Lupa Kata Sandi? Klik di Sini

atau Masuk melalui

Belum Memiliki Akun Daftar di Sini


atau Daftar melalui

Sudah Memiliki Akun Masuk di Sini

Konfirmasi Email

Kami telah mengirimkan link aktivasi melalui email ke rudihamdani@gmail.com.

Klik link aktivasi dan dapatkan akses membaca 2 artikel gratis non Laput di koran dan Majalah Tempo

Jika Anda tidak menerima email,
Kirimkan Lagi Sekarang

Menkominfo Minta Password Sering Diganti Agar Data Tak Bocor, Pakar: Tak Ada Gunanya

image-gnews
Menteri Komunikasi dan Informatika Johnny G. Plate dan Menteri Komunikasi dan Multimedia Malaysia Tan Sri Annuar Musa melakukam pertemuan bilateral di Gedung Kementerian Komunikasi dan Informatika, Jakarta Pusat, pada Jumat, 19 Agustus 2022. TEMPO/Moh Khory Alfarizi
Menteri Komunikasi dan Informatika Johnny G. Plate dan Menteri Komunikasi dan Multimedia Malaysia Tan Sri Annuar Musa melakukam pertemuan bilateral di Gedung Kementerian Komunikasi dan Informatika, Jakarta Pusat, pada Jumat, 19 Agustus 2022. TEMPO/Moh Khory Alfarizi
Iklan

TEMPO.CO, Jakarta - Pakar keamanan siber dan forensik digital dari Vaksincom, Alfons Tanujaya menanggapi pernyataan Menteri Komunikasi dan Informatika atau Menkominfo Johnny G. Plate yang mengimbau agar masyarakat sering mengganti password di platform-platform digital masing-masing. Menurut Alfons, saran tersebut tak ada gunanya.

Alfons menjelaskan mengubah password tidak mengamankan pemilik akun jika perangkatnya terinfeksi Trojan atau keyblogger. “Mau berapa kali ganti password atau seberapa rumit password-nya tidak akan ada gunanya karena akan dikopi oleh key logger,” ujar dia saat dihubungi pada Minggu sore, 4 September 2022.

Dia justru lebih menyarankan agar masyarakat mengaktifkan Two Factor Authentication (TFA) atau otentikasi dua faktor, serta lainnya ada One Time Password (OTP). TFA dan OTP, kata dia, akan mengamankan akun dari pembajakan.

“Karena sekalipun password berhasil dicuri, akun tetap akan aman karena membutuhkan OTP jika ingin mengakses akun dari perangkat baru,” tutur Alfons.

Sebelumnya, Menteri Komunikasi dan Informatika Johnny G. Plate merespons soal kebocoran data pribadi yang kembali terjadi di dunia digital. Ia mengimbau agar masyarakat sering mengganti password di platform-platform digital masing-masing

"One time password itu harus selalu kita ganti sehingga kita bisa menjaga agar data kita tidak diterobos," ujar dia saat ditemui di The Westin Resort, Nusa Dua, Bali pada Sabtu, 3 September 2022. 

Menurut dia, kebocoran data kerap berasal dari kelalaian masyarakat. Ia pun menyatakan persoalan besar dari kebocoran data terjadi jika masyarakat tidak menjaga data masing-masing. 

Johnny menjelaskan data pribadi memiliki nilai ekonomi yang tinggi sekaligus berhubungan dengan geostrategis dan kedaulatan suatu bangsa. Sehingga, ia menyarankan agar tata kelola data pribadi harus dilakukan dengan benar.

Iklan



Rekomendasi Artikel

Konten sponsor pada widget ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Tempo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

 

Video Pilihan


Universitas Indonesia Bantah Data CIL Mereka Bocor

4 jam lalu

Gedung Rektorat Universitas Indonesia (UI). (ANTARA/Feru Lantara)
Universitas Indonesia Bantah Data CIL Mereka Bocor

Data milik Universitas Indonesia tersebar di forum jual beli di dunia maya.


Begini Cara Menghapus Akun Instagram yang Lupa Password

1 hari lalu

Ilustrasi Instagram (Pixabay)
Begini Cara Menghapus Akun Instagram yang Lupa Password

Berikut beberapa cara menghapus akun Instagram, termasuk saat lupa password.


