Apa Itu Suku Bunga dan Fungsinya?

Ilustrasi uang rupiah. Shutterstock

TEMPO.CO, Jakarta - Suku bunga bisa diartikan sebagai balas jasa yang diberikan bank kepada nasabahnya yang membeli atau menjual produknya.

Mengutip dari laman Sikapi Uangmu Ototritas Jasa Keuangan (OJK), suku bunga diartikan harga yang harus dibayarkan bank kepada nasabah yang memiliki simpanan (bunga simpanan). Harga yang harus dibayar nasabah kepada bank apabila nasabah memperoleh fasilitas pinjaman (bunga pinjaman).

Merujuk publikasi Pengaruh Inflasi, Tingkat Suku Bunga, dan Nilai Tukar terhadap Pertumbuhan Ekonomi Indonesia, bagi orang yang meminjam uang, bunga merupakan denda yang harus dibayarkan. Itu untuk menggunakan uang sebelum diterima. Sedangkan, bagi orang yang memberikan pinjaman, bunga imbalan karena menunda menggunakan uang dari piutang.

Perbedaan bunga simpanan dan bunga pinjaman

1.  Bunga simpanan

Bunga simpanan diberikan sebagai rangsangan atau balas jasa bagi nasabah yang menyimpan uangnya di bank. Bunga simpanan merupakan harga yang harus dibayar bank kepada nasabahnya. Sebagai contoh jasa giro, bunga tabungan, dan bunga deposito. Secara sederhana, bunga simpanan biaya yang harus dikeluarkan bank kepada nasabah.

2. Bunga pinjaman

Bunga pinjaman dibebankan kepada para peminjam atau harga yang harus dibayar nasabah peminjam kepada bank. Contohnya, bunga kredit. Bunga pinjaman merupakan pendapatan yang diterima bank dari nasabah.

Fungsi suku bunga

Naik turunnya tingkat suku bunga dipengaruhi penawaran dan permintaan uang. Tingkat suku bunga akan cenderung meningkat apabila permintaan dari debitur atau peminjam lebih besar daripada jumlah uang yang ditawarkan bank. Sebaliknya, tingkat suku bunga cenderung menurun apabila permintaan debitur lebih kecil daripada jumlah uang atau dana yang ditawarkan bank.

Mengutip publikasi Fungsi Suku Bunga, terdapat beberapa fungsi dari suku bunga.

1. Sebagai daya tarik bagi nasabah yang ingin menabung dan memiliki dana lebih untuk diinvestasikan.

2. Suku bunga bisa digunakan sebagai alat moneter untuk mengendalikan penawaran dan permintaan uang yang beredar dalam suatu perekonomian. Misalnya, pemerintah mendukung pertumbuhan suatu sektor industri tertentu. Jika perusahaan dari industri itu akan meminjam dana di bank, maka pemerintah akan memberikan suku bunga yang lebih rendah dibandingkan sektor lain.

3.  Pemerintah memanfaatkan suku bunga untuk mengontrol jumlah uang beredar. Itu berarti, pemerintah dapat mengatur sirkulasi uang dalam suatu perekonomian.

Baca: Rupiah Masih Loyo di Tengah Kenaikan Suku Bunga, Ini Kata Ekonom

Ikuti berita terkini dari Tempo di Google News, klik di sini.






Analis Perkirakan Dolar Menguat dalam Beberapa Bulan Mendatang, karena...

1 jam lalu

Analis Perkirakan Dolar Menguat dalam Beberapa Bulan Mendatang, karena...

Di tengah menguatnya indeks dolar, mata uang rupiah ditutup melemah 75 poin dalam perdagangan Senin sore, 3 Oktober 2022.


Jokowi: Sebentar Lagi Akan Kita Nyatakan Pandemi Berakhir

5 jam lalu

Jokowi: Sebentar Lagi Akan Kita Nyatakan Pandemi Berakhir

Jokowi menyatakan ada kemungkinan pemerintah dalam waktu dekat bakal menyatakan pandemi Covid-19 berakhir. Ini sebabnya.


SUV Hybrid BMW XM Disalahkan Atas Masalah Ekonomi Inggris

1 hari lalu

SUV Hybrid BMW XM Disalahkan Atas Masalah Ekonomi Inggris

Pemerintah Inggris mengklaim ekonomi Inggris bukan disebabkan kebijakan keuangan. Tak jelas di mana kesalahan SUV BMW XM.


Potensi Bunga Telang yang Perlu Anda Ketahui

2 hari lalu

Potensi Bunga Telang yang Perlu Anda Ketahui

Bunga telang mengandung fitokimia yang memiliki segudang manfaat bagi kesehatan.


Rupiah Akhir Tahun Diprediksi Tak Sampai Rp 15.000, Ekonom: Rupiah Masih Undervalued

2 hari lalu

Rupiah Akhir Tahun Diprediksi Tak Sampai Rp 15.000, Ekonom: Rupiah Masih Undervalued

Nilai tukar rupiah terpantau masih berada pada level di atas Rp15.200 per dolar Amerika Serikat (AS) pada hari ini, Jumat 30 September 2022.


BI, Kemenkeu, hingga OJK Resmi Terbitkan Panduan Penggunaan IndONIA

3 hari lalu

BI, Kemenkeu, hingga OJK Resmi Terbitkan Panduan Penggunaan IndONIA

Tujuan penerbitan ini oleh BI hingga OJK adalah mengawal proses reformasi referensi suku bunga rupiah.


Ajak Kepala Daerah Kompak Tangani Inflasi, Jokowi Sebut Kondisi Ekonomi 2023 Makin Gelap

4 hari lalu

Ajak Kepala Daerah Kompak Tangani Inflasi, Jokowi Sebut Kondisi Ekonomi 2023 Makin Gelap

Presiden Jokowi mengajak seluruh kepala daerah untuk kompak bersama-sama menghadapi ancaman inflasi


Pencapaian Bekerja Keras dan Uang Apakah Pasti Kebahagiaan?

4 hari lalu

Pencapaian Bekerja Keras dan Uang Apakah Pasti Kebahagiaan?

Arrival fallacy sebutan dalam Bahasa Inggris untuk menggambarkan tujuan yang tercapai setelah bekerja keras tak ada rasa bahagia


Bel Resesi Ekonomi Dunia Berdentang, Pemerintah Belum Siap

5 hari lalu

Bel Resesi Ekonomi Dunia Berdentang, Pemerintah Belum Siap

Sri Mulyani menyoroti kenaikan suku bunga yang dilakukan oleh bank sentral negara-negara di dunia memicu resesi ekonomi global.


Resesi Ekonomi Global, Apindo Ingatkan Kinerja Ekspor Indonesia Bakal Merosot

5 hari lalu

Resesi Ekonomi Global, Apindo Ingatkan Kinerja Ekspor Indonesia Bakal Merosot

Kalangan pengusaha tengah mempersiapkan perusahaan-perusahaannya menghadapi dampak resesi ekonomi global.