Kemendag Musnahkan 15 Jenis Barang Impor Ilegal Senilai Rp 11 Miliar

Menteri Perdagangan (Mendag) RI, Zulkifli Hasan meninjau kondisi dan harga berbagai bahan pangan dan kebutuhan pokok di Pasar Gedhe Solo, Kamis, 15 September 2022. TEMPO/SEPTHIA RYANTHIE

TEMPO.CO, Jakarta - Kementerian Perdagangan atau Kemendag memusnahkan belasan jenis barang impor ilegal yang kedapatan dilakukan di kawasan pergudangan Jaya Park, Sidoarjo, Jawa Timur pada Sabtu, 24 September 2022.

Barang-barang impor senilai total Rp11 miliar itu dimusnahkan dengan cara dibakar. Di diperoleh dari hasil tindak lanjut kegiatan pemeriksaan dan pengawasan tata niaga impor setelah melalui kawasan pabean atau post border.

Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan mengatakan, pengawasan itu dilakukan pada periode Januari-September 2022 di wilayah kerja Balai Pengawasan Tertib Niaga Surabaya. 

"Produk-produk itu terbukti diimpor secara ilegal atau tidak berdasarkan regulasi impor,” kata dia melalui siaran pers, Sabtu 24 September 2022.

Pria yang akrab disapa Zulhas itu mengatakan, pemusnahan dilakukan terhadap 15 jenis produk impor di antaranya kategori produk elektronik, produk kehutanan, produk plastik, dan produk pakaian. 

Importir produk-produk itu tidak memiliki perizinan impor yang dipersyaratkan sesuai dengan Peraturan Menteri Perdagangan Nomor 25 Tahun 2022 tentang Perubahan atas Permendag Nomor 20 Tahun 2021 tentang Kebijakan dan Pengaturan Impor.

"Ini merupakan salah satu upaya agar para pelaku usaha dapat tertib secara hukum dan menaati peraturan perundang-undangan di bidang perdagangan dalam melaksanakan kegiatan usahanya," ujarnya.

Zulhas menyinggung upaya pemerintah yang selama ini memberikan banyak kemudahan bagi pelaku usaha dalam melakukan kegiatan usahanya. Misalnya, kemudahan pengurusan perizinan, keringanan di bidang fiskal, mempersingkat waktu arus masuk barang, dan pembinaan terhadap pelaku usaha.

“Untuk itu, sudah sepatutnya pelaku usaha juga tertib hukum dalam melaksanakan kegiatan usahanya,” kata Mendag. 

Saat ini, Kementerian Perdagangan baru memiliki empat Balai Pengawasan Tertib Niaga yang berada di empat kota besar yaitu Medan, Surabaya, Makassar, dan Bekasi. Tujuan pembentukan Balai Pengawasan yaitu sebagai ujung tombak pengawasan bidang perdagangan di daerah bersama dengan instansi terkait. 

Mengingat luas cakupan wilayah Indonesia, jumlah ini kata Zulhas akan ditingkatkan lagi ke depannya dalam rangka peningkatan upaya perlindungan konsumen, melindungi industri dalam negeri dan kepentingan nasional di seluruh wilayah Indonesia serta memperlancar pelaksanaan kegiatan pengawasan di daerah.

Ikuti berita terkini dari Tempo di Google News, klik di sini






Gempa Cianjur, Ketum PAN Zulkifli Hasan Beri Bantuan ke Korban Sebesar Rp 500 Ribu per Kepala Keluarga

8 jam lalu

Gempa Cianjur, Ketum PAN Zulkifli Hasan Beri Bantuan ke Korban Sebesar Rp 500 Ribu per Kepala Keluarga

Ketum PAN Zulkifli Hasan menyerahkan bantuan ke korban Gempa Cianjur. Bantuan berupa uang dan juga paket sembako.


Harga Telur dan Daging Ayam Pekan Ini Terpantau Naik, Cabai dan Bawang Turun

11 jam lalu

Harga Telur dan Daging Ayam Pekan Ini Terpantau Naik, Cabai dan Bawang Turun

Kenaikan harga terjadi pada minyak goreng, daging sapi, daging ayam, dan telur ayam.


Basuki Hadimuljono Pastikan TKDN Proyek Kementerian PUPR Minimal 80 Persen

12 jam lalu

Basuki Hadimuljono Pastikan TKDN Proyek Kementerian PUPR Minimal 80 Persen

Kementerian PUPR meningkatkan penggunaan bahan bangunan ramah lingkungan.


Nama Anies Baswedan Masuk 9 Capres PAN, Alasan Amanat Indonesia Dibentuk

3 hari lalu

Nama Anies Baswedan Masuk 9 Capres PAN, Alasan Amanat Indonesia Dibentuk

Amanat Indonesia nekat mendeklarasikan tim relawan pendukung Anies Baswedan di Pilpres 2024, walaupun berseberangan dengan sikap PAN


Larang Produk Impor, Menteri PUPR: Kalau Anak Buah Saya Enggak Mau Aspal Buton, Saya Ganti

4 hari lalu

Larang Produk Impor, Menteri PUPR: Kalau Anak Buah Saya Enggak Mau Aspal Buton, Saya Ganti

Menteri Pekerjaaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono mengingatkan pentingnya pembangunan infrastruktur mandiri menggunakan produk dalam negeri.


Jutaan Barang Ilegal Dimusnahkan, Bea Cukai: Potensi Kerugian Negara Rp 3 Miliar Lebih

4 hari lalu

Jutaan Barang Ilegal Dimusnahkan, Bea Cukai: Potensi Kerugian Negara Rp 3 Miliar Lebih

Potensi kerugian negara dari pungutan bea cukai atas ribuan barang sitaan ini ditaksir mencapai lebih dari Rp 3 miliar.


Indonesia Ekspor Ikan Sarden Kaleng ke Australia Senilai Rp 14 Miliar

4 hari lalu

Indonesia Ekspor Ikan Sarden Kaleng ke Australia Senilai Rp 14 Miliar

Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan melepas ekspor perdana produk ikan sarden kaleng produksi CV Pasific Harvest ke Australia.


Mendag Zulhas Ajak Waralaba Lokal untuk Go Internasional Melalui FLEI EXPO XIX 2022

4 hari lalu

Mendag Zulhas Ajak Waralaba Lokal untuk Go Internasional Melalui FLEI EXPO XIX 2022

Resmi dibuka pada Jumat, 18 November 2022, FLEI EXPO Edisi ke-19 dihadiri langsung oleh Menteri Perdagangan, Zulkifli Hasan dan juga beberapa perwakilan dari instansi Kementerian hingga Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.


Mumpung Belum Dilarang, Pebisnis di Eropa Borong Minyak Diesel Rusia

5 hari lalu

Mumpung Belum Dilarang, Pebisnis di Eropa Borong Minyak Diesel Rusia

Para traders buru-buru mengisi tangki minyak mereka dengan diesel Rusia sebelum Uni Eropa mulai memberlakukan larangan impor.


4 Perusahaan Indonesia Teken Kontrak Ekspor ke Cile Senilai Rp 90 Miliar

6 hari lalu

4 Perusahaan Indonesia Teken Kontrak Ekspor ke Cile Senilai Rp 90 Miliar

Dalam skema persetujuan kemitraan itu, terdapat lima kontrak bisnis senilai US$ 5,8 juta atau setara Rp 90 miliar ekspor Indonesia ke Cile.