Sri Mulyani Sebut Subsidi Energi Rp 502 T Bisa untuk Bangun Ribuan Rumah Sakit dan Sekolah

Menteri Keuangan Sri Mulyani (tengah) didampingi Menteri PUPR Basuki Hadimuljono (kanan) menyampaikan keterangan kepada wartawan terkait nota keuangan dan Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) 2023 di Jakarta, Selasa, 16 Agustus 2022. ANTARA/Aditya Pradana Putra
Menteri Keuangan Sri Mulyani (tengah) didampingi Menteri PUPR Basuki Hadimuljono (kanan) menyampaikan keterangan kepada wartawan terkait nota keuangan dan Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) 2023 di Jakarta, Selasa, 16 Agustus 2022. ANTARA/Aditya Pradana Putra

TEMPO.CO, Jakarta - Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengakui penyaluran subsidi bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi selama ini tidak tepat sasaran, sampai-sampai pemerintah harus menambah anggaran subsidi dan kompensasi energi sampai Rp 502,4 triliun tahun ini. 

Dia mengatakan anggaran subsidi dan kompensasi energi setara dengan ribuan rumah sakit kelas menengah, sekolah, jalan tol, hingga puskesmas yang bisa dibangun di pelosok-pelosok negeri.  

"Ini artinya dengan ratusan triliun yang kita berikan, yang menikmati justru kelompok paling mampu karena mereka yang konsumsi BBM itu," kata Sri Mulyani saat konferensi pers di kantornya, Jumat, 26 Agustus 2022.

Sri Mulyani mengatakan dengan anggaran subsidi dan kompensasi energi yang sudah membengkak sebesar Rp 502,4 triliun itu, pemerintah sebetulnya bisa membangun 3.333 rumah sakit kelas menengah di berbagai pelosok negeri. Biaya pembangunannya adalah Rp 150 miliar per rumah sakit.

"Kalau menteri kesehatan sekarang minta anggaran supaya kita bangun rumah sakit ke seluruh pelosok, rumah sakir kelas menengah ya, kita bisa bangun 3.333," ujar Sri Mulyani. 

Selain itu, pemerintah kata dia juga bisa membangun sebanyak 227.886 sekolah dasar dengan biaya Rp 2,19 miliar per sekolah dasar. Kemudian, ruas tol baru sampai 3.501 kilometer dengan anggaran Rp 142,8 miliar per kilometer, dan 41.666 puskesmas senilai Rp 12 miliar per unit.

"Untuk itu akan diperlukan langkah-langkah, satu tetap menjaga APBN kita sebagai shock absorber artinya subsidi itu enggak akan dicabut tapi penyesuain mungkin perlu dipertimbangkan," kata Sri Mulyani.

Sri Mulyani menjelaskan, fungsi anggaran subsidi dan kompensasi energi Rp 502,4 triliun ini untuk pembangunan perlu diketahui masyarakat karena selama ini subsidi energi dan kompensasi itu digunakan oleh orang-orang yang bukan seharusnya menikmati.

Dia menjelaskan, untuk BBM jenis solar saja 89 persen dinikmati dunia usaha, 11 persennya dinikmati kalangan rumah tangga. Tapi, dari yang dinikmati rumah tangga itu ternyata 95 persennya dinikmati rumah tangga mampu dan hanya 5 persen yanh dinikmati rumah tangga miskin seperti petani dan nelayan.

Sementara itu, untuk BBM bersubsidi jenis pertalite, Sri Mulyani mengatakan, 86 persennya digunakan kalangan rumah tangga, dan 14 persennya dinikmati kalangan dunia usaha. Tapi dari porsi rumah tangga itu kata dia 80 persennya dinikmati oleh rumah tangga mampu dan hanya 20 persen dinikmati oleh rumah tangga miskin. 

"Subsidi yang ratusan triliun ini jelas sasarannya yang menikmati adalah kelompok yang relatif mampu dan ini berarti kita akan menciptkaan kesenjangan yang makin lebar dengan subsidi ini," ujar Sri Mulyani.

Ikuti berita terkini dari Tempo di Google News, klik di sini








Rentetan Kebakaran Pertamina 2023: Depo Plumpang, Kapal Pengangkut BBM, hingga Kilang Minyak Dumai

2 jam lalu

Depo Pertamina Plumpang. FOTO/Dok/Polri
Rentetan Kebakaran Pertamina 2023: Depo Plumpang, Kapal Pengangkut BBM, hingga Kilang Minyak Dumai

Beberapa rentetan kejadian kebakaran yang berkaitan dengan fasilitas Pertamina terjadi sepanjang 2023 terjadi, yang terbaru adalah kilang minyak Pertamina RU Dumai. Bagaimana detail kejadiannya?


Kilang Dumai Terbakar, Pertamina Patra Niaga Pastikan Distribusi BBM dan LPG Tetap Berjalan

3 jam lalu

Pekerja mendistribusikan tabung gas elpiji 3 kg yang telah diisi ulang di Depot LPG Tanjung Priok, Jakarta, 9 Maret 2015. Tempo/Tony Hartawan
Kilang Dumai Terbakar, Pertamina Patra Niaga Pastikan Distribusi BBM dan LPG Tetap Berjalan

Pertamina Patra Niaga Regional Sumatera Bagian Utara memastikan pasokan BBM dan LPG di wilayah tetap aman pasca kilang minyak Dumai meledak.


