Ada GoFood di Tokopedia, Samuel Sekuritas: GTV Milik GOTO Akan Meningkat

Fitur GoFood di aplikasi GoJek. Dok.: GoJek

TEMPO.CO, Jakarta - Analis PT Samuel Sekuritas Indonesia, Muhammad Farras Farhan, memperkirakan nilai transaksi bruto atau gross transaction value (GTV) PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk. (GOTO) bakal meningkat seiring masuknya layanam GoFood ke dalam aplikasi Tokopedia.

Menurut Farras, potensi pertumbuhan GTV GOTO akan mencapai Rp 710 triliun pada 2022. Angka proyeksi ini naik dari realisasi pada tahun sebelumnya yang tercatat sebesar Rp 461 triliun. Menurutnya ini karena penerapan strategi hyperlocal dan cross-pollination ini.

”Dengan ini maka aktivitasnya (transaksi) semakin meningkat,” kata dia, dikutip pada Senin, 15 Agustus 2022.

Kehadiran GoFood dalam aplikasi Tokopedia menurut Farras selaras dengan strategi cross-pollination atau sinergi antar-platform yang ditetapkan GOTO dalam rangka percepatan profitabilitas. Pada akhirnya akan berdampak lebih luas kepada seluruh ekosistem GOTO.

Associate Director of Research and Investment Pilarmas Investindo Sekuritas, Maximilianus Nico Demus, menambahkan, sinergi layanan ini juga akan memperbesar pertumbuhan pengguna kedua aplikasi ini.

Besarnya ruang pertumbuhan dimaksud tercermin dari laporan kinerja GOTO pada kuartal pertama 2022 yang mencatat irisan pengguna Gojek dengan Tokopedia baru mencapai 21 persen atau sekitar 11,6 juta pengguna. Sejak strategi sinergi ekosistem dijalankan, pengguna lintas platform GOTO terus bertumbuh sebesar 37 persen.

Sebelum inovasi GoFood dalam Tokopedia, strategi cross-selling antar platform ini juga sudah dijalankan antara lain dengan meluncurkan GoSend Car, layanan GoCar untuk mengantar paket Tokopedia. Ada juga GoKilat sebagai metode pengiriman belanja Tokopedia dan peluncuran GoPay sebagai metode pembayaran di Tokopedia.

”Ini langkah untuk membangun ekosistem yang besar. Apalagi Tokopedia ini nggak main-main karena hampir menjadi SuperApps juga," kata Maximilianus.

Sebelumnya, pada tahap awal peluncuran, layanan GoFood di Tokopedia dapat dinikmati oleh pelanggan Tokopedia di wilayah Jabodetabek. Selanjutnya, layanan ini akan dikembangkan lebih lanjut dan diperluas untuk menjangkau pelanggan di berbagai wilayah Indonesia.

Layanan GoFood di Tokopedia dapat diakses melalui widget yang ditampilkan di laman utama aplikasi Tokopedia (versi 2.188 dan selanjutnya untuk iOS, versi 3.182 dan selanjutnya untuk Android) yang dapat diperbaharui atau diunduh melalui Apple App Store untuk pengguna perangkat iOS dan Google Play Store untuk pengguna perangkat Android.

Baca Juga: Kolaborasi dengan BTS, Gojek Siapkan Merchandise Eksklusif dan Promo Spesial

Ikuti berita terkini dari Tempo di Google News, klik di sini.






Pengguna QRIS Terus Bertambah di Berbagai Pulau, Transaksi Naik Jadi Rp 9,66 Triliun

22 jam lalu

Pengguna QRIS Terus Bertambah di Berbagai Pulau, Transaksi Naik Jadi Rp 9,66 Triliun

Jumlah pengguna dan volume transaksi salah satu sistem pembayaran non tunai QRIS terus meningkat hingga saat ini.


Lesu, Nilai Transaksi Kripto Turun hingga 56,33 Persen

6 hari lalu

Lesu, Nilai Transaksi Kripto Turun hingga 56,33 Persen

Musim dingin aset kripto terjadi secara global, termasuk di Indonesia.


GoTo Financial Pamer Komitmen Penyediaan Layanan Inklusif di Singapura

10 hari lalu

GoTo Financial Pamer Komitmen Penyediaan Layanan Inklusif di Singapura

Goto Financial menyatakan komitmennya untuk menyediakan layanan keuangan yang inklusif saat mengisi forum di Singapura.


Nasib Mengenaskan Pengemudi Ojol: Kenaikan Tarif Tak Terasa, Kian Terhimpit Potongan Komisi

12 hari lalu

Nasib Mengenaskan Pengemudi Ojol: Kenaikan Tarif Tak Terasa, Kian Terhimpit Potongan Komisi

Para pengemudi ojol mengeluhkan kenaikan tarif sejak pekan lalu yang tak dirasakan. Sedangkan potongan komisi atau biaya aplikasi malah kian besar.


Potongan Komisi oleh Aplikator Ojol Masih Tinggi, Pengemudi: Bukti Pemerintah Tak Berdaya

12 hari lalu

Potongan Komisi oleh Aplikator Ojol Masih Tinggi, Pengemudi: Bukti Pemerintah Tak Berdaya

Keengganan perusahaan aplikator ojol untuk menurunkan biaya komisi dinilai menunjukan sikap yang arogan terhadap aturan pemerintah.


Aplikator Ojol Masih Langgar Aturan Biaya Komisi, SPAI: Potongan sampai 30 Persen

13 hari lalu

Aplikator Ojol Masih Langgar Aturan Biaya Komisi, SPAI: Potongan sampai 30 Persen

Lily Pujiati mengatakan hingga saat ini aplikator ojek online atau ojol masih memberlakukan potongan atau biaya komisi sebanyak 20 sampai 30 persen.


Aplikator Sebut Potongan Komisi Ojol Dikembalikan dalam Bentuk Program ke Pengemudi, Asosiasi: Gimmick

13 hari lalu

Aplikator Sebut Potongan Komisi Ojol Dikembalikan dalam Bentuk Program ke Pengemudi, Asosiasi: Gimmick

Klaim aplikator ojol soal biaya potongan komisi digunakan untuk memberikan program yang berdampak langsung pada pengemudi sontak menuai respons keras.


Beda Tanggapan Maxim, Gojek, dan Grab soal Tarif Ojol yang Dilanggar Aplikator

17 hari lalu

Beda Tanggapan Maxim, Gojek, dan Grab soal Tarif Ojol yang Dilanggar Aplikator

Beberapa aplikator merespons keluhan pengemudi ojek online soal potongan 15 persen yang dilanggar oleh perusahaan aplikasi seperti Maxim, Gojek, dan Grab Indonesia.


Polres Jaksel Kerahkan 250 Personel Jaga Mediasi Gojek dan Driver Taksi Online di Blok S Hari Ini

17 hari lalu

Polres Jaksel Kerahkan 250 Personel Jaga Mediasi Gojek dan Driver Taksi Online di Blok S Hari Ini

Pertemuan Gojek dan driver taksi online itu dapat mencapai kesepakatan soal tarif imbas kenaikan harga BBM.


Tarif Ojol Naik, Pengemudi Ojol Curhat: Pendapatan Turun 50 Persen, Aplikator Potong 20 Persen Lebih

18 hari lalu

Tarif Ojol Naik, Pengemudi Ojol Curhat: Pendapatan Turun 50 Persen, Aplikator Potong 20 Persen Lebih

Hingga kini ternyata masih banyak pengemudi ojol yang mengeluhkan aplikator yang memotong komisi lebih dari 15 persen.