BI: Pemberdayaan Perempuan Naikkan Kapasitas Ekonomi hingga 25 Persen

Reporter

Ketua Dekranasda Kabupaten Kediri Eriani Annisa Hanindhito saat meninjaui bazar UMKM dalam rangkaian peringatan Hari Koperasi Ke-75 Provinsi Jawa Timur yang dipusatkan di kawasan Simpang Lima Gumul (SLG) Kediri.

TEMPO.CO, Jakarta - Deputi Gubernur Bank Indonesia (BI) Juda Agung mengungkapkan berbagai penelitian menunjukkan bahwa pemberdayaan perempuan dalam suatu perekonomian akan meningkatkan kapasitas ekonomi tersebut sebesar 20 persen sampai 25 persen.

Dengan demikian akibat adanya pemberdayaan perempuan, perekonomian suatu negara akan lebih terakselerasi.

"Bukan saja pada pertumbuhan ekonomi, pemberdayaan perempuan juga menjadi faktor berganda dalam pengurangan kemiskinan, meningkatkan ketahanan pangan, perbaikan gizi, hingga perbaikan tata kelola sebuah negara," ucap Juda dalam acara The 1st International Conference on Women & Sharia Community Empowerment yang dipantau secara daring di Jakarta, Kamis, 11 Agustus 2022.

Di sektor UMKM, ia menyebutkan peran perempuan sangat dominan, yang tercermin dari sebanyak 65,5 juta UMKM, peran UMKM perempuan adalah sebesar 65 persen sehingga cukup signifikan dan dominan. Adapun mayoritas UMKM perempuan tersebut bergerak di bidang makanan dan pakaian.

Di masa pandemi, berbagai survei turut melaporkan UMKM perempuan juga tercatat memiliki daya tahan lebih dibandingkan UMKM yang dimiliki oleh pria. Sebagai contoh, lebih sedikit UMKM perempuan yang menutup usahanya dibandingkan dengan UMKM pria di saat pandemi Covid-19 melanda.

Meski demikian, Juda membeberkan UMKM perempuan juga masih menghadapi berbagai tantangan dan kendala, yakni dari aspek kapasitas, produksi, kelembagaan, ekosistem yang mendukung, maupun pembiayaan atau permodalan.

Dari aspek produksi misalnya, standardisasi kualitas dan kontinuitas produksi masih menjadi faktor kendala, dimana untuk mendorong UMKM agar naik kelas, maka aspek kualitas dan kontinuitas perlu menjadi perhatian. Sementara di aspek pembiayaan, tercatat hanya sekitar 22 persen UMKM yang memiliki akses kepada sumber-sumber pembiayaan termasuk perbankan.

"Oleh sebab itu, ini adalah salah satu faktor, dimana intervensi kebijakan baik dari BI maupun dari berbagai kementerian terkait seperti Kementerian UKM dan Koperasi serta Kementerian Keuangan sangat krusial," tegasnya.

Baca Juga: Beri Subsidi Modal Usaha ke Perempuan, Sri Mulyani: Menentukan Kemajuan Negara

Ikuti berita terkini dari Tempo di Google News, klik di sini.






Ancaman Resesi, Sandiaga Sebut 97 Persen Lapangan Kerja Dihasilkan UMKM

5 jam lalu

Ancaman Resesi, Sandiaga Sebut 97 Persen Lapangan Kerja Dihasilkan UMKM

Sandiaga Uno yakin ancaman resesi global yang diprediksi terjadi pada tahun 2023 dapat diantisipasi dengan sejumlah upaya penguatan UMKM.


ID FOOD Dukung Gerakan Kemitraan Inklusif UMKM Naik Kelas yang Dirilis Jokowi

7 jam lalu

ID FOOD Dukung Gerakan Kemitraan Inklusif UMKM Naik Kelas yang Dirilis Jokowi

BUMN Holding Pangan ID FOOD ikut mendukung gerakan kemitraan inklusif untuk UMKM Naik Kelas yang diluncurkan Presiden Joko Widodo atau Jokowi bersama KADIN Indonesia.


Pemerintah Targetkan Penyaluran KUR Tahun 2023 Sebesar Rp 460 Triliun, Bisa Terserap?

9 jam lalu

Pemerintah Targetkan Penyaluran KUR Tahun 2023 Sebesar Rp 460 Triliun, Bisa Terserap?

Menko Perekonomian, Airlangga Hartarto, menyebut pemerintah menargetkan penyaluran KUR naik dari Rp 373 triliun menjadi Rp 460 triliun pada 2023.


Jokowi Groundbreaking Pabrik Pipa Wavin Terbesar di Dunia: Tak Mudah Gaet Investasi

21 jam lalu

Jokowi Groundbreaking Pabrik Pipa Wavin Terbesar di Dunia: Tak Mudah Gaet Investasi

Jokowi meresmikan groundbreaking pabrik pipa milik Wavin Manufacturing Indonesia, bagian dari Wavin Orbia asal Belanda, di Kawasan Industri Batang.


Inilah yang Harus Anda Dilakukan jika Mengalami KDRT

22 jam lalu

Inilah yang Harus Anda Dilakukan jika Mengalami KDRT

KDRT dapat dialami siapa saja. Berikut adalah langkah-langkah yang bisa Anda lakukan jika mengalami KDRT.


Kunci UMKM Tahan Resesi Global Versi Teten: Daya Beli Terjaga dan Ada Jaminan Sosial

23 jam lalu

Kunci UMKM Tahan Resesi Global Versi Teten: Daya Beli Terjaga dan Ada Jaminan Sosial

Selama daya masyarakat terjaga dan ada jaminan sosial, Teten optimistis permintaan terharap produk-produk UMKM masih baik meski muncul resesi.


Ancaman Resesi Global, Ketua Kadin Sebut Upaya Dorong UMKM Naik Kelas Kian Penting

1 hari lalu

Ancaman Resesi Global, Ketua Kadin Sebut Upaya Dorong UMKM Naik Kelas Kian Penting

Ketua Umum Kadin Arsjad Rasjid menyatakan upaya mendorong UMKM naik kelas semakin penting saat ini. Apalagi belakangan muncul prediksi resesi global.


Jokowi: Sebentar Lagi Akan Kita Nyatakan Pandemi Berakhir

1 hari lalu

Jokowi: Sebentar Lagi Akan Kita Nyatakan Pandemi Berakhir

Jokowi menyatakan ada kemungkinan pemerintah dalam waktu dekat bakal menyatakan pandemi Covid-19 berakhir. Ini sebabnya.


Jokowi Pamer Impor Jagung Anjlok ke 800 Ribu Ton: Karena Petani Didampingi

1 hari lalu

Jokowi Pamer Impor Jagung Anjlok ke 800 Ribu Ton: Karena Petani Didampingi

Presiden Joko Widodo atau Jokowi memamerkan capaian pemerintah menekan impor Jagung yang dulunya mencapai 3,5 juta ton jagung setiap tahun.


Jokowi Ingatkan Perusahaan Besar: Jangan Pabrik Tinggi, Lingkungan Miskin

1 hari lalu

Jokowi Ingatkan Perusahaan Besar: Jangan Pabrik Tinggi, Lingkungan Miskin

Presiden Jokowi memberi peringatan ke perusahaan besar agar peduli pada usaha kecil di lingkungan mereka beroperasi. Salah satu bentuknya yaitu dengan kemitraan