Harga Beras Naik, Zulkifli Hasan: Lebih Bagus Sekarang Dibanding Zaman Soeharto

Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan berbicara dengan pedagang saat meninjau harga sembako di Pasar Jaya Cibubur, Jakarta Timur, Kamis 16 Juni 2022. Dalam inspeksi dadakan kali ini Zulkifli Hasan meninjau harga bahan pangan seperti beras, minyak kemasan, minyak curah, daging, dan cabai yang mengalami kenaikan. Tempo/Muhammad Syauqi Amrullah

TEMPO.CO, Jakarta -Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan merespons kenaikan harga beras. Dalam konferensi pers 100 hari kinerja dirinya sebagai menteri, Zulkifli mengklaim kenaikan harga beras hanya sebesar 0,9 persen. 

Ia pun membandingkan situasi harga beras dengan zaman Orde Baru atau saat kepemimpinan Presiden Soeharto. "Kita harus akui, zaman Orde Baru perhatian terhadap beras belum sebaik saat ini. Saya sebagai menteri perdagangan paham," kata dia, Minggu, 25 September 2022. 

Sebab menurutnya tidak mungkin irigasi sawah lebih bagus dibanding sekarang. Selain itu, harga pupuk, kata dia, kini lebih bagus daripada zaman Presiden Soeharto.

Ia mengungkapkan, baginya tak ada tawar-menawar perihal komoditas beras. Sebab, beras menyangkut pada hajat hidup banyak oramg. "Saya mau dihujat orang pun, kalau memang kurang, harus impor beras," tutur dia. 

Di sisi lain, harga beras juga pengaruh terhadap inflasi sebanyak 3,3 persen. Jadi, bila beras langka, Kemendag akan betul-betul mengkajimua. Untuk jangka pendek, ia akan melakukan operasi pasar untuk mengawasi harga beras. Namun untuk jangka panjang, menurutnya Bulog sebagai badan yang berfungsi menjaga stabilitas harga harus turut berperan. 

"Jadi Bulog itu harusnya dia membeli gabah mahal, dia jual murah," kata dia. Sehingga harga beras di petani tetap stabil, tetapi konsumen pun tidak diberatkan. 

"Pendapat saya, ya kita benahi. Tentu perlu waktu, tapi kalau ada kekurangan, nanti akan kita mulai rakortas. Segera, jangan main-main," kata Zulkifli. 

Ia mengaku telah menghubungi Bulog dan ternyata gudangnya masih penuh sebanyak 8 ribu ton. Tetapi Zulkifli meminta masyarakat tak perlu khawatir, sebab pemerintah telah menyiapkan dana khusus untuk mengganti selisih harga beras. Artinya, pemerintah akan membeli hasil panen petani untuk kemudian dijual pada konsumen dengan harga yang lebih murah. 

"Itu sudah dianggarkan. Jadi aman lah beras, jangan khawatir kemahalan," ujarnya dalam jumpa pers Kinerja 100 Hari Menteri Perdagangan di Auditorium Utama Kemendag, Jakarta Pusat, Minggu. 

Adapun info panel harga Badan Pangan Nasional, harga beras medium hari ini, 25 September 2022, naik 0,27 persen atau Rp 30 menjadi Rp 11.020. Sedangkan harga beras premium tetap di angka Rp 12.520. 

Baca Juga: Budi Waseso: Masyarakat Jangan Khawatir, Bulog Jaga Harga Beras

Ikuti berita terkini dari Tempo di Google News, klik di sini.






Data Beras Kementan dan Bulog Berbeda? BPS Jelaskan Duduk Perkara: Sudah Clear

3 jam lalu

Data Beras Kementan dan Bulog Berbeda? BPS Jelaskan Duduk Perkara: Sudah Clear

BPS membeberkan bahwa pada dasarnya tidak ada yang berbeda soal data beras yang digunakan Kementan dan Bulog.


Mendag Prediksi Ekonomi Digital RI Tembus USD 77 Miliar pada 2022

14 jam lalu

Mendag Prediksi Ekonomi Digital RI Tembus USD 77 Miliar pada 2022

Mendag memperkirakan ekonomi digital Indonesia mencapai US$ 77 miliar pada 2022.


Mendag: Bulog Sudah Beli Beras di Luar Negeri, tapi Belum Impor

16 jam lalu

Mendag: Bulog Sudah Beli Beras di Luar Negeri, tapi Belum Impor

Tirisnya ketersediaan pasokan beras mulai dikeluhkan para pedagang Pasar Induk Beras Cipinang.


Belum Teken Izin Impor Beras, Mendag Masih Beri Waktu Bulog dan Kementan Cukupi Stok

16 jam lalu

Belum Teken Izin Impor Beras, Mendag Masih Beri Waktu Bulog dan Kementan Cukupi Stok

Zulhas menampik keputusan untuk impor beras dan belum mengeluarkan perizinan untuk kebijakan ini.


Pedagang Beras Pasar Induk Cipinang Keluhkan Stok: Segera Impor, Jika Tidak Wassalam

20 jam lalu

Pedagang Beras Pasar Induk Cipinang Keluhkan Stok: Segera Impor, Jika Tidak Wassalam

Pedagang Pasar Induk Beras Cipinang (PIBC) mendesak pemerintah untuk segera melakukan impor beras.


Gempa Cianjur, Ketum PAN Zulkifli Hasan Beri Bantuan ke Korban Sebesar Rp 500 Ribu per Kepala Keluarga

2 hari lalu

Gempa Cianjur, Ketum PAN Zulkifli Hasan Beri Bantuan ke Korban Sebesar Rp 500 Ribu per Kepala Keluarga

Ketum PAN Zulkifli Hasan menyerahkan bantuan ke korban Gempa Cianjur. Bantuan berupa uang dan juga paket sembako.


Nama Anies Baswedan Masuk 9 Capres PAN, Alasan Amanat Indonesia Dibentuk

5 hari lalu

Nama Anies Baswedan Masuk 9 Capres PAN, Alasan Amanat Indonesia Dibentuk

Amanat Indonesia nekat mendeklarasikan tim relawan pendukung Anies Baswedan di Pilpres 2024, walaupun berseberangan dengan sikap PAN


Bulog Siap-siap Impor Beras, Buwas: Semua Menteri Sudah Memberi Keputusan

6 hari lalu

Bulog Siap-siap Impor Beras, Buwas: Semua Menteri Sudah Memberi Keputusan

Impor beras itu untuk kebutuhan cadangan kejadian luar biasa, seperti bantuan sosial dan penanganan bencana.


Mendag Zulhas Ajak Waralaba Lokal untuk Go Internasional Melalui FLEI EXPO XIX 2022

7 hari lalu

Mendag Zulhas Ajak Waralaba Lokal untuk Go Internasional Melalui FLEI EXPO XIX 2022

Resmi dibuka pada Jumat, 18 November 2022, FLEI EXPO Edisi ke-19 dihadiri langsung oleh Menteri Perdagangan, Zulkifli Hasan dan juga beberapa perwakilan dari instansi Kementerian hingga Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.


Petani Tolak Impor Beras, Kritik Bulog dan Badan Pangan

7 hari lalu

Petani Tolak Impor Beras, Kritik Bulog dan Badan Pangan

Henry mengatakan sesuai undang-undang, impor beras tidak diizinkan bila produksi dalam negeri masih cukup.