Prihatin TN Komodo Ramai Didemo, Jusuf Kalla Usulkan Tarif Rp 1 Juta

Wakil Presiden ke-10 dan 12 Jusuf Kalla usai menghadiri resepsi pernikahan anak Anies Baswedan di Candi Bentar Putri Duyung, Ancol, Jakarta Utara, Jumat malam, 29 Juli 2022. TEMPO/Lani Diana

TEMPO.CO, Jakarta - Mantan Wakil Presiden, Jusuf Kalla mengaku prihatin atas situasi terkini di Labuan Bajo, khususnya di Pulau Komodo. Menurut dia, demonstrasi yang terjadi akibat pemberlakuan tarif baru yang tinggi sebesar Rp 3,75 juta telah mengusik ketenangan daerah tujuan wisata komodo itu.    

Duta pemenangan Komodo sebagai tujuh keajaiban dunia 2012-2013 itu mengatakan Pulau Komodo saat ini sudah populer. Bahkan sudah menjadi destinasi favorit yang menyedot ribuan wisatawan. Dengan pemberlakuan tarif baru yang tinggi, maka akan mempengaruhi jumlah kunjungan wisata ke Labuan Bajo. 

"Yang terkena imbasnya adalah dunia wisata. Sementara pada sektor tersebut banyak masyarakat yang menggantungkan hidupnya," ujarnya dalam keterangan tertulis yang diterima Tempo pada Sabtu, 6 Agustus 2022. 

Akibatnya, kata dia, pelaku usaha perhotelan, kuliner, pelayaran, unit usaha usaha kecil masyarakat, hingga nelayan dan warga sekitar ikut terdampak. Selain itu, penerbangan yang sebelumnya ramai juga terancam kehilangan penumpang. 

Karena itu ia mendorong pemerintah mengevaluasi kebijakan tarif Rp 3,75 juta. Jusuf Kalla mengusulkan penurunan tarif menjadi Rp 1 juta dan pengunjung dibatasi 500 orang per hari. "Jadi angka tersebut terukur dapat 500 juta tiap hari dan perbulan bisa Rp15 milyar. lebih pasti,” kata Jusuf Kalla. 

Dengan demikian, ujarnya, masyarakat tetap mendapat penghasilan karena hotel, restoran, dan usaha lainnya masih bisa berjalan sehingga pariwisata Labuan Bajo bisa hidup kembali. 

Jusuf Kalla berpendapat, wisatawan yang berkunjung ke Taman Nasional Komodo biasanya hanya datang sekali seumur hidupnya. Jadi yang terpenting bagi para pelancong adalah pengalaman melihat komodo, sehingga situasi tempat wisata harus memberikan ketenangan. "Kalau di daerah wisata tidak tenang, ramai aksi demo, maka wisatawan tidak akan datang,” ucap dia. 

Taman Nasional Pulau Komodo resmi menjadi satu dari 7 Keajaiban Alam Dunia Baru atau New 7 Wonders of Nature, Jumat, 13 September 2013. Saat itu Jusuf Kalla didaulat sebagai Duta Komodo dan berkeliling kota mengampanyekan agar masyarakat Indonesia menyumbang suara memilih Taman Nasional Komodo omodo. 

Pemerintah menaikkan tarif tiket masuk Taman Nasional Komodo, khususnya di Pulau Komodo dan Pulau Padar menjadi Rp 3,7 juta per orang. Tarif baru yang nyaris dua kali lipat upah minimum provinsi NTT itu mulai berlaku sejak Senin, 1 Agustus 2022.

Saat tarif baru diberlakukan, masyarakat menggelar demonstrasi hingga tiga orang ditangkap oleh kepolisian. Dalih pemerintah, kenaikan harga bertujuan untuk konservasi dan pengembangan pariwisata. Namun sejumlah kritik muncul dari aktivis lingkungan hingga pegiat pariwisata. 

RIANI SANUSI PUTRI 

Baca: Marak PMK, Jusuf Kalla Minta Semua Hewan Kurban Diperiksa Kesehatannya Secara Ketat






Pergub Soal Pengelolaan Taman Nasional Komodo Dicabut, Bagaimana Nasib Tarifnya?

