari lalu

Truk Tangki BBM Kebakaran di Cengkareng, Pertamina: Tidak Ada Korban

Pertamina mengkonfirmasi ihwal kebakaran truk tangki bahan bakar minyak (BBM) yang terjadi semalam.


Dukung RI Pensiunkan PLTU Batu Bara, Bank Dunia: Kita Seharusnya Kembali ke EBT

9 hari lalu

Dukung RI Pensiunkan PLTU Batu Bara, Bank Dunia: Kita Seharusnya Kembali ke EBT

Bank Dunia mendorong percepatan pensiun dini PLTU batu bara di Indonesia. Energi baru dan terbarukan dari panas bumi, surya, hingga air jadi solusi.