Musim Panen Durian di Badui, Pedagang Bisa Raup Keuntungan hingga Rp5 Juta

Reporter

Seorang bocah Badui memanggul durian dari pemukiman Baduy untuk mengantarkan durian wisatawan untuk dibawa ke kendaraan yang diparkirkan di Terminal Ciboleger. ANTARA/Mansur

TEMPO.CO, Lebak- Musim panen durian di kawasan pemukiman Badui di pedalaman Kabupaten Lebak, Banten mampu menggerakkan ekonomi warga setempat mulai petani, pemetik buah, tengkulak, pedagang pengecer, buruh panggul, hingga sopir.

"Kami bersyukur jika musim durian bisa menghasilkan pendapatan ekonomi," kata Asep, 40  seorang pedagang pengecer di pemukiman Badui Kampung Kaduketug Desa Kanekes Kabupaten Lebak, Rabu, 21 September 2022.

Masyarakat Badui sejak awal September 2022 hingga kini masih berlangsung sedang menikmati masa-masa panen durian yang selama ini menjadi tumpuan untuk membangkitkan ekonomi keluarga.

Hampir semua rumah- rumah warga Badui di Kampung Kaduketug dan Ciboleger sebagai terminal para wisatawan yang hendak menuju kawasan pemukiman Badui dipadati pedagang pengecer durian.

Para pedagang durian juga ramai di sepanjang jalan Rangkasbitung menuju wisata budaya adat Badui itu. Harga buah durian itu dijual berkisar Rp20 ribu sampai Rp80 ribu/buah.

"Kami merasa kewalahan melayani permintaan durian, terutama akhir pekan banyak wisatawan yang mengkonsumsi durian di sini," katanya menjelaskan.

Menurut Asep, dirinya setiap akhir pekan bisa meraup keuntungan antara Rp1 juta sampai Rp1, 5 juta, namun hari-hari biasanya Rp500 ribu.

Dirinya berjualan durian itu dipasok oleh petani langsung dan dibayar setelah habis terjual. "Kami musim durian tentu bisa terbantu ekonomi keluarga," katanya.

Begitu juga Nadi, 35 tahun, pedagang pengecer durian yang juga warga Badui mengaku dirinya sudah berlangsung satu pekan terakhir ini berjualan durian di Alun-alun Rangkasbitung dan bisa meraup keuntungan sekitar Rp500 ribu per hari.

Durian yang dijual itu dipasok oleh penampung dan bisa menjual sebanyak 500 buah.

Buah durian Badui memiliki khas keunggulan di antaranya rasanya manis, berwarna kuning, beraroma wangi, dan buahnya tebal. "Kami banyak pembeli durian mulai ASN hingga warga di sini," katanya.

Nisa, 25 tahun, seorang penikmat durian Badui mengaku dirinya bersama keluarga setiap saat mengkonsumsi durian Badui, karena kualitasnya cukup bagus juga harganya terjangkau. Menurut dia, mengkonsumsi durian itu lebih nikmat ramai-ramai bersama keluarga.

"Kami membeli durian di pedagang pengecer Rp300 ribu," kata Nisa warga Rangkasbitung.

Sementara itu, Ujang, 45 tahun, seorang wisatawan dari Karawang mengaku dirinya membeli durian langsung ke pemukiman Badui, karena harganya lebih murah.

Selama ini, kata dia, dirinya dan keluarganya merasa nikmat mengkonsumsi durian Badui, sehingga akhir pekan mengunjungi pemukiman Badui."Kami membeli durian untuk oleh-oleh Rp1,5 juta dan mendapat cukup banyak," katanya.

Berdasarkan pantauan Antara, durian Badui juga dipasarkan oleh tengkulak atau penampung ke berbagai daerah di Provinsi Banten, DKI Jakarta, hingga Jawa Barat dengan menggunakan truk.

Diperkirakan perputaran uang di pemukiman Badui pada musim panen durian mencapai ratusan juta rupiah/hari.