5 jam lalu

Pergub Soal Pengelolaan Taman Nasional Komodo Dicabut, Bagaimana Nasib Tarifnya?

Sebelum ada pencabutan Pergub Nomor 85 Tahun 2022 mengenai pengelolaan Taman Nasional Komodo, Pemprov NTT sempat mendapat surat dari Menteri KLHK.


Kunjungan Turis Asing ke Jepang Mulai Meningkat, Wisata Domestik Tetap Digenjot

3 hari lalu

Kunjungan Turis Asing ke Jepang Mulai Meningkat, Wisata Domestik Tetap Digenjot

Pada 11 Oktober, Jepang mencabut sejumlah aturan pembatasan perjalanan paling ketat di dunia dan memyambut kembali kedatangan turis.


Kaltim Siapkan Paket Wisata Titik Nol IKN Nusantara untuk Pikat Wisatawan

5 hari lalu

Kaltim Siapkan Paket Wisata Titik Nol IKN Nusantara untuk Pikat Wisatawan

Sebelum ditetapkan sebagai IKN Nusantara, Penajam Paser Utara Kalimantan Timur telah memiliki beragam potensi alam dan budaya yang dapat dikembangkan.


Laksmita, Cara Yogyakarta Branding Ulang Event Unggulan untuk Pikat Wisatawan

6 hari lalu

Laksmita, Cara Yogyakarta Branding Ulang Event Unggulan untuk Pikat Wisatawan

Laksmita menjadi sarana komunikasi baru sejumlah event unggulan Kota Yogyakarta kepada wisatawan.


Badan Otorita Borobudur Gembleng Warga Sekitar Pelatihan Kepariwisataan

6 hari lalu

Badan Otorita Borobudur Gembleng Warga Sekitar Pelatihan Kepariwisataan

Badan Otorita Borobudur tengah membangun Kawasan Wisata Terpadu yang akan menyerap 1.600 warga sekitar candi sebagai tenaga kerja pariwisata..


Sleman Temple Run 2022, Pelari 18 Negara Lintasi Rute Eksotis Candi

9 hari lalu

Sleman Temple Run 2022, Pelari 18 Negara Lintasi Rute Eksotis Candi

Sleman Temple Run 2022 ini diikuti oleh sebanyak 659 pelari profesional maupun pemula.


Kemenparekraf Minta Pendampingan Ekonomi Kreatif Tak Hanya Dorong Digitalisasi Pemasaran Produk

10 hari lalu

Kemenparekraf Minta Pendampingan Ekonomi Kreatif Tak Hanya Dorong Digitalisasi Pemasaran Produk

Kemenparekraf berharap pendampingan terhadap para pelaku ekonomi kreatif dapat meningkatkan kualitas ekonomi.


Tarif Baru Masuk Pulau Komodo Rp 3,75 Juta Akan Tetap Berlaku Tahun Depan

11 hari lalu

Tarif Baru Masuk Pulau Komodo Rp 3,75 Juta Akan Tetap Berlaku Tahun Depan

Rencana kenaikan tarif masuk pulau Komodo itu mendapat protes dari warga setempat yang menggantungkan hidupnya pada sektor pariwisata.


Sektor Pariwisata Menggeliat, Destinasi Domestik Jadi Pilihan Wisatawan Tanah Air

12 hari lalu

Sektor Pariwisata Menggeliat, Destinasi Domestik Jadi Pilihan Wisatawan Tanah Air

Momentum animo masyarakat untuk berpergian ke destinasi saat ini perlu ditunjang dengan ragam penawaran menarik dari berbagai pihak terkait.


Pulau-pulau di Asia yang Cocok untuk Liburan Musim Dingin

12 hari lalu

Pulau-pulau di Asia yang Cocok untuk Liburan Musim Dingin

Ada juga wisatawan yang mungkin mencari negara dengan dua musim untuk sedikit menghindar dari musim dingin.