Rupiah Akhir Tahun Diprediksi Tak Sampai Rp 15.000, Ekonom: Rupiah Masih Undervalued

Pegawai memindahkan uang rupiah di cash center Bank Mandiri, Jakarta, Selasa, 25 Juni 2019. Nilai tukar rupiah terpantau menguat pada Selasa (25/6). Nilai tukar Rupiah senilai Rp 14.138 per dolar Amerika Serikat (AS), menguat jika dibandingkan pada hari sebelumnya yang berada pada level Rp 14.165 per dolar AS. TEMPO/Tony Hartawan

TEMPO.CO, Jakarta - Nilai tukar rupiah terpantau masih berada pada level di atas Rp15.200 per dolar Amerika Serikat (AS) pada hari ini, Jumat 30 September 2022.

Nilai tukar rupiah ditutup pada level Rp15.227 per dolar AS, menguat 35,5 poin atau 0,23 persen. Mata uang di kawasan Asia juga terpantau bangkit, seperti yen Jepang yang menguat 0,13 persen, won Korea menguat 0,49 persen, yuan China menguat 0,41 persen, dan ringgit Malaysia yang menguat 0,32 persen terhadap dolar AS.

Kepala Ekonom Bank Permata Josua Pardede menyampaikan bahwa tren pelemahan nilai tukar seluruh mata uang Asia, bahkan termasuk Indonesia dipengaruhi oleh penguatan dolar AS seiring dengan pernyataan pejabat the Fed yang mengkonfirmasi kenaikan suku bunga terus berlanjut untuk meredam tingginya tekanan inflasi.

Kenaikan suku bunga the Fed diperkirakan akan berada pada level 4,5 persen hingga akhir 2022 dikarenakan kondisi inflasi yang belum turun signifikan.

Sebagaimana diketahui, the Fed menaikkan menaikkan suku bunga sekitar 2,25 persen sejak Maret hingga Agustus 2022 dan dilanjutkan dengan kenaikan sebesar 75 basis poin pada September ini.

Pernyataan hawkish the Fed tersebut, kata Josua, telah mendorong kenaikan yieldUS Treasury yang sempat menembus level 4 persen, pertama kalinya sejak 2010.

Dia memperkirakan dampak dari penguatan dolar AS tersebut yang menekan rupiah hingga menembus level Rp15.200 per dolar AS belum menggambarkan fundamental perekonomian Indonesia.

"Mempertimbangkan kondisi yang terjadi adalah sentimen penguatan dolar AS terhadap mata uang global termasuk rupiah, maka diperkirakan sifatnya sementara. Hal tersebut terindikasi dari Real Effective Exchange Rate dari rupiah yang masih cenderung undervalued," katanya kepada Bisnis, Jumat 30 September 2022.

Josua mengatakan, invetor global akan tetap mencermati perkembangan ekonomi AS terutama data inflasi yang berpotensi mengurangi sentimen negatif di pasar keuangan global jika inflasi AS cenderung melandai sekalipun the Fed tetap konsisten melanjutkan untuk menaikkan suku bunga.

Dia berpendapat, di tengah sentimen negatif di pasar keuangan global saat ini, Bank Indonesia (BI) tetap berada di pasar untuk tetap melakukan langkah-langkah stabilisasi rupiah, terutama melalui triple intervention serta operation twist yang turut menjaga daya tarik investasi di pasar SBN domestik.

Di samping itu, ekspektasi neraca transaksi berjalan yang masih berpotensi kembali surplus pada kuartal II/2022 yang ditopang oleh kinerja ekspor, diharapkan mendorong posisi transaksi berjalan dalam keadaan yang sehat sehingga mendukung terjaganya keseimbangan supply dan demand valas di dalam negeri.

BI juga berpotensi kembali menaikkan suku bunga acuan dalam rangka menjangkar inflasi yang cenderung meningkat dan mendorong stabilitas nilai tukar rupiah.

"Oleh sebab itu mempertimbangkan faktor fundamentalnya, rupiah diperkirakan berpotensi untuk menguat kembali di bawah level Rp15.000 per dolar AS pada akhir 2022 ini," kata Josua.

