Jalan Panjang Bandara Banyuwangi, Perlu 3 Bupati Banyuwangi Menuntaskannya

Pendaratan pertama Batik Air di Bandara Banyuwangi pada Rabu, 19 Desember 2018. Maskapai berangkat dari Bandara Soekarno-Hatta, Cengkareng. (Dok.Kemenpar)

TEMPO.CO, Jakarta - Sebelum berganti nama menjadi Bandara Udara atau Bandara Banyuwangi, bandara ini bernama Bandara Blimbingsari yang saat itu diresmikan sebagai bandara komersial oleh Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas --sekarang MenPAN RB--, pada 29 Desember 2010.

Melansir angkasapura2.co.id, awalnya bandara ini merupakan rencana dari Bupati Banyuwangi Purnomo Sidik (1991-2000) di periode akhir masa jabatanya, namun ia mengundurkan diri berhubungan dengan tragedi Pembantaian Banyuwangi 1998.

Lalu proyek dilanjutkan Bupati Samsul Hadi pada masa kepemimpinanannya. Namun hasil tetap sama, pembangunan ternyata tidak layak karena masalah topografi. Begitu pula dengan pembangunan di tahun berikutnya yang terkendala karena masalah kasus korupsi penggelembungan harga tanah dengan kerugian negara sejumlah Rp 40,99 miliar, yaitu Bupati Samsul Hadi dan Bupati Ratna Ani Lestari.

Biarpun begitu pembangunan tetap berjalan secara bertahap memakai dana APBN pada 2004-2008. Lalu tim dari Direktorat Jenderal Perhubungan Udara mengevaluasi dan verifikasi tentang pemanfaatan bandara ini di tahun 2009. Sebelumnya bandara ini digunakan oleh Bali International Flight Academy (BIFA) untuk keperluan pelatihan lepas landas dan mendarat bagi para calon pilot.

Lalu bandara ini mulai diuji kelayakan oleh Direktorat Kelaikan Udara dan Pengoperasian Pesawat Udara sebagai salah satu syarat untuk bandara komersial. Barulah di tanggal 29 Desember 2010 mulai diresmikan oleh Wakil Menteri Perhungan Bambang Susantono, Gubernur Jawa Timur Soekarwo dan Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas dengan menandatangani prasasti peresmian.

Abdullah Azwar Anas menyebutkan bahwa bandara ini dibutuhkan warga agar dimudahkan dalam meningkatkan kebutuhan pendidikan, juga masyarakat yang ingin mengunjungi daerah ini dengan akses yang lebih mudah dan cepat.

Selain menjadi salah satu bandara komersial di Indonesia, bandara juga digunakan untuk sekolah penerbangan. Yang mana di tahun 2013, didirikan oleh Loka Pendidikan dan Pelatihan Penerbangan Banyuwangi (LP3B).

Kemudian berubah nama menjadi Balai Pendidikan dan Pelatihan Penerbang Banyuwangi (BP3B) melalui Permenhub RI PM/123/2015. Lalu diikuti oleh berdirinya Mandiri Utama Flight Academy (MUFA).

Beberapa tahun setelah beroperasi, landasan diperpanjang menjadi 2.250 meter dengan ketebalan 40 PCN. Tujuannya untuk mengakomodasi berbagai pesawat dalam penerbangan berskala internasional. Ditambah dengan bantuan APBD, dibangun terminal baru beserta beberapa fasilitas pendukung.

Bandara yang mengusung konsep hijau dan ramah lingkungan kemudian berganti nama menjadi Bandara Udara atau Bandara Banyuwangi pada 2017. Pergantian nama ini sesuai berdasarkan Keputusan Menteri Perhubungan Nomor KP 830 tahun 2017, yang kemudian juga dialihkan pengelolaannya ke Angkasa Pura II.

