17 Juta Data Penguna PLN Diduga Bocor, Komisi I DPR: Penegakan Hukum Bisa Dilakukan

Petugas PLN melakukan pencatatan meteran listrik secara langsung di rumah warga di kawasan Cipulir, Jakarta, Selasa, 30 Juni 2020. PLN memastikan seluruh petugas akan melakukan pencatatan meter secara langsung ke rumah pelanggan pascabayar. TEMPO/Tony Hartawan

TEMPO.CO, Jakarta - Ketua Komisi I Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Meutya Hafid menanggapi adanya dugaan kebocoran data pengguna PT Perusahaan Listrik Negara (Persero) atau PLN. Kabar itu muncul di media sosial Twitter dan disebutkan ada 17 data pengguna bocor.

“Saya belum dapat informasi lengkapnya jadi saya juga belum tahu persisnya,” ujar di Pullman Hotel, Jakarta Pusat, Jumat, 19 Agustus 2022.

Politikus Partai Golkar itu meminta pemerintah memeriksa kebenaran dugaan pencurian data dan memanggil data protection officer-nya. Termasuk potensi kebocoran data karena kelalaian dari pihak PLN atau ada serangan khusus.

Menurut Meutya pemerintah bisa langsung melakukan penindakan hukum dengan aturan yang ada dari Kementerian Komunikasi dan Informatika, dan melakukan langkah-langkah antisipatif. Pemerintah disarankan melakukan evaluasi terhadap PLN tanpa menunggu Rancangan Undang-Undang atau RUU Perlindungan Data Pribadi (PDP) selesai.

“Intinya pemerintah sebetulnya dari sekarang sudah bisa bertindak enggak harus menunggu undang-undang. Kita menyiapkan nanti untuk memperkuat saja," kata dia. 

Sebelumnya, salah satu pengguna Twitter melaporkan adanya dugaan penjualan lebih dari 17 juta data pelanggan PLN. Berdasarkan tangkapan layar yang dibagikan, menunjukkan laman web breached.to dengan akun bernama "loliyta", yang mengklaim menjual data pengguna PLN.

Mengutip informasi tersebut, beberapa data pelanggan PLN yang diklaim dijual di antaranya ID lapangan, ID pelanggan, nama pelanggan, tipe energi, KWH, alamat rumah, nomor meteran, tipe meteran, hingga nama unit UPI.

Juru bicara Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Dedy Permadi menngatakan masih menelusuri lebih lanjut dugaan kebocoran data pengguna PT Perusahaan Listrik Negara (Persero) atau PLN.  

“Baru dicek. Setelah mendapatkan cerita itu, kami tadi langsung melakukan pengecekan. Jadi saat ini Kominfo sedang mendalami terkait dengan dugaan kebocoran data itu,” ujar dia di Gedung Kominfo, Jakarta Pusat pada Jumat, 19 Agustus 2022.

Dedy mengatakan jika sudah ada hasil atau temuan sementara dari dugaan kebocoran data tersebut akan segera diumumkan. “Kita akan usahakan yang terbaik semoga setelah ini kita bisa menginformasikan kepada teman-teman,” kata Dedy.

Selain itu, Kominfo juga  akan berkoordinasi dengan Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) termasuk dengan PLN. “Kita mengupayakan hari ini akan berkomunikasi dengan mereka,” tutur Dedy.

Ikuti berita terkini dari Tempo di Google News, klik di sini






Maju Mundur Kompor Listrik, 4 Fakta PLN Membatalkan Tapi Uji Coba Jalan Terus

3 hari lalu

Maju Mundur Kompor Listrik, 4 Fakta PLN Membatalkan Tapi Uji Coba Jalan Terus

Setelah menjadi perdebatan publik, PLN akhirnya membatalkan rencana pengalihan ke kompor listrik, Tapi, uji coba jalan terus.


Pengamat Minta Batalnya Program Kompor Listrik Tak Kendorkan Target Nol Emisi 2060

3 hari lalu

Pengamat Minta Batalnya Program Kompor Listrik Tak Kendorkan Target Nol Emisi 2060

Target pemerintah menggapai nol emisi karbon atau net zero emission (NZE) pada 2060 seharusnya tidak akan terganggu batalnya kompor listrik.


PLN Ungkap Investasi Proyek SPKLU di Jawa Tengah Diminati Swasta

3 hari lalu

PLN Ungkap Investasi Proyek SPKLU di Jawa Tengah Diminati Swasta

PLN membuka peluang kerja sama dengan investor yang ingin ikut berkontribusi dalam penyiapan infrastruktur SPKLU di Jateng.


BSSN Diminta Segera Bongkor Identitas Bjorka, Pengamat Ingatkan Anggaran Sudah Naik

3 hari lalu

BSSN Diminta Segera Bongkor Identitas Bjorka, Pengamat Ingatkan Anggaran Sudah Naik

BSSN diminta segera membongkar sosok hacker Bjorka.


Segera Hadir, OPPO A77s Sudah Tercatat di Kominfo dan TKDN

3 hari lalu

Segera Hadir, OPPO A77s Sudah Tercatat di Kominfo dan TKDN

OPPO A77s diperkirakan segera diperkenalkan dalam beberapa pekan mendatang.


Luhut 'Ajari' BSSN Hadapi Ancaman Serangan Siber Bjorka dkk

4 hari lalu

Luhut 'Ajari' BSSN Hadapi Ancaman Serangan Siber Bjorka dkk

Luhut juga memperingatkan jangan ada orang di BSSN yang berpolitik.


3 Fakta Konversi LPG 3 Kg ke Kompor Listrik Batal, PLN: Demi Kenyamanan Warga

4 hari lalu

3 Fakta Konversi LPG 3 Kg ke Kompor Listrik Batal, PLN: Demi Kenyamanan Warga

PLN mengatakan bahwa pembatalan migrasi kompor listrik ini buat menjaga kenyamanan masyarakat, terutama masa pemulihan ekonomi pasca pandemi Covid 19.


Padam Kompor Listrik Sebelum Sempat Menyala

4 hari lalu

Padam Kompor Listrik Sebelum Sempat Menyala

Program pengalihan kompor elpiji 3 kilogram milik masyarakat menjadi kompor listrik kandas di tengah jalan. Apa sebabnya?


Respons Notifikasi BSSN Cuma 10 Persen, Pengamat: Umumkan Nama Instansi

4 hari lalu

Respons Notifikasi BSSN Cuma 10 Persen, Pengamat: Umumkan Nama Instansi

Notifikasi kerentanan merupakan pemberitahuan yang dikirimkan oleh BSSN berdasarkan temuan kerentanan terkini.


Desa Tete Batu Kini Punya Sepeda Listrik untuk Wisatawan

4 hari lalu

Desa Tete Batu Kini Punya Sepeda Listrik untuk Wisatawan

Kehadiran sepeda listrik dinilai dapat menambah daya jual pariwisata di Desa Tete Batu.