Yakin Lelang Blok Migas Menarik Investor, ESDM: Kalau Pajak, Kita Buka Diskusi

Reporter

Menteri ESDM Arifin Tasrif saat mengikuti rapat kerja dengan Komisi VII DPR RI di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Selasa, 19 Januari 2021. Rapat tersebut membahas strategis program kerja Kementerian ESDM tahun 2021 serta evaluasi kinerja Kementerian ESDM Tahun 2020. TEMPO/M Taufan Rengganis

TEMPO.CO, JakartaKementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) optimistis lelang enam blok minyak dan gas (migas) pada penawaran tahap pertama tahun 2022 akan diminati investor baik dalam maupun luar negeri.

Direktur Jenderal Minyak dan Gas Bumi Kementerian ESDM Tutuka Ariadji mengatakan pemerintah telah mengubah term and condition lelang blok atau Wilayah Kerja (WK) kali ini agar lebih menarik investor.

Perubahan itu meliputi perbaikan profit split kontraktor dengan mempertimbangkan faktor risiko WK, signature bonus terbuka untuk ditawar, First Tranche Petroleum (FTP) menjadi 10 persen shareable, penerapan harga Domestic Market Obligation (DMO) 100 persen selama kontrak, dan memberikan fleksibilitas bentuk kontrak bisa Procuction Sharing Contract (PSC) cost recovery atau PSC gross split.

Selain itu ketentuan baru relinquishment (tidak ada pengembalian sebagian area di tahun ketiga kontrak), kemudahan akses data melalui mekanisme membership Migas Data Repository (MDR), serta pemberian insentif dan fasilitas perpajakan sesuai peraturan yang berlaku.

"Kita ubah (term and condition) supaya lebih menarik. Kalau pajak-pajak, nanti kita buka diskusi," katanya dalam keterangannya di Jakarta, Jumat, 22 Juli 2022.

Terhadap perubahan-perubahan tersebut, lanjutnya, sudah ada sinyal-sinyal positif dari investor. Meski demikian pemerintah tetap terbuka untuk berdiskusi agar semakin banyak investor yang tertarik berinvestasi di Indonesia.

"Untuk lelang yang direct offer/joint study itu ada perusahaan multinasional (sebagai peserta). Nanti, kita umumkan sekitar September," ungkap Tutuka.

Pada Rabu kemarin 20 Juli 2022, pemerintah secara resmi mengumumkan lelang enam WK migas pada penawaran tahap pertama tahun 2022.

Keenam WK itu terdiri atas tiga WK yang ditawarkan melalui mekanisme penawaran langsung dan tiga lewat lelang reguler. Ketiga WK yang ditawarkan langsung itu adalah satu WK eksploitasi yakni Bawean dan dua WK eksplorasi yaitu Offshore North West Aceh (Meulaboh) dan Offshore South West Aceh (Singkil).

Akses bid document Bawean mulai 20 Juli 2022 sampai 19 Agustus 2022 dan batas waktu pemasukan dokumen partisipasi pada 23 Agustus 2022.

Sedangkan untuk Offshore North West Aceh dan Offshore South West Aceh, akses bid document mulai 20 Juli 2022 sampai 2 September 2022 dengan batas waktu pemasukan dokumen partisipasi pada 6 September 2022.

Untuk tiga blok migas yang ditawarkan melalui lelang reguler adalah Arakundo, Bengara I, dan Maratua II.

Dengan jadwal lelang reguler adalah akses bid document mulai 20 Juli 2022 sampai 15 November 2022 dan batas waktu pemasukan dokumen partisipasi pada 17 November 2022.

Bagi badan usaha dan bentuk usaha tetap yang berminat, registrasi dan akses bid document dilakukan melalui website online lelang Wilayah Kerja Migas sesuai dengan jadwal yang ada di https://esdm.go.id/wkmigas.

