Gandeng BPOM dan BSN, Teten Ingin Percepat Pembangunan Pabrik Minyak Makan Merah

Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki dalam acara Tempo BNI Bilateral Forum 2022 pada Kamis, 12 Mei 2022 di Ballroom Hotel The Langham, Jakarta. (Foto: Norman Senjaya)

TEMPO.CO, Jakarta - Kementerian Koperasi dan UKM menggandeng Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) dan Badan Standarisasi Nasional (BSN) bersinergi untuk mempercepat pembangunan pabrik minyak makan merah.

Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki mengatakan, sesuai arahan Presiden Joko Widodo atau Jokowi bahwa pembangunan pabrik minyak makan merah harus dipercepat. Presiden Jokowi berharap produk minyak makan merah pada awal tahun 2023 sudah hadir di pasaran.

"Pembangunan minyak makan merah oleh koperasi petani sawit saya minta dipercepat supaya Oktober 2022 sudah terbangun pabrik dan Januari 2023 sudah bisa produksi. Ini arahan Presiden," ucapnya di kantor Kemenkop UKM, Jakarta Selatan pada Jumat, 26 Agustus 2022. 

Teten bersama BPOM dan Pusat Penelitian Kelapa Sawit (PPKS), melakukan perencanaan DED atau Detail Engineering Desain agar produk minyak makan merah sesuai dengan standar dari BPOM.

"Untuk BSN sendiri akan menggunakan fast track dalam membuat SNI (Standar Nasional Indonesia) dari minyak makan merah ini," kata Teten.

Dari perhitungan Kemenkop UKM, tuturnya, setiap 10 ton minyak makan merah yang diproduksi per hari maka. Angka tersebut juga dapat memenuhi kebutuhan konsumsi dua kecamatan di sekitar pabrik minyak makan merah.

Adapun rencana pilot projectnya akan dilakukan di Sumatra Utara. Teten mengatakan produk minyak makan merah baru akan diedarkan ke sekitar pabrik dengan harga Rp 9 ribu per liter.

Teten mengklaim saat ini sudah ada banyak permintaan dari restoran akan minyak makan merah. Karena, kata dia, minyak makan merah sangat bergizi, bahkan bisa dikembangkan turunannya untuk program stunting. 

"Jadi ini saya kira sudah kita kerjakan dengan cepat juga. Mudah-mudahan tidak ada hambatan," ucapnya.

Deputi Bidang Pengawasan Pangan Olahan BPOM Rita Endang pun mengaku siap mendukung pengembangan pabrik minyak makan merah agar sesuai dengan standar.

"Setelah peletakan batu kita kawal mutu industri bangunan agar sesuai standar. Kami akan terbitkan izin edar untuk minyak makan merah. Kami akan mengawal keamanannya," kata Rita.

Sementara itu, Kepala BSN Kukuh S. Achmad mengatakan bahwa tugas BSN dalam pengembangan minyak makan merah ini adalah menyusun standar nasional agar masyarakat memiliki kepastian produk yang aman dikonsumsi, bermutu, dan bergizi. 

"Kita sudah susun draf rancangan SNI tinggal satu step lagi karena harus gerak cepat. Kebetulan di BSN punya prosedur fast track untuk menyusun SNI," ucap Kukuh. 

RIANI SANUSI PUTRI

Ikuti berita terkini dari Tempo di Google News, klik di sini






3 Obat Sirup Praxion Sempat Dinyatakan Aman Dikonsumsi Oleh BPOM

32 menit lalu

3 Obat Sirup Praxion Sempat Dinyatakan Aman Dikonsumsi Oleh BPOM

BPOM semat menyatakan 3 obat sirup Praxion aman untuk dikonsumsi pada Desember lalu.


2 Kasus Baru Gagal Ginjal Akut di Jakarta, Emak-emak Depok Resah dan Anggap BPOM Kecolongan

1 jam lalu

2 Kasus Baru Gagal Ginjal Akut di Jakarta, Emak-emak Depok Resah dan Anggap BPOM Kecolongan

Kasus gagal ginjal akut kembali muncul di Jakarta. Hal tersebut membuat emak-emak di Depok khawatir. Bahkan semprot kinerja Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM).


Ini 3 Produk Obat Sirup yang Ditarik BPOM Karena Diduga Sebabkan Kasus Baru Gagal Ginjal Akut

3 jam lalu

Ini 3 Produk Obat Sirup yang Ditarik BPOM Karena Diduga Sebabkan Kasus Baru Gagal Ginjal Akut

BPOM menyatakan telah menghentikan sementara produksi dan distribusi obat sirup yang diduga menyebabkan kasus baru gagal ginjal akut pada anak.


Kasus Gagal Ginjal Akut Muncul Lagi, Begini Perjalanan Kasusnya

6 jam lalu

Kasus Gagal Ginjal Akut Muncul Lagi, Begini Perjalanan Kasusnya

Sempat mereda, kasus gagal ginjal akut ditemukan lagi. Terdapat dua kasus yang dilaporkan ke Kemenkes.


Dokter Jelaskan Beda Pakai Vaksin DBD Dengvaxia dan Qdenga

13 jam lalu

Dokter Jelaskan Beda Pakai Vaksin DBD Dengvaxia dan Qdenga

Ada dua vaksin DBD yang sudah disetujui BPOM beredar di Indonesia. Syarat dan ketentuan berbeda berlaku untuk pemakaian setiap vaksin itu.


2 Kasus Baru Gagal Ginjal Akut di Jakarta, Dinkes Imbau Setop Beri Obat Sirop untuk Sementara

19 jam lalu

2 Kasus Baru Gagal Ginjal Akut di Jakarta, Dinkes Imbau Setop Beri Obat Sirop untuk Sementara

Kementerian Kesehatan RI mengungkap temuan dua kasus baru Gagal Ginjal Akut Progresif Atipikal (GGAPA) di DKI Jakarta pada awal tahun 2023. Dua kasus tersebut dilaporkan oleh Dinas Kesehatan DKI Jakarta.


Kasus Gagal Ginjal Akut Kembali Muncul, Komisi IX DPR Tagih Tanggung Jawab BPOM

20 jam lalu

Kasus Gagal Ginjal Akut Kembali Muncul, Komisi IX DPR Tagih Tanggung Jawab BPOM

DPR meminta BPOM bertanggung jawab atas kembali munculnya kasus gagal ginjal akut pada anak.


2 Kasus Baru Gagal Ginjal Akut di Jakarta, Satu Pasien Meninggal Usai Konsumsi Praxion

22 jam lalu

2 Kasus Baru Gagal Ginjal Akut di Jakarta, Satu Pasien Meninggal Usai Konsumsi Praxion

Satu kasus yang terkonfirmasi gagal ginjal akut atau Gangguan Ginjal Akut Progresif Atipikal (GGAPA) di Jakarta dialami anak berusia 1 tahun.


MinyaKita Langka di Pasaran, Simak Aturan Baru untuk Membelinya

22 jam lalu

MinyaKita Langka di Pasaran, Simak Aturan Baru untuk Membelinya

Agar masyarakat tak memborong Minyakita sehingga menimbulkan kelangkaan di pasar, Mendag mengeluarkan aturan terbaru untuk membeli minyak goreng itu.


Data Terbaru Gagal Ginjal Akut Pada Anak: 326 Kasus, 204 Korban Meninggal

1 hari lalu

Data Terbaru Gagal Ginjal Akut Pada Anak: 326 Kasus, 204 Korban Meninggal

Dua kasus baru gagal ginjal akut ditemukan di DKI Jakarta, Kemenkes merilis data terbaru kasus tersebut.