Bahlil Klaim Sudah Ada 6 Negara Minat Investasi di IKN

Pekerja menyelesaikan pekerjaan persiapan jelang seremoni ritual Kendi Nusantara di titik nol Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara di Kecamatan Sepaku, Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur, Ahad, 13 Maret 2022. Presiden Joko Widodo akan menggelar seremoni ritual Kendi Nusantara dengan mengumpulkan 34 tanah dan air yang dibawa oleh 34 gubernur se-Indonesia di titik nol IKN Nusantara. ANTARA/Hafidz Mubarak

TEMPO.CO, Jakarta - Menteri Investasi Bahlil Lahadalia mengklaim sudah ada investor dari enam negara yang berminat untuk menanamkan modal di proyek Ibu Kota Negara atau IKN Nusantara. Jumlah ini bertambah dari yang sebelumnya lima negara.

Keenamnya adalah Uni Emirat Arab, Cina, Korea Selatan, Jepang, Taiwan, dan yang terbaru adalah Eropa. "Ada beberapa perusahaan kalau tidak salah (dari) Jerman," kata dia saat ditemui seusai rapat bersama Presiden Joko Widodo alias Jokowi di Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin, 19 September 2022.

Dalam pertemuan itu, kata Bahlil, Jokowi ikut menanyakan perkembangan investasi di sejumlah sektor. Tak hanya IKN, tapi juga progres investasi di Kawasan Industri Kalimantan Utara, Batang di Jawa Tengah. 

Bahlil pun menyampaikan minat investasi dari beberapa negara itu kepada Jokowi. "Sekarang tinggal kita menunggu dari IKN-nya kapan mulai kita mengalokasikan dengan wilayahnya masing-masing," kata dia.

Meski sudah ada minat investasi, Bahlil mengakui belum ada lagi perkembangan terbaru untuk rencana realisasi investasi ini. Sebab, Bahlil baru akan berangkat ke Eropa akhir bulan ini untuk menjaring investor tersebut. Begitu pun Menteri Koordinator Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan yang akan ke Amerika Serikat untuk urusan yang sama.

"Di akhir bulan ini baru bisa mendapatkan progress baru," kata Bahlil.

Bahlil juga belum merinci perusahaan-perusahaan dari keenam negara yang tertarik untuk menanamkan modal di IKN. Ia hanya menyebut beberapa nama, seperti LG dari Korea Selatan hingga Foxconn dari Taiwan.  "Kemudian Uni Emirat Arab, saya lupa, ada beberapa perusahaan," ujarnya.

Sebelumnya, Bahlil melaporkan perkembangan investasi di IKN saat rapat dengan Komisi VI di gedung DPR, Kamis, 8 September 2022. Kala itu, Ia menyebut sudah banyak negara yang berkomitmen membantu proyek IKN. Karena itu, dia mengajak semua pihak agar tak lagi khawatir soal siapa yang akan berinvestasi pada proyek tersebut. 

"Jadi tidak perlu ada keraguan tentang apakah ada investasi di IKN atau tidak, gak perlu ada keraguan itu," kata Bahlil.

Menurut Bahlil, peranan investor dari berbagai negara itu sangat penting untuk merealisaiskan pembangunan IKN. Sebab dari total kebutuhan anggaran pembangunan Rp 466 triliun, 80 persen bergantung pembiayaan pihak swasta. Sedangkan 20 persennya menggunakan dana anggaran pendapatan dan belanja negara (APBN).

"IKN ini tidak semua anggarannya dibangun lewat APBN. Kalau tidak salah maksimal 20 persen dari total pendanaan investasi IKN itu dibiayai APBN, sisanya swasata," ucap Bahlil.

Baca juga: Sandiaga Tegur Pelaku Catcalling yang Ganggu Wisatawan: Super Annoying

Ikuti berita terkini dari Tempo di Google News, klik di sini






SKK Migas Belum Bahas soal Pindahan ke IKN: Sulit untuk Industri Sebesar Ini

4 jam lalu

SKK Migas Belum Bahas soal Pindahan ke IKN: Sulit untuk Industri Sebesar Ini

Pemerintah berencana memindahkan ibu kota ke Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur. IKN Nusantara dibangun bertahap hingga 2045.


