Vaksin Booster Jadi Syarat Perjalanan, Ini Rincian Jalur Laut dan Kereta Api

Pengunjung menjalani vaksinasi dosis ketiga di arena PRJ Kemayoran, Jakarta Pusat, Sabtu 16 Juli 2022. Adanya aturan wajib vaksin booster yang diberlakukan pemerintah mulai 17 Juli membuat pengunjung berbondong-bondong ke sentra vaksinasi itu. ANTARA/Ulfa Jainita

TEMPO.CO, Jakarta -Vaksin booster kini sudah berlaku sebagai aturan perjalanan. Termasuk di transportasi laut dan kereta api yang masih menjadi primadona masyarakat papan menengah dalam bepergian.

Harga tiketnya yang relatif terjangkau serta pengalaman mengesankan yang didapat menjadikan moda transportasi ini sebagai salah satu rujukan dalam bepergian.

Namun, terdapat regulasi atau aturan perjalanan baru dalam mengakses beberapa jenis transportasi tersebut yang berlaku. Berikut rinciannya.

Transportasi Laut

Sebagaimana dilansir dari website Kemenhub, telah diterbitkan Surat Edaran (SE) No. 68 tahun 2022 terkait Petunjuk Pelaksanaan Perjalanan Orang Dalam Negeri dengan Transportasi Laut. Sedangkan bagi luar negeri, terdapat SE No. 69 tahun 2022.

Dengan transportasi laut dalam negeri, protokol umum yang perlu dipatuhi oleh Pelaku Perjalanan Dalam Negeri (PPDN) adalah:

  1. Mematuhi protokol kesehatan 3M, yaitu: memakai masker, menjaga jarak dan menghindari kerumunan, serta mencuci tangan dengan sabun atau menggunakan hand sanitizer.
  2. Menggunakan masker kain 3 lapis atau masker medis yang menutupi hidung, mulut dan dagu selama berada di dalam ruangan atau ketika berada dalam kondisi kerumunan.
  3. Mengganti masker secara berkala setiap 4 jam, dan membuang limbah masker di tempat yang disediakan.
  4. Mencuci tangan secara rutin menggunakan air dan sabun atau handsanitizer, khususnya setelah menyentuh benda yang disentuh orang lain.
  5. Menjaga jarak minimal 1,5 meter dengan orang lain serta menghindari kerumunan.
  6. Dihimbau untuk tidak berbicara satu arah maupun dua arah melalui telepon ataupun secara langsung sepanjang perjalanan.

Sedangkan persyaratan perjalanan bagi PPDN adalah:

  1. Menggunakan aplikasi PeduliLindungi sebagai syarat perjalanan
  2. PPDN yang telah melakukan vaksinasi dosis ketiga alias vaksin booster, tidak wajib menunjukan hasil negatif tes RT-PCR atau rapid test antigen;
  3. PPDN yang telah mendapat vaksinasi dosis kedua wajib menunjukan hasil negatif tes RT-PCR yang diambil dalam kurun waktu 3 x 24 jam, atau rapid test antigen yang diambil dalam kurun waktu 1 x 24 jam sebelum keberangkatan. Selain itu, penumpang juga dapat melakukan vaksinasi booster on-site saat keberangkatan
  4. PPDN yang telah mendapatkan vaksinasi dosis pertama diwajibkan menunjukan hasil negatif tes RT-PCR yang diambil maksimal 3 x 24 keberangkatan sebagai syarat perjalanan
  5. PPDN dengan kondisi kesehatan khusus atau komorbid yang tidak memungkinkan untuk menerima vaksinasi wajib menunjukan hasil negatif tes RT-PCR yang sampelnya diambil dalam kurun waktu 3 x 24 jam keberangkatan sebagai syarat perjalanan dan wajib menyertakan surat keterangan dokter dari Rumah Sakit Pemerintah yang menyatakan jika yang bersangkutan belum atau tidak dapat mengikuti vaksinasi COVID-19
  6. PPDN berusia 6-17 tahun wajib menunjukkan kartu/sertifikat vaksin dosis kedua tanpa perlu menunjukkan hasil negatif RT-PCR atau rapid test antigen, atau
  7. PPDN berusia dibawah 6 tahun dikecualikan terhadap ketentuan vaksinasi dan tidak wajib menunjukkan hasil negatif RT-PCR atau rapid test antigen, namun wajib melakukan perjalanan dengan pendamping perjalanan yang telah memenuhi ketentuan vaksinasi. Selain itu wajib mengikuti pemeriksaan COVID-19 serta menerapkan protokol kesehatan secara ketat.

Transportasi Perkeretaapian

Nah, selain itu ada juga peraturan bagi PPDN yang ingin bepergian menggunakan kereta api. Sebagaimana diatur dalam SE Kemenhub Nomor 72 tahun 2022 tentang Petunjuk Pelaksanaan Perjalanan Orang Dalam Negeri dengan Transportasi Perkeretaapian, syarat-syarat yang perlu diperhatikan adalah:

  1. Memperlihatkan sertifikat vaksinasi dengan aplikasi PeduliLindungi saat akan memasuki area stasiun.
  2. Memperlihatkan sertifikat vaksin minimal dosis pertama jika tidak menggunakan aplikasi PeduliLindungi.
  3. Menggunakan masker dengan benar hingga menutup hidung, mulut dan dagu secara sempurna sesuai dengan aturan, serta selalu mencuci tangan sebelum dan sesudah naik kereta.

