Jelaskan Proyek IKN Akan Bermasalah, Jusuf Kalla: Belum Ada Komitmen Investor Luar

Wakil Presiden ke-10 dan 12 Jusuf Kalla usai menghadiri resepsi pernikahan anak Anies Baswedan di Candi Bentar Putri Duyung, Ancol, Jakarta Utara, Jumat malam, 29 Juli 2022. TEMPO/Lani Diana

TEMPO.CO, Jakarta - Wakil Presiden RI 2014-2019 Jusuf Kalla (JK) menyebut pembangunan Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara ke depan akan bermasalah. JK mengatakan bahwa proyek pembangunan IKN Nusantara akan bermasalah terkait dana pembangunan. 

Pasalnya, sejauh ini dia belum melihat komitmen investor dari luar untuk turut serta mendanai pembangunan IKN. Sejauh ini, ujarnya, dana pembangunan IKN 20 persen dari total anggaran (APBN), sementara 80 persen diharapkan dari investor luar.

“Ini akan bermasalah, karena sampai sekarang kita belum belum melihat ada komitmen dari investor luar. Sulit investasi di suatu Ibu Kota, tidak mudah. Konsekuensinya mungkin pemerintah akan memperlambat pembangunan. Artinya tidak sesuai jadwal semula akan merayakan di istana di sana pada tahun 2024. Jadwal  pembangunan akan tertunda,” jelas JK dikutip dari Bisnis, Kamis 22 September 2022.

Soal pembatalan proyek IKN, JK mengatakan yang bisa membatalkan adalah pemerintah.

Lebih lanjut, Ketua Umum Palang Merah Indonesia (PMI) ini menyebut, bahwa rencana semula pembangunan IKN ditopang investasi asing, namun minatnya tidak sebesar yang diharapkan.

“Jadi tidak berjalan mulus nanti, kelihatan yang jalan investasi dari APBN. Kita melihat defisit tinggi, tapi anggaran tinggi. Ada konsekuensinya dalam defisit anggaran,” tukas JK.

Dia juga menyinggung berdasarkan pengalaman negara lain seperti Brasil, Myanmar butuh waktu 20 tahun untuk melengkapi pemindahan Ibu Kota.

“Pak Jokowi juga sudah menyebut perlu waktu untuk menyempurnakannya.”

Selain itu, tidak seluruh lembaga pindah, dan idealnya jarak pindah sekitar 30 kilometer seperti Ibu Kota Kuala Lumpur di Malaysia pindah ke Putra Jaya.

Dia menambahkan, hampir seluruh negara yang memindahkan Ibu Kota adalah negara federal seperti Amerika Serikat (AS), Malaysia, Myanmar, Australia, sehingga sejumlah urusan diselesaikan di tingkat daerah.

“Urusan tidak banyak. Umumnya pelaksanaan peraturan dilakukan di daerah. Berbeda, kalau mau investasi di Indonesia, urusannya di Jakarta, karena memang kewenangan daerah terbatas.”

Sebelumnya, pemerintah didorong untuk dapat memberikan sejumlah insentif guna meyakinkan pengembang agar mau terlibat dalam pembangunan proyek IKN Nusantara. Berdasarkan laporan yang diterima Bisnis, baru beberapa pengembang yang menunjukkan ketertarikannya untuk masuk ke IKN.

Meski demikian, Ketua Umum Persatuan Perusahaan Realestat Indonesia (REI) Paulus Totok memastikan anggotanya siap untuk mengawal pembangunan IKN sebagai pelopor investor lokal.

"Kita [REI] siap berinvestasi [di IKN]. Tinggal sekarang kita kerja sama antar pengembang supaya langkahnya akan lebih cepat. Infrastruktur sudah mulai dibangun, berarti kita kan harus bangun propertinya," kata Paulus saat dihubungi, Selasa 21 September 2022.

Dia juga mengatakan kesiapan pengembang untuk membangun produk apapun di sektor properti bukan hanya rumah, melainkan seluruh bangunan gedung di IKN. Bahkan, REI juga bersiap untuk membantu penataan hingga planologi yang perlu disesuaikan.

BISNIS

Ikuti berita terkini dari Tempo di Google News, klik di sini






Harga Minyak Dunia Melemah ke USD 78,74, Apakah Harga BBM di RI Bisa Segera Turun?