Baca: ESDM Usulkan Perubahan Status Timah dari Mineral Strategis Jadi Krisis


 






Ada Beking Tambang Ilegal Jawa Tengah, Politikus Ini Minta Pemerintah Segera Tuntaskan

1 hari lalu

Ada Beking Tambang Ilegal Jawa Tengah, Politikus Ini Minta Pemerintah Segera Tuntaskan

Anggota Komisi VII DPR dari Fraksi PKS Mulyanto meminta agar pemerintah pusat segera mengatasi maraknya tambang ilegal di Jateng dan Kaltim.


Perusahaan Donald Trump Terbukti Gelapkan Pajak, Didenda Rp24 M

1 hari lalu

Perusahaan Donald Trump Terbukti Gelapkan Pajak, Didenda Rp24 M

Perusahaan real estat milik Donald Trump divonis bersalah karena melakukan skema kriminal selama 15 tahun untuk menipu otoritas pajak.


Gencarkan Penggunaan Kendaraan Listrik, Menteri ESDM Fokuskan Pembenahan Sektor Hulu

4 hari lalu

Gencarkan Penggunaan Kendaraan Listrik, Menteri ESDM Fokuskan Pembenahan Sektor Hulu

Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) terus melakukan sosialisasi penggunaan kendaraan listrik.


Bapeten Sebut Pemerintah Targetkan PLTN Terealisasi pada 2039 Dukung Net Zero Emission

4 hari lalu

Bapeten Sebut Pemerintah Targetkan PLTN Terealisasi pada 2039 Dukung Net Zero Emission

Bapeten telah menyiapkan regulasi infrastruktur penyelamatan nuklir mulai dari lokasi pembangunan PLTN yang harus memenuhi syarat.


Harga Batu Bara Acuan Anjlok ke 281,48 USD Per Ton, Pemicunya?

6 hari lalu

Harga Batu Bara Acuan Anjlok ke 281,48 USD Per Ton, Pemicunya?

Harga Batu Bara Acuan (HBA) pada Desember 2022 menurun 8,67 persen atau 26,72 USD per ton. Harga yang semula di angka 308,2 USD per ton pada November 2022, kini menjadi 281,48 USD per ton.


Kemenkeu Bakal Berdiskusi dengan ESDM Ihwal Pengadaan Rice Cooker Gratis

6 hari lalu

Kemenkeu Bakal Berdiskusi dengan ESDM Ihwal Pengadaan Rice Cooker Gratis

Kementerian Keuangan (Kemenkeu) bakal mengajak Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) berdiskusi soal rencana pembagian rice cooker untuk masyarakat.


Ada Beking Tambang Ilegal di Jawa Tengah, ESDM: Tiba-tiba Muncul, Hilang Lagi

6 hari lalu

Ada Beking Tambang Ilegal di Jawa Tengah, ESDM: Tiba-tiba Muncul, Hilang Lagi

Dinas ESDM Jawa Tengah mengakui para pelaku tambang ilegal adalah pemain lama.


Timbul Tenggelam Tambang Ilegal di Jawa Tengah, Ada Beking Kuat?

7 hari lalu

Timbul Tenggelam Tambang Ilegal di Jawa Tengah, Ada Beking Kuat?

Tambang ilegal tersebar di beberapa wilayah di Kabupaten Klaten, Jawa Tengah.


Rencana Pembagian Rice Cooker Gratis, Susi Pudjiastuti: Tolong untuk Bangun Sekolah

8 hari lalu

Rencana Pembagian Rice Cooker Gratis, Susi Pudjiastuti: Tolong untuk Bangun Sekolah

Lewat cuitannya, Susi Pudjiastuti berpendapat dana itu bakal lebih baik jika digunakan untuk membangun 30 gedung sekolah.


Kanye West Komplain Uang Rp 1 Triliun Dibekukan karena Dituduh Menunggak Pajak

8 hari lalu

Kanye West Komplain Uang Rp 1 Triliun Dibekukan karena Dituduh Menunggak Pajak

Kanye West tidak bisa mengambil uang yang ada dalam rekening itu yang totalnya sebesar Rp 1,1 triliun atas dugaan mengemplang pajak.