Viral Pelanggan Diduga Curi Cokelat di Alfamart, Karyawan Disuruh Minta Maaf

Karyawan melintas di depan lemari pendingin minuman kemasan di salah satu gerai Alfamart di Palembang, Sumatera Selatan, Kamis 20 Februari 2020. Produk yang kena cukai meliputi kantong plastik hingga minuman berpemanis dalam kemasan plastik atau saset. ANTARA FOTO/Nova Wahyudi

TEMPO.CO, Jakarta - Seorang pelanggan yang diduga mencuri cokelat di salah satu gerai Alfamart mengancam karyawan dengan Undang-undang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE). Karyawan tersebut merekam aksi pelanggan yang ditengarai tengah mencoleng cokelat. 

Video keributan itu tersebar di media sosial Twitter hingga menjadi viral. Akun @Mei2Namaku menyebut seorang pelanggan yang ketahuan mencuri produk cokelat justru membuat pegawai Alfamart yang mengejarnya hingga ke mobil membacakan permohonan maaf. 

“IBU NYA KETAHUAN NGAMBIL COKLAT GAK BAYAR KARYAWAN ALFAMART DI ANCAM UU ITE OLEH SI IBU DI PAKSA MINTA MAAP YANG NYOLONG SIAPA YANG SURUH MINTA MAAF SIAPA,” tulis @Mei2Namaku dengan video yang sudah disaksikan oleh 1,8 juta penonton, dikutip Senin, 15 Agustus 2022. 

Manajemen Alfamart memberikan penjelasan atas kejadian tersebut. Manajemen mengkonfirmasi kejadian itu berlangsung di Alfamart Sampora, Cisauk, Tangerang Selatan, pada 13 Agustus pukul 10.30 WIB. 

Manajemen Alfamart menjelaskan pihak gerai telah meminta pertanggungjawaban dari konsumen untuk membayar produk yang diambilnya. Selain cokelat, karyawan menemukan konsumen itu mencuri produk lain. 

Namun, pelanggan justru membawa pengacara. Manajemen menyatakan sikap itu membuat karyawan Alfamart tertekan. "Alfamart sangat menyayangkan adanya tindakan lanjutan sepihak dari konsumen," ucap manajemen. 

Manajemen memastikan Alfamart tengah melakukan investigasi internal. Meski demikian, perusahaan belum memutuskan langkah hukum untuk menyikapi kejadian itu. 

BISNIS

Baca juga: Terpopuler Bisnis: Klaim Dampak Ekonomi IKN ke Warga Lokal, Stok Beras 2 Tahun Sebelum Ekspor

Ikuti berita terkini dari Tempo di Google News, klik di sini






AJI Desak Polisi Usut Tuntas Peretasan Terhadap Narasi

2 hari lalu

AJI Desak Polisi Usut Tuntas Peretasan Terhadap Narasi

Aji mendesak agar kasus peretasan dan serangan terhadap media Narasi diusut tuntas untuk memberi efek jera kepada pelaku.


Inilah 5 Jenis Makanan yang Dapat Meningkatkan IQ

9 hari lalu

Inilah 5 Jenis Makanan yang Dapat Meningkatkan IQ

Berikut lima jenis makanan yang bisa meningkatkan IQ seseorang.


Kejar Terus Bjorka, Polri: Timsus Bekerja Butuh Kecermatan dan Ketelitian

10 hari lalu

Kejar Terus Bjorka, Polri: Timsus Bekerja Butuh Kecermatan dan Ketelitian

Tim khusus masih mencari sosok di balik hacker Bjorka. Koordinasi dengan lembaga di luar negeri pun akan dilakukan.


Belajar dari Modica agar Cokelat Indonesia Mampu Mendunia

10 hari lalu

Belajar dari Modica agar Cokelat Indonesia Mampu Mendunia

Kakao Berau punya karakter unik dan terbukti mampu bersaind di pasar Eropa. Saatnya melakukan tata kelola agar mampu mendunia seperti kakao Modica asal Italia.


Wani Boemboe Hadirkan Rice Bowl Masakan Indonesia yang Praktis

12 hari lalu

Wani Boemboe Hadirkan Rice Bowl Masakan Indonesia yang Praktis

Masakan Indonesia disajikan dalam mangkuk dan dijual di convenience store agar bisa dinikmati kapan saja dan di mana saja.


Huawei Buka Gerai Baru di Cibubur

13 hari lalu

Huawei Buka Gerai Baru di Cibubur

Gerai Huawei terbaru ini menjadi HES ke-33 di Indonesia


Disangka Bantu Bjorka, Pemuda Madiun Dijerat Empat Pasal UU ITE

14 hari lalu

Disangka Bantu Bjorka, Pemuda Madiun Dijerat Empat Pasal UU ITE

Merujuk hasil interogasi pihak kepolisian, motif MAH membantu Bjorka adalah ingin terkenal dan memperoleh banyak uang.


Bantu Bjorka, Pemuda Madiun Dijerat Tiga Pasal UU ITE

14 hari lalu

Bantu Bjorka, Pemuda Madiun Dijerat Tiga Pasal UU ITE

Polri masih belum bisa mengungkap identitas Bjorka. Pria Madiun yang sebelumnya ditangkap dikenakan UU ITE.


Memburu Bjorka, Menangkap Agung

15 hari lalu

Memburu Bjorka, Menangkap Agung

Polisi menangkap Agung yang dianggap sebagai membantu kejahatan. Pelaku utamanya, Bjorka, masih berkeliaran bebas.


Pria Madiun Ditangkap, Kompolnas: Agar Tak Ada yang Ikut-ikutan Bantu Bjorka

16 hari lalu

Pria Madiun Ditangkap, Kompolnas: Agar Tak Ada yang Ikut-ikutan Bantu Bjorka

Kompolnas mengatakan penangkapan pria Madiun yang jual akun telegram Bjorka adalah langkah polisi agar tak ada lagi yang ikut-ikutan peretas itu.