Menguak Kurangnya Efisiensi Kompor Gas dan Penyebabnya

Petugas merapikan tabung LPG 3 kg di agen PT Berkah Hidmah Aulia kawasan Rawa Sari, Jakarta, 7 Desember 2017. PT Pertamina akan terus menambah pasokan LPG 3 kg dalam Operasi Pasar agar dapat mencukupi kebutuhan masyarakat. ANTARA FOTO/Galih Pradipta

TEMPO.CO, Jakarta -Muncul wacana pemerintah bakal bekerja sama dengan PLN mengenai program transisi kompor gas LPG ke kompor listrik.

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Arifin Tasrif blak-blakan menjelaskan hal ini tak lepas dari upaya mengatasi kondisi kelebihan pasokan daya atau surplus listrik yang dialami PT Perusahaan Listrik Negara (Persero) atau PLN.

Kementerian ESDM juga telah memproyeksikan adanya kelebihan pasokan daya listrik PLN hingga akhir tahun. Sekjen Kementerian ESDM Rida Mulyana, telah meramalkan hingga akhir tahun nanti setidaknya akan ada kelebihan pasokan daya listrik atau surplus listrik PLN sebesar 6 gigawatt (GW) hingga 7 MW.

Tak hanya akibat surplus pasokan listrik, latar belakang kebijakan pemerintah ini adalah untuk mengurangi impor LPG. Karena, saat ini 75 persen pemenuhan kebutuhan LPG di Indonesia berasal dari impor. Menurut Direktur Eksekutif Energy Watch, Mamit Setiawan, Indonesia sangat bergantung terhadap harga CP Aramco yang fluktiatif, karena hal ini, beban subsidi dari LPG semakin meningkat. Alhasil jika kompor induksi masif, kondisi ini dapat mengurangi beban subsidi.

Dilansir dari esdm.go.id, tercatat pada 2019 impor elpiji mencapai 5,71 juta Metrik Ton dengan nilai sebesar USD2.590 juta sementara sisanya 2,06 juta Metrik Ton berasal domestik.

Tak hanya itu, mengutip dari Bisnis.com, Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat impor migas sepanjang 2021 mencapai US$ 196,20 miliar atau setara US$ 2.805 triliun.

Impor migas ini meningkat 38,59 persen dibandingkan 2020 dengan nilai impor US$141,57 miliar atau setara Rp2.024 triliun. Kenaikan harga migas pada tahun ini berpotensi memperbesar biaya impor komoditas energi tersebut.

Direktur Eksekutif Energy Watch, Mamit Setiawan juga mengatakan saat ini LPG non-subsidi dipatok Rp 17.750 per kilogram. “Jika dibandingkan kompor induksi, yang 7,19 kwh setara kompor induksi dengan menggunakan tarif subsidi sebesar Rp 630 per kwh, akan didapatkan angka sebesar Rp 4.530,” kata Mamit.

Ia juga mencontohkan jika pelanggan menggunakan daya listrik 900 volt ampere (VA) golongan subsidi. Biaya untuk setiap kwh yang muncul pada golongan daya tersebut adalah Rp 630 per kwh. Jika dibandingkan dengan harga LPG subsidi, selisihnya hanya Rp 500-1.000.

Dilihat dari sisi penggunaan, kompor induksi relatif lebih murah bila dibandingkan dengan kompor gas elpiji. Berdasarkan hasil uji coba, untuk memasak 1 liter air menggunakan kompor induksi 1.200 watt hanya memerlukan biaya sebesar Rp158, sedangkan dengan kompor elpiji tabung 12 kilogram sekitar Rp 176. 

Hal senada juga dikatakan oleh Staf Khusus Menteri BUMN, Arya Sinulingga, yang mengatakan bahwa penggunaan kompor listrik 40 persen lebih murah dibanding penggunaan kompor gas

MUHAMMAD SYAIFULLOH
Baca juga : Simak, Inilah Kelebihan dan Kekurangan Kompor Listrik

Ikuti berita terkini dari Tempo.co di Google News, klik di sini.






