Lengkapi Pangan Ritel RI, ID Food Luncurkan Kecap Terbuat dari Kedelai Lokal

Reporter

Ilustrasi - Produk kecap dengan merek dagang Rania yang diproduksi oleh BUMN Holding Pangan ID Food. ANTARA/HO-ID Food

TEMPO.CO, Jakarta - BUMN Holding Pangan ID Food meluncurkan produk kecap dengan merek dagang Rania yang terbuat dari kedelai lokal dari Jawa Timur dengan formulasi kandungan gula dan sodium yang lebih rendah dibandingkan produk kecap lainnya.

"Kedelainya menggunakan kedelai lokal Jawa Timur dan sebagai pemanisnya menggunakan produk brown sugar hasil produksi PT PG Rajawali I yang berasal dari tebu petani kemitraan ID Food,” kata Direktur Komersial ID Food Ardiansyah Chaniago dalam keterangan di Jakarta, Sabtu, 6 Agustus 2022.

Ia mengatakan pengembangan produk berbahan baku kedelai tersebut merupakan upaya melengkapi pangan ritel di Indonesia dan dikembangkan secara berkelanjutan. Tahun ini pihaknya juga merencanakan pengembangan produk pangan ritel lainnya memenuhi kebutuhan masyarakat. 

Mengenai produk kecap Rania, ia mengatakan dalam jangka pendek pendistribusian  melalui usaha mikro kecil, seperti pedagang nasi goreng, pedagang sate, atau Warung Pangan di Jawa Timur. 

"Paralel telah disiapkan menyasar skala besar lagi secara nasional dan tersedia di beberapa e-commerce, seperti nushi nushi.id dan platform lainnya,” ujarnya.

Ardiansyah mengatakan produk kecap Rania telah mengantongi izin dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) dan dilengkapi sertifikat halal dari Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal.

ID Food bekerja sama dengan Universitas Gadjah Mada dalam pengembangan formula kecap Rania serta Universitas Brawijaya untuk pengawalan kualitas dan uji sensorik produk.

Direktur Utama ID Food Frans Marganda Tambunan mengatakan pengembangan produk pangan ritel berupa kecap merupakan program lanjutan dari New Product Development (NPD) grup ID Food, setelah sebelumnya mengembangkan varian produk beras Rania dan minyak goreng Rania, serta Raja gula.

"Bahan baku kecap Rania diolah dan diproduksi dari anggota holding yakni PT PG Rajawali I yang berpusat di Jawa Timur dan didistribusikan oleh anggota ID Food lainnya, seperti PT Rajawali Nusindo, PT GIEB, dan PT Perusahaan Perdagangan Indonesia," ujarnya.

Baca Juga: ID Food Klaim Salurkan 62 Juta Liter Minyak Goreng di Semester I 2022






Ekonom Menilai Inflasi Bahan Makanan Indonesia Sudah Mengkhawatirkan

1 hari lalu

Ekonom Menilai Inflasi Bahan Makanan Indonesia Sudah Mengkhawatirkan

Bhima Yudhistira mengungkapkan inflasi bahan makanan ini atau volatile food Indonesia sudah cukup menghawatirkan.


Jokowi Minta Stok Beras Nasional Cukup untuk Dua Tahun Sebelum Ekspor

1 hari lalu

Jokowi Minta Stok Beras Nasional Cukup untuk Dua Tahun Sebelum Ekspor

Jokowi memerintahkan untuk memastikan dulu kecukupan stok dan kebutuhan beras Nasional bahkan hingga dua tahun ke depan, sebelum memutuskan ekspor.


Ada Aroma Korporasi Minyak Goreng Sawit di Pengelolaan Konservasi Komodo

2 hari lalu

Ada Aroma Korporasi Minyak Goreng Sawit di Pengelolaan Konservasi Komodo

Hadirnya korporasi di tengah pengelolaan lokasi konservasi Komodo dianggap telah melanggar konservasi biosfer di bawah naungan UNESCO sejak Januari 1977.


Bank Indonesia: Deflasi Diperkirakan 0,10 Persen pada Agustus 2022

3 hari lalu

Bank Indonesia: Deflasi Diperkirakan 0,10 Persen pada Agustus 2022

Bank Indonesia memperkirakan terjadi deflasi 0,10 persen pada Agustus 2022.


Harga Minyak Goreng Curah di Papua Rp 18 Ribu per Liter, Pasokan Minyakita Masih Minim

4 hari lalu

Harga Minyak Goreng Curah di Papua Rp 18 Ribu per Liter, Pasokan Minyakita Masih Minim

Kementerian Perdagangan mencatat kebutuhan minyak goreng curah murah di Papua dan Papua Barat mencapai 6.000 liter per bulan.


Harga Minyak Goreng Curah di Timur Masih Rp18 Ribu, Mendag Intervensi Kirim 1,3 Juta Liter

4 hari lalu

Harga Minyak Goreng Curah di Timur Masih Rp18 Ribu, Mendag Intervensi Kirim 1,3 Juta Liter

Zulkifli Hasan mengintervensi harga minyak goreng curah di wilayah Timur Indonesia karena harganya yang masih di atas harga eceran tertinggi (HET) Rp 14.000 per liter.


Mendag Klaim Harga Minyak Goreng Curah di Bawah HET, Rp12.929 per Liter

4 hari lalu

Mendag Klaim Harga Minyak Goreng Curah di Bawah HET, Rp12.929 per Liter

Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan mengatakan, harga minyak goreng curah saat ini sudah terbilang stabil dan rendah di bawah harga eceran tertinggi Rp 14.000 per liter.


55 Hari Jadi Menteri Perdagangan, Zulhas: Alhamdulillah Harga Minyak Goreng Sudah Jinak

5 hari lalu

55 Hari Jadi Menteri Perdagangan, Zulhas: Alhamdulillah Harga Minyak Goreng Sudah Jinak

Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan atau Zulhas menjelaskan capaiannya selama 55 hari menjadi menteri.


Gubernur BI: Pengendalian Inflasi Pangan Seperti Menegakkan Kemerdekaan

5 hari lalu

Gubernur BI: Pengendalian Inflasi Pangan Seperti Menegakkan Kemerdekaan

Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo mengatakan pengendalian inflasi sangat penting seperti pahlawan menegakkan kemerdekaan Indonesia.


Harteknas 2022, BRIN Beberkan Sederet Produk Riset Pangan

6 hari lalu

Harteknas 2022, BRIN Beberkan Sederet Produk Riset Pangan

BRIN memperingati Hari Kebangkitan Teknologi Nasional atau Harteknas dengan mengangkat tema Riset dan Inovasi untuk Kedaulatan Pangan dan Energi.