Anak Buah Heru Budi Pastikan Penghapusan Wali Kota dan Bupati di Jakarta Tidak Benar, Begini Penjelasannya

1 hari lalu

Anak Buah Heru Budi Pastikan Penghapusan Wali Kota dan Bupati di Jakarta Tidak Benar, Begini Penjelasannya

Anak buah Pj Gubernur DKI Heru Budi Hartono menyatakan penghapusan wali kota dan bupati setelah Jakarta tak lagi jadi ibu kota, tidak benar.


Terpopuler Bisnis: Cara Cek BLT BBM Cair Bulan Depan, Sri Mulyani Heran Data Pajak Tak Seperti Kabar PHK

1 hari lalu

Terpopuler Bisnis: Cara Cek BLT BBM Cair Bulan Depan, Sri Mulyani Heran Data Pajak Tak Seperti Kabar PHK

Berita terpopuler ekonomi dan bisnis sepanjang Jumat kemarin 25 November dimulai dari BLT BBM akan cair lagi di bulan depan.


Ini Wujud Taksi Terbang Bikinan Hyundai yang Bakal Mengudara di IKN

1 hari lalu

Ini Wujud Taksi Terbang Bikinan Hyundai yang Bakal Mengudara di IKN

Taksi terbang Hyundai ini dirancang untuk daya jelajah hingga 100 kilometer dan kecepatannya bisa menyentuh angka 290 km per jam.


PUPR dan Pemerintah Finlandia Bahas Proyek Pengelolaan Air Limbah dan Kota Pintar IKN

2 hari lalu

PUPR dan Pemerintah Finlandia Bahas Proyek Pengelolaan Air Limbah dan Kota Pintar IKN

Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono menemui Wakil Menteri Luar Negeri Bidang Perdagangan Internasional Kementerian Luar Negeri Finlandia, Nina Vaskunlahti


Heru Budi Bentuk Tim Kecil Bahas Tata Ruang Jakarta usai Ibu Kota Negara Pindah

2 hari lalu

Heru Budi Bentuk Tim Kecil Bahas Tata Ruang Jakarta usai Ibu Kota Negara Pindah

Pj Gubernur DKI Heru Budi Hartono membahas nasib Jakarta pasca-pemindahan ibu kota negara ke Kalimantan dengan Kepala Bappenas


UU IKN Belum Setahun Berlaku, Jokowi Usulkan Revisi

2 hari lalu

UU IKN Belum Setahun Berlaku, Jokowi Usulkan Revisi

Sebanyak 6 fraksi menerima usulan pemerintah untuk memasukkan revisi UU IKN dalam prolegnas prioritas 2023.


Prediksi Penduduk IKN 2045 1,9 Juta Jiwa, Bappenas: Kawasan Perkotaan 100 Jiwa per Hektare

2 hari lalu

Prediksi Penduduk IKN 2045 1,9 Juta Jiwa, Bappenas: Kawasan Perkotaan 100 Jiwa per Hektare

Bappenas mengungkapkan populasi Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara diperkirakan 1,9 juta jiwa pada 2045.


Bappenas Usul Jakarta Tanpa Wali Kota dan Bupati, Eks DIrjen Otda: Jangan Main Hapus

2 hari lalu

Bappenas Usul Jakarta Tanpa Wali Kota dan Bupati, Eks DIrjen Otda: Jangan Main Hapus

Kepala Bappenas Suharso Monoarfa mengusulkan Jakarta tak perlu lagi memiliki bupati atau wali kota setelah Ibu Kota Negara pindah ke Kalimantan


Indikator Keberhasilan Proyek IKN: Penduduk 5 Juta Orang, Konsistensi Kebijakan, . . .

2 hari lalu

Indikator Keberhasilan Proyek IKN: Penduduk 5 Juta Orang, Konsistensi Kebijakan, . . .

Direktur Indonesia Development and Islamic Studies (Ideas) Yusuf Wibisono menilai proyek Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara masih akan sulit menarik minat investor.