Sebut Pertumbuhan Investasi Asing di RI Merata, Bahlil Akui Porsi Dua Negara Ini Masih Terbesar

Menteri Investasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Bahlil Lahadalia (dua kiri), seusai mengikuti program Penguatan Antikorupsi Penyelenggara Negara Berintegritas (PAKU Integritas) di Gedung Komisi Pemberantasan Korupsi, Jakarta, Jumat, 24 Juni 2022. PAKU Integritas merupakan program pendidikan untuk meningkatkan kesadaran dan pengetahuan antikorupsi khusus bagi para penyelenggara negara di kementerian/lembaga. TEMPO/Imam Sukamto

TEMPO.CO, Jakarta - Menteri Investasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Bahlil Lahadalia mengatakan saat ini pertumbuhan investasi asing di Indonesia telah merata dan tidak hanya terpaku pada satu negara saja.

Hal itu berdasarkan data realisasi investasi yang menunjukkan bahwa dalam beberapa tahun terakhir, negara-negara dari penjuru dunia mulai dari Cina, Singapura, Korea Selatan, Jepang, Amerika Serikat, hingga negara Uni Eropa, masuk daftar negara yang paling banyak menanamkan modalnya di Indonesia.

"Pertumbuhan pemerataan Foreign Direct Investment (FDI/investasi asing langsung) kita itu merata sekarang," katanya dalam acara bincang "Optimisme untuk Indonesia yang Lebih Kuat" secara daring yang dipantau di Jakarta, Rabu 10 Agustus 2022.

Bahlil mengungkapkan sejak awal pemerintah Indonesia memang tidak pandang bulu dalam menarik investasi asing. Indonesia memberikan karpet merah bagi semua investor, dari negara manapun, untuk berinvestasi selama memenuhi aturan yang ada.

"Bapak Presiden perintahkan kepada kami, tidak pernah mengatakan, 'Mas Bahlil, urus satu negara aja'. Tidak ada. Jadi dibukakan karpet merah semuanya selama mereka memenuhi kaidah norma aturan yang berlaku di kita. Jadi tidak benar itu kalau ada yang mengatakan hanya mengurus satu negara tertentu," katanya.

Bahlil pun mengakui saat ini investasi paling besar tercatat berasal dari Singapura. Namun, menurut dia, hal itu lantaran Singapura adalah hub investasi global sehingga sangat wajar jika investasi paling besar berasal dari negara itu.

"Saya tidak yakin juga itu uang Singapura semua. Sebagian mungkin uang orang Indonesia atau negara-negara lain yang investasi di Indonesia tapi lewat hubnya Singapura," katanya.

Lebih lanjut, Cina pun menjadi salah satu negara asal investasi terbesar di Indonesia. Akan tetapi, menurut Bahlil, kondisi tersebut baru terjadi beberapa tahun terakhir karena sebelumnya posisinya diduduki Hong Kong yang juga merupakan hub bisnis.

Di sisi lain investasi AS dan Uni Eropa di Indonesia pun saat ini terus meningkat dan membaik.

Mantan Ketua Umum Hipmi itu mengungkapkan strategi utama untuk bisa menjaga kepercayaan investor asing dalam menanamkan modal di Indonesia, yakni dengan menjamin keberlangsungan investasi mereka di Tanah Air.

"Pertanyaannya apa strategi untuk menjaga iklim ini bisa jalan? Tidak ada cara lain, yang pertama adalah kita harus jamin investasi mereka di Indonesia dengan baik. Apa jaminannya, jangan dipersulit," kata Bahlil Lahadalia.

Bahlil menambahkan kolaborasi dengan pengusaha nasional juga perlu dijalin dengan baik untuk menumbuhkan iklim usaha yang positif.

Baca: Menteri Bahlil Sebut Ada yang Menjadi Pengusaha karena Keturunan, Nasib dan By Desain






Bahlil Cerita Investasi Pabrik Pipa Belanda Rp 1,9 Triliun Nyaris Berlabuh ke Vietnam

1 jam lalu

Bahlil Cerita Investasi Pabrik Pipa Belanda Rp 1,9 Triliun Nyaris Berlabuh ke Vietnam

Kepala BKPM Bahlil Lahadalia menceritakan apa yang terjadi di balik realisasi investasi perusahaan pipa Belanda di Indonesia.