FATHUR RACHMAN 

Baca: Bandara Banyuwangi Jadi Bandara Internasional Sebelum IMF Meeting

Ikuti berita terkini dari Tempo di Google News, klik di sini.






4 Keistimewaan Durian Merah Banyuwangi, 5 Varietasnya Terdaftar di Kementerian Pertanian

7 hari lalu

4 Keistimewaan Durian Merah Banyuwangi, 5 Varietasnya Terdaftar di Kementerian Pertanian

Total ada lima varietas durian merah Banyuwangi yang resmi terdaftar di Kementerian Pertanian. Begini kesitimewaan durian merah ini.


Peluang Maju di Pilpres 2024, Khofifah Tegaskan Masih Fokus Urus Jawa Timur

10 hari lalu

Peluang Maju di Pilpres 2024, Khofifah Tegaskan Masih Fokus Urus Jawa Timur

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menanggapi peluang diri maju dalam Pilpres 2024 sebagai capres maupun cawapres.


Penjelajahan Traveling by Train di Banyuwangi

13 hari lalu

Penjelajahan Traveling by Train di Banyuwangi

Peserta mengunjungi De Djawatan dan membayar penasaran terhadap menu khas, rujak soto.


Menhub dan Heru Budi Hadiri Penandatanganan MoU Pembangunan MRT Jakarta di KTT G20 Besok

14 hari lalu

Menhub dan Heru Budi Hadiri Penandatanganan MoU Pembangunan MRT Jakarta di KTT G20 Besok

Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi bakal menandatangani MoU pembangunan MRT Jakarta dengan pemerintah Inggris dan Jepang besok


Kenali Terlebih Dulu LRT yang Segera Beroperasi 2023, Apa Perbedaannya dengan MRT?

14 hari lalu

Kenali Terlebih Dulu LRT yang Segera Beroperasi 2023, Apa Perbedaannya dengan MRT?

LRT Jabodebek akan beroperasi pada Juni 2023. Apa saja perbedaannya LRt dan MRT?


Info Gempa Terkini BMKG: Magnitudo 5,0 dari Selatan Jawa timur Dinihari

17 hari lalu

Info Gempa Terkini BMKG: Magnitudo 5,0 dari Selatan Jawa timur Dinihari

BMKG mencatat gempa terkini berkekuatan Magnitudo 5,0 terjadi dari laut di selatan Jawa Timur mengawali Hari Pahlawan, hari ini.


Desa Wisata Asal Kabupaten Kediri Berhasil Borong Penghargaan

18 hari lalu

Desa Wisata Asal Kabupaten Kediri Berhasil Borong Penghargaan

Desa-desa di Kabupaten Kediri yang memiliki potensi pariwisata, bisa terus berinovasi dalam pengembangan atraksi, destinasi, maupun daya tarik wisata.


Rekomendasi 5 Destinasi Wisata Banyuwangi, Setelah ke Kawah Ijen ke Mana Lagi?

21 hari lalu

Rekomendasi 5 Destinasi Wisata Banyuwangi, Setelah ke Kawah Ijen ke Mana Lagi?

Banyuwangi di ujung timur Jawa memiliki ragam destinasi wisata. Berikut 5 di antaranya yang wajib kunjung, termasuk Kawah Ijen.


Tak Kuat Nanjak Ke Kawah Ijen, Bisa Gunakan Jasa Troli

23 hari lalu

Tak Kuat Nanjak Ke Kawah Ijen, Bisa Gunakan Jasa Troli

Anda perlu mempertimbangkan untuk menggunakan jasa troli untuk menikmati pemandangan menakjubkan di Kawah Ijen.


Keunikan Bandara Banyuwangi yang Raih Aga Khan Award for Architecture 2022

26 hari lalu

Keunikan Bandara Banyuwangi yang Raih Aga Khan Award for Architecture 2022

Bandara Banyuwangi berhasil menyisihkan 463 nominasi bangunan dengan arsitektur terbaik dari seluruh dunia.