Cerita Perempuan Para Pelaku Usaha Mikro di Kalbar Optimalkan Pinjaman dari BTPN Syariah

Evi Tri Wahyuni memperlihatkan hasil produksinya, kue Putu Kacang yang pemasarannya telah sampai ke Malaysia. Hal tersebut disampikan saat BTPN Syariah melakukan pendampingan di salah satu rumah warga di Kecamatan Sungai Raya, Kabupaten Kubu Raya, Kamis, 25 Agustus 2022 (Aseanty Pahlevi | Tempo).

Sementara itu, Wahyu Mega, Business Manager dengan sekitar seribu lebih nasabah yang didampinginya punya cerita tersendiri. Saat memulai menjadi community officer pada delapan tahun lalu, dia tidak mengira akan bertahan dalam dunia perbankan.

“Tantangan membangun sentra macam-macam. Banyak memang yang harus belajar disiplin untuk mengatur keuangan. Terlebih saingan dengan pinjaman online yang mudah dan cepat,” kata Mega. Namun Mega punya solusi untuk mengambil hati ibu-ibu pengusaha kecil tersebut.

Dia membangun kedekatan emosi, memegang komitmen tepat waktu, santun dan ramah, serta memberikan masukan solutif dan masuk akal pada setiap masalah yang ditanyakan nasabah.
Promosi dan rekomendasi mulut ke mulut jadi salah satu kekuatan kelompok perempuan. Mega bahkan menikmati setiap berdiskusi dengan para community officer-nya mengenai ‘Materi Daya’ yang akan disampaikan.

“Program ini memang menyasar perempuan prasejahtera, tidak hanya dengan membantu pembiayaan tetapi juga penguatan karakter individu dan kelompok, serta disiplin dalam pengelolaan keuangan,” ujar Wahyu.

Bisa menghantarkan para nasabah mewujudkan mimpi-mimpinya, kata Meda, adalah 'makanan jiwa'. Sebagai perempuan, ia menyebutkan kemampuan mendukung perempuan lain bertumbuh dan besar adalah kebanggaan yang tidak ternilai.

Jangkau Ribuan Perempuan

Andi Agus Setiawan, kepala Pembiayaan BTPN Syariah area Kalbar dan Kaltim, menambahkan, hingga Juni 2022, pembiayaaan yang sudah tersalurkan sekitar Rp 71 miliar di Kalimantan Barat. Pembiayaan ini diberikan kepada 23 ribu perempuan keluarga prasejahtera produktif.

"Pembiayaan ini memang untuk modal usaha khusus kepada ibu-ibu prasejahtera yang ada di pedesaan atau pinggiran kota di berbagai daerah di Indonesia untuk memulai usaha atau meningkatkan usaha mikronya," tutur Andi.

Walau nilai bantuan pembiayaannya kecil, Andi menekankan, ada nilai lain yang juga dikembangkan dalam program dengan nama Tepat Pembiayaan Syariah – Kelompok.

Akadnya berdasarkan perjanjian jual beli atau akad wakalah wal murabahah. Tepat Pembiayaan Syariah (Sebelumnya disebut PMD) memiliki fokus pada pembangunan karakter dan kebiasaan-kebiasaan baik nasabah, yaitu Berani Berusaha, Disiplin, Kerja Keras, dan Saling bantu (BDKS).

“Sebelum jadi nasabah, ibu-ibu ini kita beri pembekalan dalam 14 hari, termasuk tes pengetahuan di akhir sesi,” ujarnya. Selama dua minggu, ibu-ibu calon nasabah yang tergabung dalam sentra usaha diberikan pelatihan minat dan menggali tujuan mereka.

Setelah itu, baru diberikan pembekalan pengelolaan dasar keuanggotaan, yang diakhiri dengan survei dan wawasan. Tetapi metode penyampaian materi diberikan dengan mudah, bahasa sehari-hari, hangat dan akrab.

Selanjutnya: Tak sedikit nasabah nonmuslim gabung dalam sistem yang ditawarkan BTPN Syariah.