Pipa Air PLTA Bungbulang Garut Jebol, PLN: Suplai Listrik Tetap Lancar

5 jam lalu

Pipa Air PLTA Bungbulang Garut Jebol, PLN: Suplai Listrik Tetap Lancar

PLN buka suara soal dampak kebocoran pipa air pada pembangkit listrik tenaga mikrohidro (PLTMH) Cirompang, Kecamatan Bungbulang, Garut, Jawa Barat.


PLN dan Pemkot Cilegon Bangun Pabrik Biomassa untuk Kurangi Sampah 30 Ton per Hari

12 jam lalu

PLN dan Pemkot Cilegon Bangun Pabrik Biomassa untuk Kurangi Sampah 30 Ton per Hari

Direktur Utama PLN Darmawan Prasodjo juga menyatakan kolaborasi ini akan mendorong ekonomi kerakyatan.


Percepat Transisi Energi, Erick Thohir Singgung Transformasi PLN

12 jam lalu

Percepat Transisi Energi, Erick Thohir Singgung Transformasi PLN

Menteri Badan Usaha Milik Negara Erick Thohir mendorong pemanfaatan energi baru terbarukan (EBT).


PLN dan Pemkot Cilegon Kolaborasi Bangun Pabrik Biomassa

12 jam lalu

PLN dan Pemkot Cilegon Kolaborasi Bangun Pabrik Biomassa

Salah satu ide kreatif dari Kota Cilegon sesuai dengan Perpres 35 tahun 2018


Program Suntik Mati PLTU Batu Bara, Ini Rencana Sri Mulyani untuk PLN dan Produsen Listrik Swasta

1 hari lalu

Program Suntik Mati PLTU Batu Bara, Ini Rencana Sri Mulyani untuk PLN dan Produsen Listrik Swasta

Sri Mulyani Indrawati menyatakan bahwa PT PLN (Persero) wajib melaksanakan komitmen transisi menuju energi hijau.


PLN Bawa Motor Listrik di Sail Tidore 2022

1 hari lalu

PLN Bawa Motor Listrik di Sail Tidore 2022

Wali Kota Capt Hi Ali Ibrahim mengapresiasi kampanye kendaraan listrik PLN di booth Sail Tidore 2022 dengan menghadirkan sepeda motor listrik.


Konsumsi Listrik RI 1.169 kWh per Kapita, ESDM: Tertinggal Dibanding Negara Tetangga

3 hari lalu

Konsumsi Listrik RI 1.169 kWh per Kapita, ESDM: Tertinggal Dibanding Negara Tetangga

Dirjen Ketenagalistrikan Kementerian ESDM Ida Nuryatin Finahari menilai konsumsi listrik di Indonesia masih tertinggal dari negara-negara tetangga.


PLN: Konsumsi Listrik di Indonesia Rendah, di Bawah Rata-rata Asia Tenggara

4 hari lalu

PLN: Konsumsi Listrik di Indonesia Rendah, di Bawah Rata-rata Asia Tenggara

EVP Niaga dan Pemasaran PT PLN (Persero), Muhammad Munif Budiman menilai konsumsi konsumsi energi listrik Indonesia masih rendah dibandingkan negara-negara tetangga.


BUMN Mempercepat Pensiun Dini PLTU Batu Bara

4 hari lalu

BUMN Mempercepat Pensiun Dini PLTU Batu Bara

Strategi BUMN mengurangi emisi karbon: mempercepat pensiun dini PLTU Batu Bara milik PLN dan pengembangan kendaraan listrik oleh Pertamina


28 Kesepakatan Diteken di IOG Bali, SKK Migas: Potensi Pendapatan USD 2,3 Miliar

4 hari lalu

28 Kesepakatan Diteken di IOG Bali, SKK Migas: Potensi Pendapatan USD 2,3 Miliar

SKK Migas mengungkapkan, kesepakatan tersebut mencakup sepuluh dokumen yang berisi Prosedur Election Not To Take in Kind (ENTIK).