Bahlil Ungkap Cara Merayu Wavin Batal Investasi di Vietnam dan Bangun Pabrik Pipa di Indonesia

15 jam lalu

Bahlil Ungkap Cara Merayu Wavin Batal Investasi di Vietnam dan Bangun Pabrik Pipa di Indonesia

Bahlil membeberkan bahwa Wavin B.V. sebelumnya berencana melakukan investasi pembangunan pabrik pipa tersebut di negara lain, termasuk Vietnam.


Jokowi: Meski Dunia Krisis, Indonesia Masih Dipercaya Perusahaan Besar Dunia

15 jam lalu

Jokowi: Meski Dunia Krisis, Indonesia Masih Dipercaya Perusahaan Besar Dunia

Jokowi mengatakan Indonesia masih dipercaya perusahaan-perusahaan besar dunia sebagai tujuan investasi meskipun terjadi krisis finansial global.


Jokowi Groundbreaking Pabrik Pipa Wavin Terbesar di Dunia: Tak Mudah Gaet Investasi

15 jam lalu

Jokowi Groundbreaking Pabrik Pipa Wavin Terbesar di Dunia: Tak Mudah Gaet Investasi

Jokowi meresmikan groundbreaking pabrik pipa milik Wavin Manufacturing Indonesia, bagian dari Wavin Orbia asal Belanda, di Kawasan Industri Batang.


Siang Ini Jokowi Groundbreaking Pabrik Pipa di Batang

17 jam lalu

Siang Ini Jokowi Groundbreaking Pabrik Pipa di Batang

Jokowi siang ini akan terbang menuju Kawasan Industri Terpadu Batang, Kabupaten Batang, Jawa Tengah.


Kisah CEO Pluang Jatuh Bangun Buka Peluang Investasi Bagi Masyarakat Indonesia

21 jam lalu

Kisah CEO Pluang Jatuh Bangun Buka Peluang Investasi Bagi Masyarakat Indonesia

Claudia Kolonas, pendiri sekaligus CEO Pluang bukan sosok yang asing di industri keuangan non-bank di Indonesia. Simak profil lengkapnya berikut ini.


Bahlil Sebut Tingkat Kepercayaan ke Presiden Jokowi Sebagai Kunci Masuknya Investasi di RI

1 hari lalu

Bahlil Sebut Tingkat Kepercayaan ke Presiden Jokowi Sebagai Kunci Masuknya Investasi di RI

Bahlil Lahadalia menyatakan tingkat kepercayaan masyarakat terhadap Presiden Jokowi adalah faktor yang sangat mempengaruhi investor menanamkan modal.


Bahlil Ungkap 2 Penyebab Persepsi Publik terhadap Ekonomi Nasional Merosot

1 hari lalu

Bahlil Ungkap 2 Penyebab Persepsi Publik terhadap Ekonomi Nasional Merosot

Bahlil mengatakan masalah harga barang pokok adalah perkara yang harus diselesaikan bersama-sama.


Bahlil Bela Jokowi soal Penanganan Krisis: Tak Ada Satu pun Dapat Meramal Ekonomi Global Hari Ini

1 hari lalu

Bahlil Bela Jokowi soal Penanganan Krisis: Tak Ada Satu pun Dapat Meramal Ekonomi Global Hari Ini

Bahlil menyebut tingkat kepuasan publik terhadap kinerja Joko Widodo alias Jokowi masih tinggi.


Pembangunan Bendungan Manikin Rp 1,9 Triliun Ditargetkan Rampung Awal 2024

2 hari lalu

Pembangunan Bendungan Manikin Rp 1,9 Triliun Ditargetkan Rampung Awal 2024

Pembangunan Bendungan Manikin di Desa Kuaklalo, Kecamatan Taebenu, Kabupaten Kupang, Provinsi NTT ditargetkan rampung pada awal tahun 2024.