BCA Pastikan Data Nasabah Aman, Sistem Keamanan Berlapis

5 hari lalu

Executive Vice President Corporate Communication & Social Responsibility BCA, Hera F. Haryn, saat ditemui di Menara BCA, Jakarta Pusat pada Senin, 15 Juli 2024. Tempo/Annisa Febiola.
BCA Pastikan Data Nasabah Aman, Sistem Keamanan Berlapis

BCA memastikan keamanan data para nasabah, dengan menyiapkan sistem keamanan berlapis yang diuji secara gradual.


Tanda-tanda Password WiFi Diretas dan Tindakan yang Harus Dilakukan

6 hari lalu

Cara meningkatkan kecepatan WiFi. Foto: Canva
Tanda-tanda Password WiFi Diretas dan Tindakan yang Harus Dilakukan

David Tidmarsh, seorang programmer dan penulis sekaligus pengembang perangkat lunak di MIT, menyebut ada enam tanda WiFi mengalami peretasan.


Top 3 Tekno: Mengenal Hash Password, Gempa Batang, dan Viral #PrayforGorontalo

6 hari lalu

Ilustrasi Password. Kredit: the Register
Top 3 Tekno: Mengenal Hash Password, Gempa Batang, dan Viral #PrayforGorontalo

Topik tentang hash password, yaitu mengamankan password dengan mengubahnya jadi serangkaian karakter unik menjadi berita terpopuler Top 3 Tekno.


Inilah 5 Aplikasi untuk Mengecek Kekuatan Password

7 hari lalu

Ilustrasi Password. Kredit: the Register
Inilah 5 Aplikasi untuk Mengecek Kekuatan Password

Berikut beberapa aplikasi yang dapat digunakan untuk mengecek kekuatan password.


Mengenal Hash Password, Metode Mengamankan Password dengan Karakter Unik

7 hari lalu

Ilustrasi Password. Kredit: the Register
Mengenal Hash Password, Metode Mengamankan Password dengan Karakter Unik

Hash password adalah metode mengamankan password dengan mengubahnya menjadi serangkaian karakter unik yang tidak dapat dibalikkan.


9,9 Miliar Kata Sandi Bocor ke Internet, Begini Tips Amankan Akun ala Kaspersky

8 hari lalu

Ilustrasi data pribadi (antara/shutterstock)
9,9 Miliar Kata Sandi Bocor ke Internet, Begini Tips Amankan Akun ala Kaspersky

Ahli keamanan siber di Kaspersky mengingatkan bahwa kebocoran hampir 10 miliar kata sandi harus ditanggapi dengan serius.


Biaya Bikin Paspor dan Besarnya Denda jika Rusak atau Hilang

8 hari lalu

Ilustrasi Paspor. TEMPO/Fardi Bestari
Biaya Bikin Paspor dan Besarnya Denda jika Rusak atau Hilang

Terdapat dua jenis paspor, paspor biasa (fisik) dan paspor elektronik (e-paspor), biaya pembuatannya beda.


PDNS Diretas, Akamsi Desak Budi Arie Mundur Sebagai Menkominfo

9 hari lalu

Massa Aliansi Keamanan Siber untuk Rakyat (Akamsi) melakukan demonstrasi di depan Kantor Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo), Jakarta Pusat, Rabu, 10 Juli 2024. Dalam aksinya mereka menuntut Menkominfo Budi Arie untuk mundur dari jabatannya menyusul jebolnya Pusat Data Nasional Sementara (PDNS), mengakhiri pembatasan dan pemblokiran informasi, serta represi digital lainnya terkait pelanggaran hak asasi manusia di Papua, dan membahas kembali RUU KKS (Keamanan dan Ketahanan Siber) dengan menjamin pelibatan secara bermakna masyarakat sipil. TEMPO/Martin Yogi Pardamean
PDNS Diretas, Akamsi Desak Budi Arie Mundur Sebagai Menkominfo

Tuntutan agar Budi Arie mundur sebagai Menkominfo disampaikan dalam aksi yang dinamakan Geruduk Kominfo.