Emiten Cina Delisting dari Bursa Amerika, Saham Alibaba Merosot

Logo Alibaba Group terlihat di kantornya di Beijing, Cina 5 Januari 2021. [REUTERS / Thomas Peter]

TEMPO.CO, Jakarta - Sejumlah emiten Cina mengalami pelemahan saham pada Jumat, 12 Agustus 2022, di Bursa Amerika Serikat. Pelemahan terjadi setelah beberapa emiten mengumumkan rencana delisting dari Wall Street.

Rencana delisting tersebut dipicu ketegangan soal audit perusahaan. Adapun saham emiten yang telah mengumumkan akan delisting, seperti China Life Insurance Co., PetroChina Co., dan China Petroleum & Chemical Corp. (Sinopec), langsung anjlok 3 persen.

Pelemahan ini turut menyeret penurunan terbesar di Nasdaq Golden Dragon China Index yang merosot sampai 2 persen. Pengumuman delisting pun ikut mendorong saham lain asal Cina tersungkur.  Alibaba Group Holding Ltd., Pinduoduo Inc., dan JD.com Inc., misalnya, mengalami penurunan saham lebih dari 1 persen.

Alibaba baru-baru ini mengatakan akan melakukan pencatatan saham di papan utama bursa saham Hong Kong. Direktur investasi GAM Investment Management Jian Shi Cortesi mengatakan banyak perusahaan Cina yang akan memindahkan listing ke negara lain.

“Kami memperkirakan lebih banyak perusahaan Cina secara suka rela delisting dari Amerika atau memindahkan listing utama mereka ke Hong Kong,” ucap Jian Shi.

Risiko delisting ini membebani American Dopository Receipt (ADR) China atau kepemilikan saham perusahaan di luar Amerika. Sebelumnya, sekitar 200 perusahaan Cina, termasuk Alibaba dan Baidu Inc., kemungkinan akan menghadapi ancaman delisting karena regulator Amerika tidak dapat memverifikasi audit keuangan mereka.

Rencana itu berawal dari selisih kedua negara akibat Amerika mengizinkan regulator mereka mengakses kertas kerja audit perusahaan Cina. Dalam hal ini, negosiator belum mencapai kesepakatan.

Analis pasar Saxo Markets, Redmond Wong, mengatakan Pemerintah Cina ragu-ragu memberikan data BUMN kepada regulator asing. Raksasa transportasi online Cina, Didi Global Inc., mengumumkan rencana untuk delisting dari New York Stock Exchange pada Desember di bawah tekanan dari regulator negara tersebut yang khawatir data perusahaan besar akan terkespose oleh pengaruh asing.

BISNIS

Baca juga: Terpopuler Bisnis: Thomas Lembong Ungkap Proyek Mangkrak Ancol, Direksi Baru Garuda

Ikuti berita terkini dari Tempo di Google News, klik di sini.






OJK Sebut Penghimpunan Dana di Pasar Modal Tembus Rp 175,3 Triliun: Ada 48 Emiten Baru

1 jam lalu

OJK Sebut Penghimpunan Dana di Pasar Modal Tembus Rp 175,3 Triliun: Ada 48 Emiten Baru

Hingga 28 September 2022, OJK mencatat jumlah investor pasar modal sebanyak 9,76 juta Single Investor Identification (SID).


Samuel Sekuritas: IHSG Menguat, Emiten Produsen Kendaraan Listrik SELIS Paling Aktif Diperdagangkan

1 jam lalu

Samuel Sekuritas: IHSG Menguat, Emiten Produsen Kendaraan Listrik SELIS Paling Aktif Diperdagangkan

IHSG menguat di sesi pertama Selasa, 4 Oktober 2022 dan menutup sesi di zona positif, tepatnya di level 7.065,6.


IHSG Dibuka Menghijau, Samuel Sekuritas Cermati 4 Saham Ini

5 jam lalu

IHSG Dibuka Menghijau, Samuel Sekuritas Cermati 4 Saham Ini

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menguat pada pembukaan perdagangan hari ini, Selasa, 4 Oktober 2022. IHSG dibuka di zona hijau di level 7.044,98.


Investasi Saham atau Obligasi? Di Tengah Ancaman Rupiah Terus Melemah dan BI Rate Naik

1 hari lalu

Investasi Saham atau Obligasi? Di Tengah Ancaman Rupiah Terus Melemah dan BI Rate Naik

Kinerja instrumen investasi saham diperkirakan para pakar bakal lebih baik dibandingkan pasar obligasi pada sisa kuartal IV/2022.


IHSG Diperkirakan Menguat ke level 7.100, Samuel Sekuritas Soroti Saham ADRO dan BBCA

1 hari lalu

IHSG Diperkirakan Menguat ke level 7.100, Samuel Sekuritas Soroti Saham ADRO dan BBCA

Analis dari PT Samuel Sekuritas Indonesia M Alfatih memperkirakan kenaikan IHSG di atas 7.100 akan mengakhiri channel turun dalam 3 minggu terakhir.


Geely Beli Saham Aston Martin yang Lagi Merugi

2 hari lalu

Geely Beli Saham Aston Martin yang Lagi Merugi

Geely sudah lama tertarik dengan Aston Martin. Akuisisi ini mengakhiri beberapa tahun upaya membeli saham perusahaan Inggris itu.


Profil Handojo Santosa, Direktur Utama Japfa yang Dimakamkan Hari Ini 1 Oktober 2022

2 hari lalu

Profil Handojo Santosa, Direktur Utama Japfa yang Dimakamkan Hari Ini 1 Oktober 2022

Direktur Utama Japfa Handojo Santosa meninggal, dan hari ini dimakamkan di Sentosa Memorial Garden. Ini profil bos Japfa.


Kaesang Pangarep Cerita Bertemu Lo Kheng Hong, Siapakah Pak Lo Ini?

3 hari lalu

Kaesang Pangarep Cerita Bertemu Lo Kheng Hong, Siapakah Pak Lo Ini?

Kaesang Pangarep menceritakan pernah bertemu Lo Kheng Hong pada 2019. Siapakah sosok yang akrab disapa Pak Lo ini?


Pekan Ini , Bank Indonesia Catat Modal Asing Keluar Rp 8,48 T

3 hari lalu

Pekan Ini , Bank Indonesia Catat Modal Asing Keluar Rp 8,48 T

Bank Indonesia (BI) mencatat terdapat aliran modal asing keluar bersih senilai Rp8,48 triliun selama periode 26-29 September 2022.


Dampak Garis Kemiskinan Bank Dunia Direvisi, Jumlah Penduduk Miskin Indonesia dan Cina Melesat

3 hari lalu

Dampak Garis Kemiskinan Bank Dunia Direvisi, Jumlah Penduduk Miskin Indonesia dan Cina Melesat

Bank Dunia (World Bank) mengubah standar garis kemiskinan baru yang mengacu pada aturan purchasing power parities (PPP) 2017.