Marak Oplosan Air Minum, YLKI Imbau Produsen Tak Jual Label Produk

Air dalam kemasan galon telah tercemar partikel mikroplastik. Tempo menguji beberapa merek kemasan air minum berbahan polikarbonat pada April lalu.

TEMPO.CO, Jakarta - Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI) meminta perusahaan atau produsen air minum dalam kemasan (AMDK) tidak memperjual-belikan label produknya ke pihak lain. Hal ini untuk menghindari pemalsuan atau pengoplosan produk tersebut.

Kepala Bidang Pengaduan YLKI Sularsi mengatakan penanganan terhadap pemalsuan air mineral sejatinya merupakan kewenangan Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM). Namun, perlu adanya survei untuk post marketnya.

"Perusahaan ketika memesan atau membeli suatu kemasan atau tutup dari pihak ketiga harus dipastikan semua pesanannya atau lebelnya tidak diperjualbelikan ke pihak lain," katanya seperti dikutip dari Antara, Senin, 25 Juli 2022. 

Pernyataan itu untu menanggapi terkuaknya kasus pemalsuan air mineral merek ternama. Perkara tersebut terbongkar seusai polisi melakukan penggerebekan dan penangkapan para pengoplos di Cilegon, Banten, pada Sabtu, 16 Juli 2022. 

Menurut Sularsi, bila perusahaan tidak melakukan pengawasan dan produk yang dipesan dijual ke pihak lain, hal itu termasuk sebuah pelanggaran. YLKI juga mengingatkan kepada warung-warung kecil penjual AMDK agar tetap waspada agar tak sampai ada produk yang ditawarkan jauh lebih murah dari harga normal.

Ketika warung menjual produk yang palsu, ucap dia, pemiliknya pun dapat menghadapi risiko hukum. "Karena itu jangan sampai hanya melihat harga yang murah, tapi produknya ilegal bukan legal," ucap Sularsi. 

Sebelumnya, Pengurus Harian YLKI, Eliyani, dalam keterangannya menyebutkan penelitian yayasan menunjukkan banyak beredar air minum kemasan yang tidak memenuhi standar air minum. YLKI pun memberikan panduan kepada konsumen yang ingin memastikan keamanan air mineral yang dibeli. 

Pertama, secara fisik air mineral palsu berwarna agak keruh. Konsumen sebaiknya mengocok air terlebih dulu. Jika warna berubah setelah dikocok, misalnya terlihat lebih keruh, sebaiknya tidak perlu diminum.

Kedua, bau air mineral asli dan palsu berbeda. Air mineral asli tidak berbau, sedangkan air mineral terkontaminasi akan menimbulkan bau tidak biasa. Ketiga, air mineral palsu rasanya lebih kesat, di langit-langit mulut juga akan terasa ada seperti debu-debu yang menempel.

"Konsumen perlu lebih teliti untuk mengecek tanggal kedaluwarsa dan izin produksi. Jangan terjebak dengan merek dagang besar, dan pastikan tutup tak bocor," katanya.

ANTARA 

Baca juga: BPOM Beberkan Alasan Tarik Es Krim Haagen-Dazs Rasa Vanilla dari Peredaran

Ikuti berita terkini dari Tempo di Google News, klik di sini.






Terkini Bisnis: Sorotan YLKI soal Tragedi Stadion Kanjuruhan, Lonjakan Inflasi September

1 hari lalu

Terkini Bisnis: Sorotan YLKI soal Tragedi Stadion Kanjuruhan, Lonjakan Inflasi September

Sorotan tentang tragedi Stadion Kanjuruhan meramaikan pemberitaan pada Ahad, 2 Oktober 2022.


YLKI Desak Tragedi di Stadion Kanjuruhan Diusut: Korban dan Ahli Waris Harus Dapat Kompensasi

1 hari lalu

YLKI Desak Tragedi di Stadion Kanjuruhan Diusut: Korban dan Ahli Waris Harus Dapat Kompensasi

YLKI mendesak manajemen penyelenggara untuk bertanggung jawab baik secara perdata maupun pidana menyusul tragegi di Stadion Kanjuruhan.


YLKI Minta Tim Independen untuk Usut Tragedi Kanjuruhan Malang

2 hari lalu

YLKI Minta Tim Independen untuk Usut Tragedi Kanjuruhan Malang

YLKI menyatakan PSSI tak boleh dilibatkan dalam pengusutan Tragedi Kanjuruhan karena sebagai salah satu pihak yang harus bertanggungjawab.


Hong Kong Tarik Mie Sedaap Korean Spicy Chicken karena Mengandung Pestisida, di Indonesia?

2 hari lalu

Hong Kong Tarik Mie Sedaap Korean Spicy Chicken karena Mengandung Pestisida, di Indonesia?

Pemerintah Hong Kong meminta para penjual Mie Sedaap Korean Spicy Chicken untuk berhenti memasarkan produk itu. Bagaimana keamanannya di Indonesia?


Dorong Cukai Minuman Berpemanis, YLKI Minta Pemerintah Tak Gampang Dilobi Industri

4 hari lalu

Dorong Cukai Minuman Berpemanis, YLKI Minta Pemerintah Tak Gampang Dilobi Industri

Untuk mengendalikan efek buruk dari MBDK, YLKI mengatakan perlu regulasi khusus dari pemerintah.


Wings Group Buka Suara soal Mie Sedaap yang Ditarik dari Pasar Hong Kong

5 hari lalu

Wings Group Buka Suara soal Mie Sedaap yang Ditarik dari Pasar Hong Kong

Wings Group Indonesia menjelaskan Mie Sedaap diproduksi dengan menaati regulasi dari badan terkait untuk memenuhi standar keamanan pangan yang berlaku.


Mengenal Bahaya Antioksidan Buatan

13 hari lalu

Mengenal Bahaya Antioksidan Buatan

Antioksidan buatan berbahaya bila dikonsumsi berlebihan.


Perumda Tirta Kahuripan Kabupaten Bogor Juara BUMD Air Minum se-Jawa Barat

17 hari lalu

Perumda Tirta Kahuripan Kabupaten Bogor Juara BUMD Air Minum se-Jawa Barat

Perpamsi Jawa Barat menobatkan Perumda Tirta Kahuripan Kabupaten Bogor sebagai Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Air Minum terbaik se-Jawa Barat.


Pakar IPB: Pelabelan BPA Membuat Masyarakat Indonesia Aman

18 hari lalu

Pakar IPB: Pelabelan BPA Membuat Masyarakat Indonesia Aman

BPA tidak hanya ditemukan dalam campuran plastik keras polikarbonat, tapi marak pula di dalamkemasan kaleng, botol bayi atau dot


Tarif Ojek Online Naik, YLKI: Masyarakat Balik Jadi Pengguna Kendaraan Pribadi

24 hari lalu

Tarif Ojek Online Naik, YLKI: Masyarakat Balik Jadi Pengguna Kendaraan Pribadi

Tarif ojek online alias ojol akan naik pada Minggu, 11 September 2022 pukul 00.00 WIB.