Alasan OJK Akan Beri Batasan Bunga Fintech Lending 0,46 Persen Per Hari

Reporter

Ilustrasi fintech. Shutterstock

TEMPO.CO, Jakarta - Deputi Komisioner Pengawas Industri Keuangan Non Bank (IKNB) II OJK Moch Ihsanuddin mengatakan pihaknya akan menetapkan bunga perusahaan finansial teknologi (fintek) pendanaan bersama atau fintech peer to peer lending berkisar 0,3-0,46 persen per hari.

"Berdasarkan riset OJK itu angkanya tidak jauh dari 0,4, jadi antara 0,3 sampai 0,46 persen per hari, sekitar itu, agar perusahaan bisa berkelanjutan karena perusahaan yang memberi pembiayaan tanpa bertatap muka itu risikonya cukup tinggi," kata Ihsan dalam paparan media yang dipantau di Jakarta, Kamis 4 Agustus 2022.

Dalam Peraturan OJK Nomor 10 Tahun 2022 tentang Layanan Pendanaan Bersama Teknologi Informasi, OJK telah mengumumkan akan menetapkan suku bunga bagi fintech peer to peer lending, tapi tidak menyebutkan angkanya.

"Kalau di aturan itu disebutkan angka, aturan itu akan menjadi tidak fleksibel. Jadi angkanya ditetapkan secara tidak gegabah," katanya.

Adapun penetapan suku bunga yang sekitar 0,3 persen sampai 0,46 persen itu didasarkan pada perhitungan yang menyeluruh dan telah didiskusikan dengan asosiasi penyelenggara fintech peer to peer lending.

"Dari seluruh platform yang melakukan pembiayaan, baik yang konsumtif maupun produktif, itu sebetulnya dulu disebut kalau bunganya 0,8 persen itu terlalu tinggi, akhirnya diturunkan jadi 0,4 persen," katanya.

Namun demikian, suku bunga 0,3 sampai 0,46 persen per hari merupakan suku bunga maksimal, karena menurutnya, terdapat pula fintech peer to peer lending yang memberikan suku bunga kompetitif terutama untuk pembiayaan sektor produktif hingga hanya 10 persen per tahun.

Adapun dalam aturan yang sama, OJK mengatur maksimal pinjaman yang dapat diberikan ialah Rp2 miliar per nasabah.

Angka ini dinilai besar jika disalurkan pada nasabah konsumtif, tetapi nilai ini sebetulnya cukup kecil untuk nasabah-nasabah yang melakukan pinjaman guna memenuhi kebutuhan sektor produktif.

"Usulan mayoritas tadinya maksimal pinjaman adalah Rp10 miliar, tapi hasil akhir setelah kompromi disepakati bahwa maksimum pinjaman adalah Rp2 miliar," katanya.

Baca: 3 Strategi Utama OJK Tingkatkan Edukasi dan Perlindungan Konsumen






Dugaan Replikasi 17 Platform Pinjol Legal, AFPI Tempuh Jalur Hukum

9 jam lalu

Dugaan Replikasi 17 Platform Pinjol Legal, AFPI Tempuh Jalur Hukum

AFPI siap menempuh jalur hukum terhadap pihak yang diduga melakukan tindak replikasi atau pencatutan aplikasi pinjol legal milik para anggotanya.


Gubernur California Dukung Energi Bersih

1 hari lalu

Gubernur California Dukung Energi Bersih

Untuk mendukung energi bersih, Gubernur California merekomendasikan pendanaan Rp 20 triliun pada perusahaan pembangkit listrik tenaga nuklir.


Jumlah Investor Melonjak 370 Persen, Bos OJK: Jangan Hanya Kejar Yield Tinggi Tanpa...

2 hari lalu

Jumlah Investor Melonjak 370 Persen, Bos OJK: Jangan Hanya Kejar Yield Tinggi Tanpa...

OJK menyatakan kian banyaknya investasi ilegal menjadi sinyal bagi regulator untuk meningkatkan pemahaman investor dalam menanamkan modalnya.


Daftar 102 Pinjaman Online Legal, Hati-hati Nama Pinjol Ilegal yang Mirip

3 hari lalu

Daftar 102 Pinjaman Online Legal, Hati-hati Nama Pinjol Ilegal yang Mirip

Mengutip dri laman indonesia.go.id, dalam catatan OJK pada 2019-2021, terdapat 19.711 pengaduan masyarakat terkait ulah pinjaman online ilegal.


Kasus Korupsi Taspen Life, Kejagung Sebut Dirut PT PRM Terima Duit Rp 750 Juta

3 hari lalu

Kasus Korupsi Taspen Life, Kejagung Sebut Dirut PT PRM Terima Duit Rp 750 Juta

Kejaksaan Agung mengumumkan tersangka baru kasus dugaan korupsi pada Pengelolaan Dana Investasi di PT. Asuransi Jiwa Taspen (Taspen Life) Tahun 2017-2020 yaitu AM. Dia adalah seorang Direktur Utama PT. Prioritas Raditya Multifinance (PT. PRM).


Target Bank Indonesia Tahun Depan: 45 Juta UMKM Pakai QRIS

4 hari lalu

Target Bank Indonesia Tahun Depan: 45 Juta UMKM Pakai QRIS

Perry Warjiyo menargetkan sebanyak 45 juta Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) dapat menggunakan QRIS di tahun depan


OJK: Kasus Pencurian Data, Pemalsuan Transaksi Akibat Tidak Ada Tata Kelola yang Baik

4 hari lalu

OJK: Kasus Pencurian Data, Pemalsuan Transaksi Akibat Tidak Ada Tata Kelola yang Baik

OJK menekankan pentingnya adopsi teknologi digital dalam tata kelola perusahaan bagi pelaku usaha jasa keuangan.


OJK: Indeks Saham Syariah Meningkat 10,79 Persen

4 hari lalu

OJK: Indeks Saham Syariah Meningkat 10,79 Persen

OJK mencatat nilai kapitalisasi pasar atas saham syariah secara ytd juga mengalami peningkatan sebesar 11,79 persen.


Terkini Bisnis: Erick Thohir Ubah Susunan Direksi ITDC, OJK Kumpulkan Denda

5 hari lalu

Terkini Bisnis: Erick Thohir Ubah Susunan Direksi ITDC, OJK Kumpulkan Denda

Berita terkini ekonomi dan bisnis hingga Rabu sore, 10 Agustus 2022 Menteri BUMN Erick Thohir merombak anggota Direksi dan Komisaris PT ITDC.


OJK: Investor Pasar Modal 9,38 Juta, 59 Persen di Bawah 30 Tahun

5 hari lalu

OJK: Investor Pasar Modal 9,38 Juta, 59 Persen di Bawah 30 Tahun

Ketua OJK Mahendra Siregar mengatakan sampai dengan 8 Agustus 2022, jumlah single investor identification (SID) tercatat sebanyak 9,38 juta.