BBM Naik dan Chip Mobil Langka, BCA Pastikan Suku Bunga Kredit Kendaraan Bermotor Rendah

CEO BCA Jahja Setiaatmadja di sela kegiatan Leadership Sharing Session 100 Bankir di Hotel J.W. Marriot Mega Kuningan, Jakarta Pusat, 28 November 2017. TEMPO Yohanes Paskalis Pae Dale

TEMPO.CO, Jakarta - PT Bank Central Asia Tbk (BCA) sedang menjaga tingkat kredit kendaraan bermotor (KKB) di level rendah. Manajemen menilai prospek permintaan KKB masih bagus di tengah kondisi naiknya suku bunga acuan Bank Indonesia hingga naiknya harga bahan bakar minyak (BBM) di Indonesia.

"KKB bagus prospeknya, tantangan kita di KKB sebetulnya bukan di kreditnya," kata Direktur BCA Haryanto Budiman di Hotel Kempinski, Jakarta, Senin, 5 September 2022.

Haryanto menjelaskan, meski prospek permintaan KKB masih bagus hingga saat ini, ke depannya ada masalah yang harus diantisipasi perbankan maupun perusahaan pembiayaan lainnya. Yakni langkanya chip mobil di pasaran sehingga bakal berdampak pada minimnya ketersedian produksi mobil.

Jika mobil yang sudah dipesan para nasabah tak kunjung datang karenanya minimnya produksi dan lamanya pengiriman, Haryanto mengatakan, berpotensi menimbulkan keragu-raguan dari para nasabah untuk membeli mobil baru ke depannya. Ini tentu akan mengganggu permintaan KKB jika tak diantisipasi.

"Dalam hal KKB, suku bunga mungkin tidak terlalu relevan juga kalau barangnya tidak datang. Jadi kalau mau dikasih suku bunga semurah apapun kalau barangnya enggak datang ya sulit juga," ujar Haryanto. 

Ia berpendapat, persoalan langkanya chip mobil ini tidak terlepas dari dampak memanasnya hubungan antara Taiwan dan China. Ketegangan geopolitik kedua negara itu membuat keberadaan chip di pasaran semakin minim karena Taiwan sebagai salah satu negara produsen terbesar chip produksinya terganggu. 

"Di luar kendali kita dan ini dengan adanya political tension antara China dengan Taiwan ada dampaknya juga terhadap pengiriman komputer chip, karena Taiwan adalah salah satu chip produsen terbesar di dunia," kata dia.

Haryanto mengatakan, suku bunga KKB ke depannya akan tetap dijaga di level rendah karena rasio dana murah atau current account saving account (CASA) BCA sangat tinggi mencapai 81 persen hingga Juni 2022. 

Sebagai informasi, hingga Juni 2022, KKB BCA naik 4,8 persen secara tahuan atau year on year menjadi Rp 43,2 triliun. Adapun tingkat bunga KKB yang tercantum dalam website resmi BCa per 1 September 2022 contohnga untuk Program Fix & Cap Mobil Penumpang Baru adalah 5,33 persen untun Fix 3 tahun dan Cap 2 tahun 7,15 persen. 

Sementara itu, untuk pembiayaan mobil baru penumpa tenor regulet 1 adalah sebesar 2,77 persen dan 5 sebesar 6,88 persen. Adapun untuk DP Murni dan Provisi untuk mobil baru masing-masing sebesar 20 persen dan 1 persen.

Ikuti berita terkini dari Tempo di Google News, klik di sini






Rupiah Pagi Ini Menguat Tinggalkan Posisi Rp 15.500

2 hari lalu

Rupiah Pagi Ini Menguat Tinggalkan Posisi Rp 15.500

Rupiah menguat 0,85 persen dari posisi kemarin yang ditutup di level Rp 15.563.


Rupiah Kembali Menguat di Level Rp 15.563 per Dolar AS Sore Ini

2 hari lalu

Rupiah Kembali Menguat di Level Rp 15.563 per Dolar AS Sore Ini

Rupiah menutup perdagangan Kamis, 1 Desember 2022 dengan penguatan 169 poin di level Rp 15.563 per dolar AS.


Utang RI Mendekati Rp 7.500 Triliun, Sri Mulyani: Masih Aman, Asalkan...

2 hari lalu

Utang RI Mendekati Rp 7.500 Triliun, Sri Mulyani: Masih Aman, Asalkan...

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menilai utang Indonesia masih tergolong aman.


Samuel Sekuritas: IHSG Turun Cukup Dalam, Saham BCA Melemah usai Aksi Profit Taking

2 hari lalu

Samuel Sekuritas: IHSG Turun Cukup Dalam, Saham BCA Melemah usai Aksi Profit Taking

Indeks Harga Saham Gabungan atau IHSG ditutup di level 7.020,8, atau turun 0,85 persen dibandingkan angka penutupan kemarin, (7.081,3).


Gubernur BI: Koordinasi Erat Jadi Kekuatan RI Hadapi Ekonomi Dunia yang Bergejolak

4 hari lalu

Gubernur BI: Koordinasi Erat Jadi Kekuatan RI Hadapi Ekonomi Dunia yang Bergejolak

Gubernur Bank Indonesia (BI), Perry Warjiyo, menyatakan Indonesia memiliki kekuatan tersendiri untuk menghadapi perekonomian global yang bergejolak.


Gunakan BCA Life Hospital 100% Refundable, Tak Khawatir Lagi dengan Biaya Kamar Rumah Sakit

8 hari lalu

Gunakan BCA Life Hospital 100% Refundable, Tak Khawatir Lagi dengan Biaya Kamar Rumah Sakit

BCA Life Hospital 100% Refundable adalah program perlindungan kesehatan khusus untuk nasabah BCA


Nilai Rupiah Akhir Pekan Ditutup Melemah 7 Poin, Tersengat Sentimen Kasus Covid di Cina

8 hari lalu

Nilai Rupiah Akhir Pekan Ditutup Melemah 7 Poin, Tersengat Sentimen Kasus Covid di Cina

Direktur PT Laba Forexindo Berjangka, Ibrahim Assuaibi mengatakan dalam perdagangan akhir pekan ini, mata uang rupiah ditutup melemah 7 poin.


IHSG Bakal Lanjutkan Reli, Berikut Prediksi Pergerakan Saham BCA hingga Bank Jago

9 hari lalu

IHSG Bakal Lanjutkan Reli, Berikut Prediksi Pergerakan Saham BCA hingga Bank Jago

IHSG hari ini akan melanjutkan reli meski diwarnai tekanan. Sejumlah saham menguat, namun ada pula yang melemah.


Era Digital, Perbankan Hadapi Peluang Metaverse hingga Integrasi Data

9 hari lalu

Era Digital, Perbankan Hadapi Peluang Metaverse hingga Integrasi Data

Bank Mandiri, misalnya, mencoba mengeksplorasi potensi layanan perbankan di metaverse untuk mendorong pertumbuhan ekonomi digital.


Mandiri, BNI, dan BRI Prediksi Perbankan Bakal Menjadi Bagian dari Metaverse

9 hari lalu

Mandiri, BNI, dan BRI Prediksi Perbankan Bakal Menjadi Bagian dari Metaverse

Konsep teknologi metaverse atau dunia virtual reality sudah hadir di beberapa industri, di antaranya game dan perfilman.