ESDM Catat PNBP Sektor Minerba Capai 207 Persen pada 1 Agustus 2022

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Arifin Tasrif menyampaikan pemaparan dalam rapat kerja dengan Komisi VII DPR di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin, 22 Maret 2021. Rapat kerja tersebut membahas proyeksi kebutuhan batubara sebagai Energi Primer untuk pembangkit listrik milik PLN dan IPP sampai tahun 2028 serta upaya Kementerian ESDM menjadi ketersediaan pasokan batubara tersebut. TEMPO/M Taufan Rengganis

TEMPO.CO, Jakarta - Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) subsektor mineral dan batu bara (minerba) hingga 1 Agustus mencapai Rp87,72 triliun dan telah melampaui target 2022 sebesar Rp42,36 triliun atau 207 persen.

“Kalau total akumulasi dengan yang lalu itu hampir Rp300 triliun lebih. Sementara ada kelemahan di utang sekitar Rp5 triliun yang bertambah lagi karena ada Perpres Nomor 15 Tahun 2022 mengenai royalti,” kata Direktur Penerimaan Mineral dan Batubara Kementerian ESDM Yose Rizal dalam Webinar Digitalisasi Sebagai Sarana Pencegahan Korupsi, Cegah Korupsi Komoditas dan Optimalisasi PNBP, Rabu 3 Agustus 2022.

Berdasarkan data Kementerian ESDM, realisasi PNBP minerba memang selalu melebihi target sejak 2018. Tercatat realisasi pada 2018 mencapai Rp49,62 triliun dari target Rp32,1 triliun. Lalu pada 2019 realisasi mencapai Rp44,92 triliun dari target Rp43,27 triliun. Kemudian pada 2020, target PNBP ditetapkan pada Rp31,41 triliun dan mencapai Rp34,6 triliun.

Begitu juga pada 2021 dengan realisasi yang mencapai Rp74,9 triliun dari target Rp39,1 triliun. “Kita berbangga dan ke depannya mudah-mudahan minerba dapat terus memberikan kontribusi terhadap negara melalui PNBP,” ujarnya.

Guna meningkatkan PNBP sektor minerba, Kementerian ESDM menetapkan sejumlah kebijakan yang salah satunya dilakukan melalui penguatan pengawasan penerimaan negara melalui pemanfaatan data pembayaran PNBP melalui integrasi e-PNBP Minerba dengan aplikasi SIMPONI dan automatic blocking system apikasi e-PNBP.

e-PNBP pun telah dimulai sejak 1 Agustus 2018 yang digunakan untuk royalti provisional dan final serta pembayaran iuran tetap.

Adapun untuk realisasi PNBP dari Sumber Daya Alam (SDA) pada 2022 diprediksi Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati akan melampaui realisasi 2021 yang sebesar Rp149,5 triliun. Hal tersebut lantaran realisasi PNBP SDA semester I 2022 telah mencapai Rp114,6 triliun, yang hampir mendekati realisasi sepanjang 2021.

Realisasi PNBP SDA tersebut terdiri dari PNBP SDA migas sebesar Rp74,6 triliun atau tumbuh 86,8 persen (yoy) dari Rp39,3 triliun pada semester I 2021. Kemudian PNBP SDA non-migas yang tumbuh 101,8 persen (yoy) dari Rp19,8 triliun menjadi Rp40 triliun yang merupakan 45,8 persen dari target APBN.

Baca: PNBP Perikanan Tangkap Tumbuh 111,8 Persen Jadi Rp 731,18 Triliun






Luhut: Insentif Kendaraan Listrik Harus Diumumkan Bulan Ini

17 jam lalu

Luhut: Insentif Kendaraan Listrik Harus Diumumkan Bulan Ini

Menteri Luhut buka suara ihwal kelanjutan rencana pemerintah memberikan insentif untuk pembelian kendaraan listrik.


Masih Dalami RUU EBT, Wakil Ketua Komisi VII: Kami Minta Kajian Mendalam Soal Nuklir

2 hari lalu

Masih Dalami RUU EBT, Wakil Ketua Komisi VII: Kami Minta Kajian Mendalam Soal Nuklir

Wakil Ketua Komisi VII DPR RI Eddy Soeparno mengatakn pihaknya masih melakukan pendalaman lebih lanjut ihwal Rancangan Undang-Undang Energi Baru dan Energi Terbarukan atau RUU EBT.


Warga Antusias Bikin Paspor Sehari Jadi Rp 1 Juta di Akhir Pekan

2 hari lalu

Warga Antusias Bikin Paspor Sehari Jadi Rp 1 Juta di Akhir Pekan

Kantor Imigrasi membuka layanan paspor sehari jadi di akhir pekan, tarifnya Rp 1 juta. Dilayani di unit layanan paspor di 5 mall di Jakarta.


Faisal Basri Sebut Perbedaan Harga CPO Penyebab Minyak Goreng Langka, Ini Penjelasan Kementerian ESDM

3 hari lalu

Faisal Basri Sebut Perbedaan Harga CPO Penyebab Minyak Goreng Langka, Ini Penjelasan Kementerian ESDM

Kementerian ESDM menanggapi kritik ekonom Faisal Basri ihwal perbedaan harga CPOsebagai penyebab minyak goreng langka.


Pastikan Rasio Elektrifikasi Tahun 2023 Selesai 100 Persen, Ini Strategi ESDM

6 hari lalu

Pastikan Rasio Elektrifikasi Tahun 2023 Selesai 100 Persen, Ini Strategi ESDM

ESDM menyebutkan rasio elektrifikasi atau perbandingan rumah tangga berlistrik di Indonesia, bakal tuntas sebesar 100 persen.


Badan Geologi ESDM Usulkan Penerbitan WIUP Logam Tanah Jarang

7 hari lalu

Badan Geologi ESDM Usulkan Penerbitan WIUP Logam Tanah Jarang

ESDM mengirimkan usulan penerbitan Wilayah Izin Usaha Pertambangan (WIUP) untuk Rare Earth Material atau logam tanah jarang (LTJ).


Cara ESDM Tingkatkan Daya Saing Tenaga Lokal Agar Tak Kalah dengan Asing

7 hari lalu

Cara ESDM Tingkatkan Daya Saing Tenaga Lokal Agar Tak Kalah dengan Asing

ESDM fokus meningkatkan kompetensi tenaga kerja Indonesia (TKI) di sektor ESDM agar tak kalah dengan tenaga kerja asing (TKA).


Air Minum Murni dan Mineral, Mana yang Lebih Baik?

7 hari lalu

Air Minum Murni dan Mineral, Mana yang Lebih Baik?

Pakar menyebut syarat air minum yang baik untuk dikonsumsi jernih, bersih, tidak berbau, dan tidak memiliki rasa. Bagaimana dengan air mineral?


Mulai Besok, Pemerintah Terapkan Biodiesel B35

8 hari lalu

Mulai Besok, Pemerintah Terapkan Biodiesel B35

Pemerintah menerapkan program Biodiesel B35 mulai besok, 1 Februari 2023. B35 dalah bahan bakar dengan presentase pencampuran BBN ke BBM 35 persen.


Rasio Elektrifikasi 2022 Melambat, ESDM: Wilayah Timur Menjadi Fokus Kami

9 hari lalu

Rasio Elektrifikasi 2022 Melambat, ESDM: Wilayah Timur Menjadi Fokus Kami

Kementerian ESDM bakal meningkatkan rasio elektrifikasi agar seluruh wilayah Indoneia mendapatkan akses listrik.