Zulkifli Hasan Targetkan Tiap Pesantren Ada Supermarket Murah

Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan dalam acara peresmian ekspor baja PT GRP di Cikarang, Bekasi, Jawa Barat pada Selasa, 26 Juli 2022. (Foto: Norman Senjaya)

TEMPO.CO, Jakarta - Menteri Perdagangan (Mendag) Zulkifli Hasan menargetkan setiap pesantren memiliki supermarket murah. Kehadiran supermarket tersebut akan melatih para santri mengembangkan sisi kewirausahaannya. 

“Paling tidak setiap pesantren sudah punya supermarket sendiri yang harganya bersaing,” kata Zulkifli alias Zulhas dalam keterangan tertulis, Kamis, 11 Agustus 2022. 

Kementerian Perdagangan menjalin kerja sama dengan Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) untuk mengembangkan wirausaha di lingkungan pesantren. Kerja sama ini dikukuhkan dalam penandatanganan nota kesepahaman pada 10 Agustus 2022 di Yogyakarta.

Zulhas menuturkan, melalui kerja sama ini, Kemendag akan berdayakan warung-warung pesantren dengan memasok barang-barang kebutuhan pokok langsung dari produsen. Kemendag juga mendorong transformasi digital.

"Sehingga warung-warung itu bisa berkembang dan bersaing dengan baik,” kata Zulhas. 

Dia melanjutkan kerja sama dengan PBNU ini merupakan upaya pemerintah melibatkan PBNU untuk membantu mencapai target pertumbuhan ekonomi pada 2045. Pada tahun emas itu, Indonesia memasang target untuk kmenjadi bagian dari kelompok negara maju.

“Agar nanti di 2045 itu para insan pesantren dapat berkontribusi untuk memajukan Indonesia," ujar Zulhas. 

Kewirausahaan di lingkungan pesantren PBNU ini, menurut Ketua Umum Partai Amanat Nasional itu, bisa berkembang dengan cara terus ditingkatkannya kualitas sumber daya manusia (SDM) yang memiliki daya saing, produktivitas di sektor ekonomi, dan mampu melakukan transformasi digital. Karenanya, Zulhas merasa pemerintah perlu terlibat aktif menguatkan pemahaman digitalisasi kepada para santri. 

Penguatan ini sangat penting agar terjadi pengembangan wirausaha bisa terkelola dengan baik, sehingga muncul supermarket murah dari pesantren. “Paling tidak setiap pesantren sudah punya supermarket sendiri yang harganya bersaing,” kata Zulhas.

Saat ini, Zulhas mengungkapkan, sudah ada 48 ribu warung bentukan Kementerian Perdagangan di seluruh Indonesia. Dengan program yang sudah jalan itu, dia meyakini kerja sama tersebut bisa efektif karena hampir 97 persen pedagang ada di setiap lingkungan pesantren.

"Dari produksinya langsung kita bantu agar bis berkembang dengan baik dan bersaing dengan pasar umumnya," ujar dia.

Pada kesempatan yang sama, Ketua Umum PBNU KH Yahya Cholil Staquf mengatakan kerja sama dengan Kementerian Perdagangan bisa kembali membangkitkan semangat wirausaha yang telah dimiliki NU sejak lama, yaitu Nahdlatut Tujjar. "Nahdlatut Tujjar telah ada sebelum Nahdlatul Ulama berdiri. Hal itu bermula dari gerakan pemikiran-pemikiran kiai NU mengenai perekonomian," kata dia.

Baca juga: OJK: Investor Pasar Modal 9,38 Juta, 59 Persen di Bawah 30 Tahun

Ikuti berita terkini dari Tempo di Google News, klik di sini.






Bulog Dampingi Mendag Sidak Stok Beras di Pasar Induk Cipinang

22 jam lalu

Bulog Dampingi Mendag Sidak Stok Beras di Pasar Induk Cipinang

Kunjungan ini untuk memastikan ketersediaan beras tetap aman melalui program Operasi Pasar.