Ikuti berita terkini dari Tempo di Google News, klik di sini






Rupiah Lesu di Level Rp15.730, Demonstrasi Cina dan Kebijakan The Fed Jadi Sentimen

1 hari lalu

Rupiah Lesu di Level Rp15.730, Demonstrasi Cina dan Kebijakan The Fed Jadi Sentimen

Nilai tukar (kurs) rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta pada Selasa pagi melemah.


Kurs Rupiah Melemah ke 15.728 per Dolar AS, Apa Saja Penyebabnya?

2 hari lalu

Kurs Rupiah Melemah ke 15.728 per Dolar AS, Apa Saja Penyebabnya?

Kurs rupiah melemah pada perdagangan awal pekan ini, Senin, 28 November 2022.


OJK Resmi Perpanjang Kebijakan Restrukturisasi Kredit Hingga Maret 2024

2 hari lalu

OJK Resmi Perpanjang Kebijakan Restrukturisasi Kredit Hingga Maret 2024

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) resmi memperpanjang kebijakan restrukturisasi kredit hingga 31 Maret 2024.


Utang Pemerintah per Oktober 2022 Dekati Rp 7.500 Triliun, Ini Rinciannya

2 hari lalu

Utang Pemerintah per Oktober 2022 Dekati Rp 7.500 Triliun, Ini Rinciannya

Kementerian Keuangan menyebutkan utang pemerintah per Oktober 2022 mencapai Rp 7.496,7 atau mendekati Rp 7.500 triliun.


Bank Indonesia: Selama Sepekan Modal Asing Masuk Rp 11,7 T, Mayoritas ke SBN

4 hari lalu

Bank Indonesia: Selama Sepekan Modal Asing Masuk Rp 11,7 T, Mayoritas ke SBN

Bank Indonesia (BI) mencatat terdapat aliran modal asing masuk bersih senilai Rp11,71 triliun.


Nilai Rupiah Akhir Pekan Ditutup Melemah 7 Poin, Tersengat Sentimen Kasus Covid di Cina

4 hari lalu

Nilai Rupiah Akhir Pekan Ditutup Melemah 7 Poin, Tersengat Sentimen Kasus Covid di Cina

Direktur PT Laba Forexindo Berjangka, Ibrahim Assuaibi mengatakan dalam perdagangan akhir pekan ini, mata uang rupiah ditutup melemah 7 poin.


BNI Seoul: Kenaikan Suku Bunga The Fed Menjadi Tantangan Bisnis

5 hari lalu

BNI Seoul: Kenaikan Suku Bunga The Fed Menjadi Tantangan Bisnis

Kenaikan suku bunga acuan The Fed beberapa kali sepanjang tahun 2022 memberikan dampak besar terhadap pertumbuhan bisnis perbankan.


1 Riyal Qatar Berapa Rupiah? Begini Penjelasan Cara Hitungnya

6 hari lalu

1 Riyal Qatar Berapa Rupiah? Begini Penjelasan Cara Hitungnya

Penjelasan mengenai 1 Riyal Qatar berapa rupiah beserta sejarah dan cara menghitungnya.


Kurs Rupiah Ditutup Menguat Rp 15.696 per Dolar AS, Analis: Ada Ancaman Baru

7 hari lalu

Kurs Rupiah Ditutup Menguat Rp 15.696 per Dolar AS, Analis: Ada Ancaman Baru

Nilai tukar rupiah ditutup menguat 16 poin ke level Rp 15.696 per dolar AS dalam perdagangan Selasa sore, 22 November 2022.


Terpopuler: PUPR Tangani Longsoran Usai Gempa Cianjur, BI Mati-matian Stabilkan Rupiah

8 hari lalu

Terpopuler: PUPR Tangani Longsoran Usai Gempa Cianjur, BI Mati-matian Stabilkan Rupiah

Berita terpopuler bisnis pada 21 November 2022, dimulai dari PUPR yang memobilisasi personel dan alat berat ke tempat terjadinya gempa Cianjur.