India Janji Bantu Sri Lanka Atasi Krisis Ekonomi

8 hari lalu

India Janji Bantu Sri Lanka Atasi Krisis Ekonomi

IMF membocorkan kalau India sudah berjanji akan membantu Sri Lanka yang sedang mencari uang pinjaman.


Ibu Kota Negara Pindah, Ekspansi Bisnis Bank DKI: Buka Lima Kantor Cabang Luar Jabodetabek

12 hari lalu

Ibu Kota Negara Pindah, Ekspansi Bisnis Bank DKI: Buka Lima Kantor Cabang Luar Jabodetabek

Bank DKI buka cabang di beberapa daerah selain Jabodetabek.


UMKM Dominasi Struktur Ekonomi RI, Airlangga: 2024, Kontribusinya untuk Ekspor Nonmigas 17 Persen

12 hari lalu

UMKM Dominasi Struktur Ekonomi RI, Airlangga: 2024, Kontribusinya untuk Ekspor Nonmigas 17 Persen

Menko Perekonomian Airlangga Hartarto menyebut sektor Usaha Mikro Kecil dan Menengah atau UMKM masih mendominasi dalam struktur ekonomi Indonesia.


Bank Indonesia Catat Kredit Baru Perbankan Desember 2022 Meningkat

14 hari lalu

Bank Indonesia Catat Kredit Baru Perbankan Desember 2022 Meningkat

Bank Indonesia atau BI mencatat peningkatan penyaluran kredit baru oleh perbankan pada Desember 2022


Sebelum Membeli Asuransi, Kenali Cara Kerja dan 4 Istilah Ini

22 hari lalu

Sebelum Membeli Asuransi, Kenali Cara Kerja dan 4 Istilah Ini

Tawaran asuransi kerap kita terima nyaris setiap hari, tapi sebelum memutuskan membeli asuransi, perlu memperhatikan beberapa poin berikut ini.


Dicabut OJK, Status Bank Umum PT Prima Master Bank Beralih Menjadi BPR

23 hari lalu

Dicabut OJK, Status Bank Umum PT Prima Master Bank Beralih Menjadi BPR

Otoritas Jasa Keuangan mencabut status bank umum PT Prima Master Bank dan menggantinya menjadi bank perkreditan rakyat (BPR )


BI Catat Cadangan Devisa Desember 2022 Naik Menjadi USD 137,2 Miliar

26 hari lalu

BI Catat Cadangan Devisa Desember 2022 Naik Menjadi USD 137,2 Miliar

Bank Indonesia (BI) melaporkan posisi cadangan devisa Indonesia pada akhir Desember 2022 mencapai 137,2 miliar dolar AS.


Airlangga Catat Penyaluran KUR hingga 15 Desember 2022 Rp 335 Triliun

44 hari lalu

Airlangga Catat Penyaluran KUR hingga 15 Desember 2022 Rp 335 Triliun

Airlangga Hartarto menyebutkan bahwa pemerintah telah menyalurkan program Kredit Usaha Rakyat (KUR) sebesar Rp335,29 triliun hingga awal Desember 2022


Jokowi Minta Kredit Berjenjang: Jangan Sampai Usaha Gorengan Dipinjami Rp 100 Juta

44 hari lalu

Jokowi Minta Kredit Berjenjang: Jangan Sampai Usaha Gorengan Dipinjami Rp 100 Juta

Jokowi meminta pemberian kredit untuk pengusaha kecil dilakukan berjenjang agar dana yang diberikan bisa benar-benar digunakan untuk bisnis mereka.


Bank Dunia Cemaskan Kenaikan Utang Negara Kaya dan Gagal Bayar Negara Miskin

59 hari lalu

Bank Dunia Cemaskan Kenaikan Utang Negara Kaya dan Gagal Bayar Negara Miskin

Bank Dunia mengungkapkan kekhawatirannya terhadap ketidakmampuan global dalam mengelola utang gagal bayar.