Bahas Beras, Mendag: Apapun Gejolak di Pasar, Pemda Diharapkan Jaga Sesuai Harga Standar

1 hari lalu

Bahas Beras, Mendag: Apapun Gejolak di Pasar, Pemda Diharapkan Jaga Sesuai Harga Standar

Zulkifli Hasan memastikan stok beras secara nasional aman dan stabilitas harga beras tetap terjaga


Zulhas Cerita Ditelepon Jokowi Tiap Hari Agar Tak Lengah Atas Kenaikan Harga Beras

1 hari lalu

Zulhas Cerita Ditelepon Jokowi Tiap Hari Agar Tak Lengah Atas Kenaikan Harga Beras

Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan (Zulhas) mengaku Presiden Jokowi hampir setiap hari menghubunginya untuk tidak lengah atas kenaikan harga beras.


Kemenag Buka Pendaftaran Bantuan Pesantren Hingga Ormas, Bisa Dapat Hingga Rp 200 Juta

1 hari lalu

Kemenag Buka Pendaftaran Bantuan Pesantren Hingga Ormas, Bisa Dapat Hingga Rp 200 Juta

Kemenag memberikan besaran bantuan mulai dari Rp 50-200 juta. Pendaftaran ditutup hingga akhir Oktober. Simak cara dan syaratnya.


Mendag Usul Subsidi Rp 100 Triliun untuk Beli Hasil Panen Petani, Ekonom: Harus untuk Jangka Panjang

2 hari lalu

Mendag Usul Subsidi Rp 100 Triliun untuk Beli Hasil Panen Petani, Ekonom: Harus untuk Jangka Panjang

Faisal berujar, kebijakan subsidi seharusnya bukan semata dibuat oleh Kemendag, melainkan lintas kementerian.


Mendag Ingin Hasil Panen Petani Dibeli BUMN, Ekonom: Mesti Dibuat Sistem yang Jelas

2 hari lalu

Mendag Ingin Hasil Panen Petani Dibeli BUMN, Ekonom: Mesti Dibuat Sistem yang Jelas

Mohammad Faisal mengungkapkan rencana penyerapan seluruh hasil panen petani melalui Badan Usaha Milik Negara (BUMN) sangat dibutuhkan.


Mendag: Indonesia Akan Buka Hipermarket di Arab Saudi, Khusus Produk UMKM

2 hari lalu

Mendag: Indonesia Akan Buka Hipermarket di Arab Saudi, Khusus Produk UMKM

Mendag Zulkifli Hasan mengatakan pemerintah bersinergi dengan pelaku usaha untuk memperluas pemasaran produk-produk UMKM.


Klaim Harga Kebutuhan Pokok Terkendali, Kemendag: Secara Umum Belum Ada Gejolak

3 hari lalu

Klaim Harga Kebutuhan Pokok Terkendali, Kemendag: Secara Umum Belum Ada Gejolak

Kemendag memastikan harga kebutuhan pokok di berbagai daerah secara umum masih terkendali setelah kenaikan harga bahan bakar minyak.


Mendag Zulhas Perluas Pasar UKM ke Timur Tengah, Afrika hingga Eropa Timur

4 hari lalu

Mendag Zulhas Perluas Pasar UKM ke Timur Tengah, Afrika hingga Eropa Timur

Mendag Zulkifli Hasan menyiapkan 'jalan tol' agar produk usaha kecil dan menengah atau UKM dapat memasuki pasar internasional.


Lepas Ekspor 1,2 Juta Produk Aluminium, Mendag: Kami Sudah Buatkan Jalan Tolnya

4 hari lalu

Lepas Ekspor 1,2 Juta Produk Aluminium, Mendag: Kami Sudah Buatkan Jalan Tolnya

Mendag Zulkifli Hasan melepas ekspor produk aluminium produksi PT Maspion Group sebanyak 22 kontainer ke enam negara.