Biasanya, panen durian Badui bisa berlangsung tiga bulan ke depan. "Kami mengembangkan buah durian, karena bisa menjadi andalan pendapatan ekonomi keluarga," kata Pulung, seorang petani Badui.

Baca Juga: Kalau ke Tanjung Lesung, Jangan Lupa Coba Ragam Kuliner Asiknya

Ikuti berita terkini dari Tempo di Google News, klik di sini






Panen Jagung di Kalsel, Mentan: Pertanian Penguat Ekonomi Negara

1 hari lalu

Panen Jagung di Kalsel, Mentan: Pertanian Penguat Ekonomi Negara

Mentan meminta seluruh jajaran dan stakeholder terkait meneruskan perjuangan bersama rakyat dan petani.


Perayaaan Thanksgiving Tak Hanya di Amerika, Negara-negara Ini Punya Tradisi Serupa

2 hari lalu

Perayaaan Thanksgiving Tak Hanya di Amerika, Negara-negara Ini Punya Tradisi Serupa

Perayaan Thanksgiving bukan hanya dilakukan di Amerika Serikat, namun di sejumlah negara lain.


20 Pelajar Melaju ke Putaran Final Kejuaraan Atletik Nasional di Jakarta

4 hari lalu

20 Pelajar Melaju ke Putaran Final Kejuaraan Atletik Nasional di Jakarta

Sebanyak 20 pelajar yang lolos ke putaran final kejuaraan atletik nasional berasal dari Jakarta dan Banten.


Perjuangan Dewi Mengajar Suku Badui, dari Diusir hingga Jalan Kaki Puluhan Kilometer

5 hari lalu

Perjuangan Dewi Mengajar Suku Badui, dari Diusir hingga Jalan Kaki Puluhan Kilometer

Dewi, guru madrasah rela menempuh jarak puluhan kilometer untuk mengajar anak-anak suku Badui.


Yakin Stok Beras Cukup hingga Akhir 2022, Kementan: Harganya Naik karena ...

6 hari lalu

Yakin Stok Beras Cukup hingga Akhir 2022, Kementan: Harganya Naik karena ...

Kementan memastikan produksi beras nasional dalam kondisi aman hingga akhir tahun.


Harga Beras Naik jadi Rp 10.000, Pedagang: Kalau Karawang Panen, Harga Balik Lagi

7 hari lalu

Harga Beras Naik jadi Rp 10.000, Pedagang: Kalau Karawang Panen, Harga Balik Lagi

Salah satu pedagang di pasar tersebut, Nur Wangsa, menyatakan harga beras itu naik sejak Oktober lalu.


4 Keistimewaan Durian Merah Banyuwangi, 5 Varietasnya Terdaftar di Kementerian Pertanian

7 hari lalu

4 Keistimewaan Durian Merah Banyuwangi, 5 Varietasnya Terdaftar di Kementerian Pertanian

Total ada lima varietas durian merah Banyuwangi yang resmi terdaftar di Kementerian Pertanian. Begini kesitimewaan durian merah ini.


Pabrik DFSK Cikande Siap Produksi Mobil Listrik

8 hari lalu

Pabrik DFSK Cikande Siap Produksi Mobil Listrik

PT Sokonindo Automobile memproyeksikan pabrik mobil DFSK di Cikande akan melahirkan kendaraan listrik sendiri dalam beberapa tahun ke depan.


Kementan: Maret 2023 Panen Raya Beras, Februari Harga Turun

8 hari lalu

Kementan: Maret 2023 Panen Raya Beras, Februari Harga Turun

Kementerian Pertanian (Kementan) mengaku telah menanyakan pendapat sejumlah petani soal prediksi hasil panen beras pada 2023 nanti.


Hujan Diprediksi Guyur DKI, Banten, dan Jawa Barat, BMKG: Dampak Bibit Siklon Tropis 94S

9 hari lalu

Hujan Diprediksi Guyur DKI, Banten, dan Jawa Barat, BMKG: Dampak Bibit Siklon Tropis 94S

Bibit siklon terpantau di Samudera Hindia sebelah barat daya Lampung dan akan berdampak hujan. DKI Jakarta termasuk provinsi terkena dampak.