Wamendag Ungkap Ada 383 Jenis Aset Kripto Terdaftar di Perba Nomor 11 Tahun 2022

Wakil Menteri Perdagangan Jerry Sambuaga dan Plt Kepala Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (Bappebti) Didid Noordiatmoko saat melakukan konferensi pers terkait Peraturan Bappebti Nomor 11 Tahun 2022 Tentang Penetapan Daftar Aset Kripto yang Diperdagangkan di Pasar Fisik Aset Kripto dan perkembangan informasi dari Zipmex Indonesia di Ruang Rapat Auditorium, Jakarta Pusat pada Senin, 15 Agustus 2022. TEMPO/Moh Khory Alfarizi

TEMPO.CO, Jakarta -Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (Bappebti), Kementerian Perdagangan menerbitkan Peraturan Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (Perba) Nomor 11 Tahun 2022 tentang Penetapan Daftar Aset Kripto yang Diperdagangkan di Pasar Fisik Aset Kripto. Dalam aturan itu disebutkan ada 383 jenis aset kripto yang diperdagangkan.

“Perba Nomor 11 Tahun 2022 menyebutkan sebanyak 383 jenis aset kripto yang dapat diperdagangkan di pasar fisik aset kripto,” ujar Wakil Menteri Perdagangan Jerry Sambuaga di Ruang Rapat Auditorium Bappebti, Jakarta Pusat, pada Senin, 15 Agustus 2022.

Di aturan sebelumnya, Perba Nomor 7 Tahun 2020 jumlah aset kripto hanya ada 229. Dan jumlah terbaru 383 ini berdasarkan observasi total ada penambahan sebanyak 222, karena dari 229 itu yang hanya memenuhi hanya 161.

“Jadi artinya dari 229 itu tidak otomatis 229 itu lolos kembali. Kita melakukan evaluasi, melihat, dan memastikan, ternyata ada yang tidak memenuhi syarat, yang memenuhi hanya 161 dari 229,” kata Jerry.

Menurut dia, adanya aturan tersebut menunjukkan dan membuktikan bahwa Bappebti sangat memberikan atensi penuh terhadap jenis-jenis aset kripto yang bisa diperdagangkan. Selain itu, Bappebti juga sangat selektif bahwa segala jenis aset fisik kripto yang diperdagangkan itu mengikuti peraturan prosedur yang berlaku dengan seleksi yang sangat ketat.

Perba Nomor 11 Tahun 2022 juga memberikan kepastian hukum agar masyarakat yang akan berinvestasi mendapatkan informasi dan panduan yang jelas atas setiap jenis aset fisik kripto yang diperjualbelikan. “Jadi di luar yang itu ya belum memenuhi syarat, belum bisa. Makanya ini sekaligus memberikan kepastian kalau mau investasi lihat list-nya harus yang ada di 383 itu,” tutur Jerry.

Plt Kepala Bappebti Didid Noordiatmoko menambahkan, dari 229 jenis aset kripto yang ada di aturan sebelumnya, secara berkala memang akan dilakukan evaluasi. Dan jika ada usulan-usulan baru tetap akan dievaluasi sehingga jumlahnya sekarang adalah 383. 

“Secara berkala ini juga nanti akan evaluasi lagi, bisa jadi nanti di tahun depan kita akan evaluasi bagaimana kinerja dari yang 383 ini. Tidak akan menjamin 383 itu pasti akan dipertahankan terus, tapi jika menunjukkan hasil yang tidak baik itu akan kita drop,” ucap dia.

Sementara, kata Didid, yang melakukan evaluasi itu juga bukan hanya Bappebdi sendiri, melainkan berkoordinasi dengan para exchanger yang sudah teregistrasi dari asosiasi. Sehingga karena mereka lebih tahu secara teknis, Bappebti hanya memperoleh masukan dari, serta memutuskan mana yang memenuhi mana dan tidak.