Selain itu, Petugas juga senantiasa melakukan pengendalian jumlah pengguna KRL yang dapat masuk ke kereta dengan melakukan penyekatan pengguna khususnya pada jam-jam sibuk.

Sebagai tambahan, pengguna KRL juga dihimbau untuk menggunakan aplikasi KRL Access agar dapat memantau informasi kepadatan di stasiun, mengetahui posisi real time KRL dan jadwal perjalanan.

Demikian informasi mengenai perjalanan dalam negeri maupun luar negeri dengan transportasi laut dan kereta api. Bagi Anda yang ingin bepergian ikuti vaksin booster atau siapkan dokumen resmi kalau sudah menjalaninya. Apalagi vaksin booster itu gratis. Jangan lupa selalu memperhatikan protokol kesehatan. Have a nice trip!

DEPHUB | PT KAI

DANAR TRIVASYA FIKRI

Baca juga: Wajib Booster Mulai Hari Ini, Pengunjung Sentra Vaksinasi di PRJ Melonjak






Menteri Ekspor Inggris Kunjungi Indonesia, Dukung Pendanaan MRT Jakarta Rp 20 T

2 hari lalu

Menteri Ekspor Inggris Kunjungi Indonesia, Dukung Pendanaan MRT Jakarta Rp 20 T

Menteri Ekspor Inggris Andrew Bowie mengunjungi Jakarta, salah satu agendanya adalah tindak lanjut pengembangan perkeretaapian.


Penyandang Disabilitas Tewas Ditabrak Kereta Api Trans Sulawesi di Barru

2 hari lalu

Penyandang Disabilitas Tewas Ditabrak Kereta Api Trans Sulawesi di Barru

Seorang petani La Sudding, 53 tahun meninggal akibat ditabrak kereta api Trans Sulawesi di Kabupaten Barru, Rabu, 01 Februari 2023.


Inilah Alasan Mengapa Kereta Api tidak Bisa Berhenti Mendadak

3 hari lalu

Inilah Alasan Mengapa Kereta Api tidak Bisa Berhenti Mendadak

Kereta api butuh jarak sekitar 1,6 kilometer untuk benar-benar berhenti sejak dilakukan pengereman, tidak bisa berhenti secara mendadak.


Sedang Uji Coba Terbatas, KAI Siap Operasikan KA Makassar - Pare-Pare

4 hari lalu

Sedang Uji Coba Terbatas, KAI Siap Operasikan KA Makassar - Pare-Pare

PT Kereta Api Indonesia atau KAI siap mengoperasikan kereta api (KA) Makassar - Pare-Pare.


Direktur Pengelolaan Imunisasi Jawab Wacana Vaksin Booster Berbayar

7 hari lalu

Direktur Pengelolaan Imunisasi Jawab Wacana Vaksin Booster Berbayar

Direktur Pengelolaan Imunisasi, Prima Yosephine Berliana, M.K.M menjawab wacana vaksin booster berbayar yang disampaikan Menteri Kesehatan.


Vaksin Booster Kedua Berbayar? Ma'ruf Amin: Memang Ada Wacana

7 hari lalu

Vaksin Booster Kedua Berbayar? Ma'ruf Amin: Memang Ada Wacana

Wakil Presiden, Ma'ruf Amin mengatakan memang ada wacana mengenai kemungkinan vaksin booster kedua berbayar. Untuk siapa?


CDC Temukan Kasus Stroke Pada Lansia Penerima Vaksin Booster Pfizer

7 hari lalu

CDC Temukan Kasus Stroke Pada Lansia Penerima Vaksin Booster Pfizer

Dalam temuannya, CDC menyatakan lansia penerima vaksin booster Covid-19 Pfizer kedua kalinya berpotensi terkena stroke.


Layanan Vaksin Booster Kedua di Balai Kota DKI Dibuka hingga Akhir Februari

8 hari lalu

Layanan Vaksin Booster Kedua di Balai Kota DKI Dibuka hingga Akhir Februari

Dinas Kesehatan DKI memperpanjang pelaksanaan vaksin booster kedua atau vaksinasi dosis keempat di Balai Kota Jakarta hingga akhir Februari 2023.


Begini Cara Mendapatkan Vaksin Booster Kedua, Tanpa tiket di PeduliLindungi

8 hari lalu

Begini Cara Mendapatkan Vaksin Booster Kedua, Tanpa tiket di PeduliLindungi

masyarakat umum sudah bisa mendapatkan vaksin booster kedua. Bagaimana cara mendapatkannya?


5 Hal Tentang Pekerjaan Porter di Stasiun, Tak Digaji KAI Hanya Berharap dari Penumpang

8 hari lalu

5 Hal Tentang Pekerjaan Porter di Stasiun, Tak Digaji KAI Hanya Berharap dari Penumpang

Porter adalah mereka yang menerima jasa untuk membawakan barang milik penumpang kereta api di stasiun, namun mereka tak digaji resmi PT KAI.