Profil Kilang Pertamina Dumai yang Meledak: Beroperasi 1971, Produksi BBM dan Non-BBM

3 jam lalu

Kilang Pertamina di Dumai, Riau. dok. Pertamina
Profil Kilang Pertamina Dumai yang Meledak: Beroperasi 1971, Produksi BBM dan Non-BBM

Bagaimana profil Kilang Pertamina Refinery Unit Dumai yang meledak tadi malam?


Pertamina Tak Putus Dirundung Musibah, 3 Insiden Kebakaran dalam Sebulan

5 jam lalu

Seorang anak mencari sisa-sisa barang-barang setelah kebakaran Depo Pertamina Plumpang,  Jakarta Utara, Sabtu 4 Maret 2023. Kebakaran Depo Pertamina Plumpang merenggut 17 nyawa warga dan melukai puluhan lainnya. TEMPO/MUHAMMAD FAHRUR ROZI.
Pertamina Tak Putus Dirundung Musibah, 3 Insiden Kebakaran dalam Sebulan

Pertamina mengalami 3 insiden kebakaran berturut-turut dalam sebulan ini. Apa saja?


Alasan Boyamin Saiman Laporkan Mahfud MD, Sri Mulyani, dan Kepala PPATK, Ini Profil Koordinator MAKI

6 jam lalu

Koordinator Masyarakat Anti-Korupsi Indonesia (MAKI) Boyamin Saiman (kedua dari kiri) menyerahkan surat jalan Joko Tjandra yang diduga dikeluarkan salah satu instansi penegak hukum kepada Komisi III Dewan Perwakilan Rakyat, Selasa, 14 Juli 2020. TEMPO/Budiarti Utami Putri.
Alasan Boyamin Saiman Laporkan Mahfud MD, Sri Mulyani, dan Kepala PPATK, Ini Profil Koordinator MAKI

Koordinator MAKI Boyamin Saiman melaporkan Kepala PPATK Ivan Yustiavandana, Menkeu Sri Mulyani, dan Menkopolhukam Mahfud MD. Apa tujuannya?


Terpopuler Bisnis: Ucapan Terima Kasih Sri Mulyani, Investasi KEK Lido Rp 32 Triliun

9 jam lalu

Menteri Keuangan Sri Mulyani saat menghadiri rapat kerja dengan Komisi XI DPR RI di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin, 27 Maret 2023. Sri menjelaskan jika ada transaksi janggal yang menyangkut unsur dari Kemenkeu, pihaknya sudah melakukan langkah-langkah korektif terhadap 193 dari pegawainya.  TEMPO/M Taufan Rengganis
Terpopuler Bisnis: Ucapan Terima Kasih Sri Mulyani, Investasi KEK Lido Rp 32 Triliun

Menteri Keuangan Sri Mulyani mengucapkan terima kasih kepada seluruh wajib pajak yang telah melaporkan SPT Tahunan.


Sri Mulyani Ucapkan Terima Kasih kepada Wajib Pajak, Total SPT Tahunan Capai 12,01 Juta

20 jam lalu

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati usai mengisi surat pemberitahuan(SPT) wajib pajak orang pribadi bersama jajaran Direktur Jenderal Kementerian Keuangan di Gedung Marie Muhammad, Jakarta, Selasa, 10 Maret 2020. Tempo/Hendartyo Hanggi
Sri Mulyani Ucapkan Terima Kasih kepada Wajib Pajak, Total SPT Tahunan Capai 12,01 Juta

Sri Mulyani membeberkan penerimaan terdiri dari 11,68 juta SPT Tahunan Wajib Pajak Orang Pribadi dan 333 ribu SPT Wajib Pajak Badan


Ini Ruang Lingkup Kerja Arteria Dahlan dkk di Komisi III DPR, Berikut Daftar Lengkap Anggotanya Termasuk Ary Egahni

1 hari lalu

Suasana rapat kerja antara Komisi III DPR dan PPATK di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa, 21 Maret 2023. Rapat tersebut membahas transaksi mencurigakan di Kementerian Keuangan senilai Rp 349 triliun. TEMPO/M Taufan Rengganis
Ini Ruang Lingkup Kerja Arteria Dahlan dkk di Komisi III DPR, Berikut Daftar Lengkap Anggotanya Termasuk Ary Egahni

Komisi III DPR mencecar Mahfud MD ihwal transaksi keuangan mencurigakan ke pegawai Kemenkeu. Ini rung lingkup kerja Komisi III.


Mahfud MD Usul RUU Perampasan Aset Segera Dibahas, Stafsus Sri Mulyani: Kami Siap Bantu Kajian

1 hari lalu

Yustinus Prastowo, Staf Khusus Menteri Keuangan Bidang Komunikasi Strategis dalam diskusi Ngobrol @Tempo bertajuk
Mahfud MD Usul RUU Perampasan Aset Segera Dibahas, Stafsus Sri Mulyani: Kami Siap Bantu Kajian

Stafsus Sri Mulyani merespons usulan Menteri Mahfud MD ke Komisi III DPR RI untuk membahas RUU Perampasan Aset dan mengesahkannya menjadi UU.


Stafsus Sri Mulyani Ungkap 3 Tingkat Hukuman Berat kepada Pegawai Kemenkeu yang Bermasalah

1 hari lalu

Yustinus Prastowo. antaranews.com
Stafsus Sri Mulyani Ungkap 3 Tingkat Hukuman Berat kepada Pegawai Kemenkeu yang Bermasalah

Stafsus Sri Mulyani, Yustinus Prastowo, membeberkan tingkat hukuman berat yang dijatuhkan kepada pegawai Kemenkeu yang bermasalah.