AFPI Laporkan Pinjol Ilegal Atas Dugaan Replikasi 28 Fintech Lending

Ilustrasi fintech. Shutterstock

TEMPO.CO, Jakarta - Asosiasi Fintech Pendanaan Bersama Indonesia (AFPI) melaporkan dugaan tindak pidana replikasi 28 platform pinjaman online berizin kepada Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Markas Besar Polisi Republik Indonesia (Mabes Polri). Kuasa Hukum AFPI, Mandela Sinaga, mengatakan tindakan replikasi itu diduga dilakukan oleh penyelenggara pinjol ilegal.

Ia menyatakan laporan tersebut dibuat pada 20 September 2022. "Sebelumnya AFPI mendapatkan banyak sekali pengaduan dari masyarakat dan dari 28 penyelenggara platform pinjaman berizin yang menjadi korban dugaan tindak pidana replikasi," tuturnya melalui keterangan tertulis pada Senin, 26 September 2022. 

Laporan tersebut dibuat dengan dasar Pasal 35 jo Pasal 51 ayat (1) Undang-undang RI Nomor 19 Tahun 2016 tentang Perubahan Atas Undang-Undang RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik, Pasal 29 jo Pasal 45B ayat 2 UU ITE, dan/atau Pasal 100 Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 20 Tahun 2016 tentang Merek dan Indikasi Geografis. Adapun ancaman hukuman penjara paling lama 12 tahun dan/atau denda paling banyak dua belas miliar rupiah.

Modus dugaan tindak pidana replikasi ini dilakukan dengan membuat aplikasi, website, akun Whatsapp, hingga akun sosial media. Misalnya, Instagram dan Facebook yang terindikasi palsu dengan mengatasnamakan, mencatut, atau menyalahgunakan nama, logo, serta merek milik penyelenggara platform pinjaman online yang telah berizin.

Mandela menuturkan terduga pelaku memberikan penawaran kepada masyarakat dengan bertindak seakan-akan sebagai pinjaman online berizin. Menurut dia, tindakan itu tidak hanya merugikan 28 penyelenggara pinjaman online berizin yang menjadi korban, tapi menyebabkan kerugian materil bagi masyarakat luas. 

Akibat adanya replikasi-replikasi ini, masyarakat harus menghadapi penagihan yang tidak beretika, pengenaan bunga yang menjerat, hingga penyalahgunaan data pribadi. AFPI berharap kepolisian dapat segera melakukan pengembangan atas laporan itu dan mengambil tindakan tegas terhadap pelaku agar tidak ada lagi masyarakat yang tertipu. 

"Bersamaan dengan laporan ini, AFPI juga mengultimatum pihak-pihak tidak bertanggung jawab yang diduga telah melakukan pencatutan atau replikasi ini agar menghentikan segala upaya penyalahgunaan atas nama, merek, logo seluruh penyelenggara fintech pendanaan berizin," ucapnya. 

RIANI SANUSI PUTRI

Baca juga: APBN Surplus 8 Kali Berturut-turut, Sri Mulyani: Pembiayaan Turun

Ikuti berita terkini dari Tempo di Google News, klik di sini.






Kredivo Pastikan Telah Stop Penagihan ke Mahasiswa IPB yang Terjerat Pinjol

1 hari lalu

Kredivo Pastikan Telah Stop Penagihan ke Mahasiswa IPB yang Terjerat Pinjol

Ratusan mahasiswa IPB terjerat pinjol. Kredivo merupakan salah satu pinjol yang disebut sebagai pemberi pinjaman kepada sebagian mahasiswa IPB.


Ekonom Prediksi Pengguna Paylater Akan Meningkat Pesat pada 2024, Apa Sebabnya?

2 hari lalu

Ekonom Prediksi Pengguna Paylater Akan Meningkat Pesat pada 2024, Apa Sebabnya?

Hasil studi Kredivo 2022 menunjukkan peningkatan penggunaan paylater yang sebelumnya pada 2021 sebesar 12 persen meningkat 17 persen pada 2022.


Gaet Kredivo Hadirkan Layanan Paylater, Telkomsel: Kami Tetap Bukan Lembaga Keuangan

3 hari lalu

Gaet Kredivo Hadirkan Layanan Paylater, Telkomsel: Kami Tetap Bukan Lembaga Keuangan

Telkomsel PayLater kini tersedia di aplikasi MyTelkomsel yang bisa digunakan untuk memenuhi kebutuhan penggunanya.


Terkini Bisnis: Konfirmasi BLT UMKM Tidak Cair Tahun Ini, Catatan bila Subsidi BBM Dihapus

9 hari lalu

Terkini Bisnis: Konfirmasi BLT UMKM Tidak Cair Tahun Ini, Catatan bila Subsidi BBM Dihapus

Pencairan BLT UMKM semula direncanakan dilakukan pada Oktober 2022 lalu.


Ratusan Mahasiswa IPB Terjerat Pinjol, Tertarik Investasi di Toko Online

9 hari lalu

Ratusan Mahasiswa IPB Terjerat Pinjol, Tertarik Investasi di Toko Online

Pelaku penipuan menawari para mahasiswa IPB investasi di toko onlinenya. Diminta mengutang di pinjaman online.


Terpopuler Bisnis: Upah Minimum 2023 Akomodasi Inflasi, Direktur Keuangan Bank Mandiri Borong Saham

10 hari lalu

Terpopuler Bisnis: Upah Minimum 2023 Akomodasi Inflasi, Direktur Keuangan Bank Mandiri Borong Saham

Ida Fauziyah mengatakan penetapan upah minimum yang akan berlaku pada 1 Januari 2023 sudah mengakomodasi dampak inflasi.


Kredit Macet Mahasiswa IPB dengan Pinjol, OJK Harap Bisa Direstrukturisasi: Agar Kembali Kuliah

11 hari lalu

Kredit Macet Mahasiswa IPB dengan Pinjol, OJK Harap Bisa Direstrukturisasi: Agar Kembali Kuliah

OJK terus berkomunikasi dengan pinjol dalam kasus kredit macet akibat investasi bodong agar ratusan mahasiswa IPB University bisa kembali kuliah.


116 Mahasiswa IPB Jadi Korban Pinjol, Pelaku Hanya Komunikasi Lewat Zoom

11 hari lalu

116 Mahasiswa IPB Jadi Korban Pinjol, Pelaku Hanya Komunikasi Lewat Zoom

Pelaku tidak pernah bertemu langsung dengan mahasiswa IPB University korban jeratan pinjol.


Polisi Telusuri Kemungkinan Pelaku Lain di Kasus Mahasiwa IPB Terjerat Pinjol

12 hari lalu

Polisi Telusuri Kemungkinan Pelaku Lain di Kasus Mahasiwa IPB Terjerat Pinjol

Polres Bogor Kota menyelidiki kemungkinan adanya keterlibatan perusahaan pinjaman online (pinjol) dalam kasus penipuan ini


BPKN Minta OJK Bikin Aturan Lebih Rinci Akses Data Pribadi Fintech

12 hari lalu

BPKN Minta OJK Bikin Aturan Lebih Rinci Akses Data Pribadi Fintech

BPKN meminta untuk membuat aturan lebih rinci terkait kerangka kerja persetujuan akses data pribadi untuk fintech.