4 jam lalu

Harga Minyak Dunia Melemah ke USD 78,74, Apakah Harga BBM di RI Bisa Segera Turun?

Harga minyak dunia tertekan oleh kekhawatiran terhadap resesi ekonomi global dan lonjakan nilai tukar dolar AS. Bagaimana nasib harga BBM di RI?


Tim Transisi Otorita: Mobilitas Pejalan Kaki Prioritas Utama di IKN, Mobil dan Kendaraan Pribadi Paling Bawah

21 jam lalu

Tim Transisi Otorita: Mobilitas Pejalan Kaki Prioritas Utama di IKN, Mobil dan Kendaraan Pribadi Paling Bawah

Wicaksono Sarosa mengatakan mobilitas di IKN berorientasi dan memprioritaskan pada manusia serta pejalan kaki.


Ramai Gunting Pita, Staf Khusus Sri Mulyani: Dari APBN, KPBU, BUMN, dan Swasta

2 hari lalu

Ramai Gunting Pita, Staf Khusus Sri Mulyani: Dari APBN, KPBU, BUMN, dan Swasta

Yustinus Prastowo turut mengomentari ramainya pembicaraan ihwal gunting pita antara politikus Partai Demokrat dengan politikus PDI Perjuangan.


Terpopuler Bisnis: Sri Mulyani Sebut Tantangan Fiskal Usai Pandemi, Rupiah Kian Tertekan

2 hari lalu

Terpopuler Bisnis: Sri Mulyani Sebut Tantangan Fiskal Usai Pandemi, Rupiah Kian Tertekan

Berita terpopuler pada Kamis, 22 September 2022, dimulai dari pernyataan Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati soal tantangan fiskal usai pandemi.


Sri Mulyani Beberkan 3 Prestasi Indonesia: Sangat Baik Tangani Covid-19, PDB, dan APBN

3 hari lalu

Sri Mulyani Beberkan 3 Prestasi Indonesia: Sangat Baik Tangani Covid-19, PDB, dan APBN

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengklaim Indonesia memiliki tiga prestasi dalam mengahadapi pandemi yang berlangsung sejak awal 2020 itu.


PKS Optimistis Jakarta Siap Jadi Kota Bisnis setelah Ibu Kota Negara Pindah

3 hari lalu

PKS Optimistis Jakarta Siap Jadi Kota Bisnis setelah Ibu Kota Negara Pindah

Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta Khoirudin optimistis Jakarta bisa jadi kota bisnis dan ekonomi setelah Ibu Kota Negara (IKN) resmi pindah ke Kalimantan.


Ada Shin Tae-yong Di Balik Rencana Pembangunan Tempat Latihan Timnas Indonesia di IKN

3 hari lalu

Ada Shin Tae-yong Di Balik Rencana Pembangunan Tempat Latihan Timnas Indonesia di IKN

Menpora Zainudin Amali mengatakan bahwa rencana pembangunan pusat pelatihan sepak bola timnas Indonesia di IKN Nusantara adalah ide Shin Tae-yong.


Anggaran Turun, Bahlil: Kalau Target Investasi Tidak Tercapai, Tolong Dimaklumi

3 hari lalu

Anggaran Turun, Bahlil: Kalau Target Investasi Tidak Tercapai, Tolong Dimaklumi

Anggaran Kementerian Investasi tahun depan turun dari Rp 1,3 triliun menjadi Rp 1,09 triliun. Bahlil minta dimaklumi jika target tak bisa diraih.


Menpora Bicara Training Center Timnas di IKN, Sudah Setor Rancangan ke Istana

4 hari lalu

Menpora Bicara Training Center Timnas di IKN, Sudah Setor Rancangan ke Istana

Menpora menyebut rancangan yang sudah diserahkan ke Istana memuat rencana lengkap pembangunan training center, dari stadion utama, venue utama.


Paket Kompor Listrik Rp 1,8 Juta Akan Dibagikan Gratis ke 300.000 Orang, Begini Penjelasan ESDM

4 hari lalu

Paket Kompor Listrik Rp 1,8 Juta Akan Dibagikan Gratis ke 300.000 Orang, Begini Penjelasan ESDM

Pada tahun ini pemerintah akan membagikan paket kompor listrik ke 300.000 orang secara gratis. Bagaimana pelaksanaan program tersebut nantinya?