Sri Mulyani Sebut Belanja Negara Mencapai Rp1.243,6 Triliun, Ini Rinciannya

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati memimpin pertemuan tingkat Menteri Keuangan dan Gubernur Bank Sentral atau Finance Ministers and Central Bank Governors Meeting (FMCBG) di Jakarta Convention Center, Jakarta, Kamis 17 Februari 2022. Pertemuan yang berlangsung pada 17-18 Februari 2022 itu merupakan rangkaian pertemuan di Jalur Keuangan dalam Presidensi G20 Indonesia yang membawa enam agenda prioritas, yakni exit strategy untuk mendukung pemulihan yang adil, pembahasan scarring effect untuk mengamankan pertumbuhan masa depan, sistem pembayaran di era digital, keuangan berkelanjutan, inklusi keuangan, dan perpajakan internasional. ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A/POOL

TEMPO.CO, Jakarta -Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengatakan belanja negara mencapai Rp1.243,6 triliun atau sudah membelanjakan 40 persen dari total belanja negara APBN.

Belanja Kementerian/Lembaga (K/L) tercatat telah mencapai Rp392,8 triliun atau 41,5 persen terhadap APBN. Belanja Kementerian/Lembaga dimanfaatkan untuk belanja pegawai termasuk THR, kegiatan operasional K/L, pengadaan peralatan atau mesin, jalan, jaringan, irigasi, serta penyaluran berbagai bansos ke masyarakat.

Sementara itu, belanja non-Kementerian/Lembaga mencapai Rp483,7 triliun atau 35,7 persen terhadap APBN. Belanja non-K/L ini didukung oleh penyaluran subsidi, kompensasi BBM, dan pembayaran pensiun termasuk THR, serta jaminan kesehatan ASN. 

“Adapun transfer ke daerah dan dana desa mencapai Rp367,1 triliun atau 45,6 persen terhadap total transfer yang akan kita lakukan tahun ini,” kata Sri Mulyani dalam paparan konferensi pers APBN KiTA, Rabu, 27 Juli 2022.

Ia mengatakan pemerintah juga sudah membelanjakan pembiayaan investasi sebesar Rp48 triliun, terutama untuk berbagai proyek K/L, khususnya dalam penyelesaian proyek strategis nasional dan pembiayaan sektor perumahan. 

“Realisasi belanja pegawai K/L sampai semester I sebesar Rp121,9 triliun. Ini lebih kecil dari Juni tahun lalu yang mencapai Rp123,6 triliun karena kita menggeser pembayaran gaji ke-13 ke Juli,” katanya.

Sri Mulyani menuturkan anggaran untuk gaji dan tunjangan THR akan mengalami kenaikan tahun ini karena tahun ini THR dan gaji ke-13 diberikan dengan 50 persen tunjangan kinerja. 

Sementara untuk belanja barang yang berkaitan dengan Covid-19 atau belanja barang PC-PEN mengalami penurunan Rp51,5 triliun menjadi Rp37 triliun. Akan tetapi, belanja barang lain yang nom-Covid belum mengalami kenaikan atau dari Rp126,8 triliun tahun lalu ke Rp105,9 triliun.

“Untuk belanja PC-PEN sendiri terutama untuk klaim pasien, vaksin, insentif nakes, terutama untuk belanja yang berhubungan Kementerian Kesehatan, itu mengalami penurunan yang cukup drastis,” kata dia.

Selanjutnya baca belanja rutin perawatan alutsista






Optimistis Aman dari Resesi Global, CORE: Ekonomi Indonesia Tradisional

54 menit lalu

Optimistis Aman dari Resesi Global, CORE: Ekonomi Indonesia Tradisional

Ekonom senior Center of Reform on Economics (CORE) Hendri Saparini menyebut ancaman resesi global bukan hal yang menakutkan bagi Indonesia.


Tips Investasi Saham ala Kaesang Pangarep: Ndak Perlu Embel-embel Anak Presiden

2 jam lalu

Tips Investasi Saham ala Kaesang Pangarep: Ndak Perlu Embel-embel Anak Presiden

Kaesang Pangarep selaku Brand Ambassador Saham Rakyat-aplikasi jual beli saham-membagikan tips untuk berinvestasi saham.


Luhut Peringatkan Investasi Tak Boleh Ada Hambatan: Buat Saya Ada Satu Titik to Kill or To Be Killed

4 jam lalu

Luhut Peringatkan Investasi Tak Boleh Ada Hambatan: Buat Saya Ada Satu Titik to Kill or To Be Killed

Luhut Binsar Pandjaitan mengatakan akan mem-buldozer pihak yang mengganggu upaya pemerintah dalam mengejar target investasi domestik.


Jokowi Menyayangkan APBD yang Masih Mengendap Rp 278 Triliun: Ini Keliru Besar

5 jam lalu

Jokowi Menyayangkan APBD yang Masih Mengendap Rp 278 Triliun: Ini Keliru Besar

Jokowi mengatakan investasi asing yang tengah dikejar pemerintah pusat menjadi percuma apabila APBD sendiri tidak dibelanjakan.


Jokowi Ingatkan Bahlil Target Investasi Rp 1.200 Triliun: Jangan Nanti Minta Maaf, Tidak Tercapai

7 jam lalu

Jokowi Ingatkan Bahlil Target Investasi Rp 1.200 Triliun: Jangan Nanti Minta Maaf, Tidak Tercapai

Presiden Joko Widodo alias Jokowi mengingatkan Bahlil Lahadalia bahwa target investasi sebesar Rp 1.200 triliun harus tercapai.


Gubernur BI Prediksi Pertumbuhan Ekonomi RI Tembus 4,5-5,3 Persen pada 2023

7 jam lalu

Gubernur BI Prediksi Pertumbuhan Ekonomi RI Tembus 4,5-5,3 Persen pada 2023

Gubernur Bank Indonesia (BI), Perry Warjiyo memperkirakan pertumbuhan ekonomi Indonesia pada 2023 bisa mencapai 4,5-5,3 persen.


Jokowi Puji Pertumbuhan Ekonomi Maluku 27 Persen: Tertinggi di Dunia

8 jam lalu

Jokowi Puji Pertumbuhan Ekonomi Maluku 27 Persen: Tertinggi di Dunia

Menurut Jokowi, pertumbuhan di Maluku Utara itu adalah buah hasil upaya pemerintah dalam mendorong hilirisasi industri dan pembangunan infrastruktur.


Jokowi Cerita Semua Pemimpin Negara G20 Khawatirkan Resesi: Rambutnya Tambah Putih

8 jam lalu

Jokowi Cerita Semua Pemimpin Negara G20 Khawatirkan Resesi: Rambutnya Tambah Putih

Presiden Jokowi menyatakan ada kesamaan tiap kepala negara yang ikut KTT G20, yakni sama-sama pusing dengan ancaman resesi ekonomi global tahun depan.


Ancaman Resesi Global 2023, Jokowi Minta Tak Ada yang Persulit Investasi

9 jam lalu

Ancaman Resesi Global 2023, Jokowi Minta Tak Ada yang Persulit Investasi

Jokowi memperkirakan upaya menggaet komitmen investasi akan semakin sulit lantaran bakal berebut dengan semua negara mulai awal tahun depan.


Ancaman Resesi Tahun Depan, Jokowi: Tak Bisa Bekerja Normal-normal Lagi

10 jam lalu

Ancaman Resesi Tahun Depan, Jokowi: Tak Bisa Bekerja Normal-normal Lagi

Menurut Presiden Jokowi, seluruh pihak harus bekerja ekstra agar resesi tidak terlalu berdampak bagi Indonesia.