“Perba Nomor 11 Tahun 2022 adalah upaya Bappebti untuk memastikan bisnis atau industri ini semakin berkembang, di sisi lain adanya perlindungan kepada konsumen dari pada aset kripto ini,” tutur Didid.

Baca Juga: Rilis Aturan Penetapan Daftar Aset Kripto, Bappebti: Mengakomodasi Industri

Ikuti berita terkini dari Tempo di Google News, klik di sini.






Kisah CEO Pluang Jatuh Bangun Buka Peluang Investasi Bagi Masyarakat Indonesia

20 jam lalu

Kisah CEO Pluang Jatuh Bangun Buka Peluang Investasi Bagi Masyarakat Indonesia

Claudia Kolonas, pendiri sekaligus CEO Pluang bukan sosok yang asing di industri keuangan non-bank di Indonesia. Simak profil lengkapnya berikut ini.


Rupiah Digital BI Tak Tambah Jumlah Uang Beredar di Indonesia

23 jam lalu

Rupiah Digital BI Tak Tambah Jumlah Uang Beredar di Indonesia

Bank Indonesia (BI) memastikan keberadaan rupiah digital atau central bank digital currency tidak akan membuat peredaran uang di Indonesia bertambah.


Tinjau Pasar Cik Puan, Mendag Klaim Harga Bahan Pokok di Pekanbaru Terjangkau

6 hari lalu

Tinjau Pasar Cik Puan, Mendag Klaim Harga Bahan Pokok di Pekanbaru Terjangkau

Mendag Zulkifli Hasan mengklaim stok kebutuhan pokok di Pekanbaru mencukupi dan harganya terjangkau.


Lesu, Nilai Transaksi Kripto Turun hingga 56,33 Persen

7 hari lalu

Lesu, Nilai Transaksi Kripto Turun hingga 56,33 Persen

Musim dingin aset kripto terjadi secara global, termasuk di Indonesia.


Sri Mulyani Kantongi Rp 126,75 Miliar dari Pajak Kripto hingga Agustus

7 hari lalu

Sri Mulyani Kantongi Rp 126,75 Miliar dari Pajak Kripto hingga Agustus

Sri Mulyani juga terhitung telah mengumpulkan pajak pinjol Rp 107,25 miliar hingga Agustus--terhitung sejak Mei.


Zulkifli Hasan Sebut Industri Ayam Dalam Negeri Dikuasai 3 Perusahaan

7 hari lalu

Zulkifli Hasan Sebut Industri Ayam Dalam Negeri Dikuasai 3 Perusahaan

Zulkifli Hasan menuturkan Kementerian Perdagangan akan merumuskan kebijakan untuk mengatur tata niaga ayam.


Koin Kripto Kejeblos

7 hari lalu

Koin Kripto Kejeblos

Nilai transaksi koin kripto tahun ini terus merosot hingga mencapai Rp 16,9 triliun pada Agustus 2022 dari Rp 99,91 triliun pada Agustus tahun lalu.


100 Hari Kerja, Zulkifli Hasan Klaim Inflasi Pangan Terjaga

8 hari lalu

100 Hari Kerja, Zulkifli Hasan Klaim Inflasi Pangan Terjaga

Zulkifli Hasan mengklaim inflasi pangan sampai Agustus 2022 cukup terjaga.


Ekspor Kembali Tembus Rekor Tertinggi, Zulhas: Kemendag Akan Terus Jaga Momentum

16 hari lalu

Ekspor Kembali Tembus Rekor Tertinggi, Zulhas: Kemendag Akan Terus Jaga Momentum

Zulhas menjelaskan nilai ekspor per Agustus 2022 memecahkan rekor sebelumnya yang dicapai pada April 2022 lalu, yaitu sebesar US$ 27,32 miliar.


Daftar Aplikasi Kripto untuk Pemula

16 hari lalu

Daftar Aplikasi Kripto untuk Pemula

Demi keuntungan besar banyak kalangan melakukan trading menggunakan platform alias aplikasi kripto terbaik. Berikut daftarnya.