PLN Gelar Touring Jakarta-Bali untuk Buktikan Mobil Listrik Lebih Irit dan Nyaman

Seorang pengemudi mengisi daya baterai mobil listriknya di SPKLU Gedung PLN Gambir, Jakarta, Rabu, 13 Juli 2022. Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan mengatakan pemerintah saat ini sangat serius dalam menyediakan berbagai regulasi untuk mendukung terciptanya ekosistem kendaraan listrik berbasis baterai. ANTARA/Agha Yuninda

TEMPO.CO, Jakarta -PT PLN (Persero) mengadakan touring mobil listrik dari Jakarta hingga Bali untuk mengkampanyekan kepada masyarakat penggunaan mobil listrik lebih nyaman, aman dan hemat.

Direktur Utama PLN Darmawan Prasodjo mengatakan pelaksanaan touring mobil listrik ini merupakan bagian dari gelaran PLN  E-Mobility Day yang acara puncaknya digelar di Bali pada 24 Juli 2022. 

Touring yang  melibatkan Komunitas Mobil Elektrik Indonesia (KOLEKSI) ini akan menjadi momentum pembuka yang sangat penting. PLN bersama KOLEKSI akan memberikan pesan kepada masyarakat dan dunia bahwa Indonesia sedang menuju perubahan besar. 

"Ini bukan sekedar perjalanan dari Jakarta ke Bali. Tetapi ini adalah simbol journey kita, yaitu dari masa lalu menuju masa depan. Kita adalah pelaku sejarah, di mana era energi fosil yang mahal, impor, dan beremisi tinggi, akan menuju era energi listrik yang murah, berbasis domestik, dan ramah lingkungan," kata Darmawan, dalam keterangan tertulis, 21 Juli 2022.

Sebagai pengguna mobil listrik, Darmawan telah membuktikan hematnya penggunaan mobil listrik ketimbang mobil berbahan bakar minyak. Secara energi, kata Darmawan, 1 liter bensin bisa dipakai berjalan sejauh 7-10 kilometer (km). Jika jarak 10 km, mobil BBM butuh 1 liter, sedangkan mobil listrik butuh 1,5 kilowatthour (kWh).

"Dari sisi harga, ini sudah beda jauh. Satu liter bensin Rp12 ribu, sementara 1 kWh ini harga di Charge-in sekitar Rp2.500. Jadi kalau 1,5 kWh adalah Rp 3.750. Artinya, dari sisi harga, mobil listrik kisarannya hanya butuh tidak lebih dari sepertiganya saja," katanya.

Sementara itu dari sisi emisi, lanjut Darmawan, kendaraan listrik lebih rendah dari kendaraan BBM. Ia memaparkan, satu liter BBM menghasilkan emisi karbonnya 2,4 kilogram (kg) CO2. Sedangkan 1 kWh listrik, emisinya hanya 0,85 kg CO2. Artinya kalau 1,5 kWh, emisinya sekitar 1,3 kg CO2. 

"Artinya, dari emisinya, kendaraan listrik hanya setengahnya dari kendaraan BBM. Ini adalah hari ini. Ke depan, dengan berjalannya transisi energi di Indonesia, pembangkit-pembangkit listrik dari energi baru terbarukan (EBT), maka emisi karbon akan menjadi nol," papar Darmawan.

Selanjutnya baca PLN ajak Pengguna Mobil Listrik Isi Daya di SPKLU






Mobil Listrik MEvITS Buatan ITS, Daya Tempuh 200 Km

8 jam lalu

Mobil Listrik MEvITS Buatan ITS, Daya Tempuh 200 Km

Mobil listrik MEvITS diciptakan ITS tak hanya sebagai mobil penumpang. Namun bisa juga untuk mengangkut barang


Harga Mobil Listrik Wali Kota Bogor Bima Arya

9 jam lalu

Harga Mobil Listrik Wali Kota Bogor Bima Arya

Wali Kota Bogor Bima Arya menegaskan pengadaan dilakukan bertahap yang diawali dua mobil listrik dan lima motor listrik pelat merah itu.


Bima Arya Coba Motor listrik, Begini Katanya

19 jam lalu

Bima Arya Coba Motor listrik, Begini Katanya

Wali Kota Bogor Bima Arya optimistis banyak orang akan beralih ke kendaraan listrik atau konversi ke motor listrik dengan biaya sekitar Rp 7 juta.


Hyundai dan SK On Bangun Pabrik Baterai Kendaraan Listrik Senilai Rp 29,5 Triliun

1 hari lalu

Hyundai dan SK On Bangun Pabrik Baterai Kendaraan Listrik Senilai Rp 29,5 Triliun

Pabri baterai kendaraan listrik baru Hyundai dan SK On ini ditargetkan mulai beroperasi pada kuartal pertama 2025.


PLN Icon Plus Kembangkan One Stop Service Layanan Kendaraan Listrik

1 hari lalu

PLN Icon Plus Kembangkan One Stop Service Layanan Kendaraan Listrik

Fitur ini mencakup pembentukan komunitas, stasiun pengisian, penukaran baterai, marketplace, test drive, bahkan penyewaan kendaraan listrik.


Konsumsi Listrik RI 1.169 kWh per Kapita, ESDM: Tertinggal Dibanding Negara Tetangga

1 hari lalu

Konsumsi Listrik RI 1.169 kWh per Kapita, ESDM: Tertinggal Dibanding Negara Tetangga

Dirjen Ketenagalistrikan Kementerian ESDM Ida Nuryatin Finahari menilai konsumsi listrik di Indonesia masih tertinggal dari negara-negara tetangga.


Polisi Spanyol Gunakan 169 Unit Mobil Elektrifikasi BMW

1 hari lalu

Polisi Spanyol Gunakan 169 Unit Mobil Elektrifikasi BMW

Sebagian mobil BMW yang dikirim adalah kendaraan berbasis listrik dan hybrid plug-in, hybrid ringan dengan sistem 48 volt.


VinFast Mulai Ekspor Mobil Listrik ke Konsumen Amerika Serikat

1 hari lalu

VinFast Mulai Ekspor Mobil Listrik ke Konsumen Amerika Serikat

Total sebanyak 999 unit mobil listrik VinFast dikirim ke Amerika Serikat dan diharapkan tiba di tangan konsumen pada akhir Desember 2022.


Laba Bersih Kuartal 3 Turun 59 Persen YoY, Ini Kata Xiaomi

1 hari lalu

Laba Bersih Kuartal 3 Turun 59 Persen YoY, Ini Kata Xiaomi

Xiaomi menjual 40,5 juta unit smartphone pada Q3 2022, dan meskipun mempertahankan posisi ke-3 di dunia, namun ...


Menhub Minta Mobil Listrik Hyundai Punya Kandungan Lokal 50 Persen di 2024

1 hari lalu

Menhub Minta Mobil Listrik Hyundai Punya Kandungan Lokal 50 Persen di 2024

Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi meminta agar Hyundai bisa memproduksi mobil listrik di Indonesia dengan kandungan lokal mencapai 50 persen.