Inflasi AS Meroket ke 9,1 Persen, 3 Indeks Utama Wall Street Ambruk Seketika

Suasana di Bursa Efek Chicago (3/3). Nilai saham rata rata industri Dow Jones turun hampir 300 poin, dan merupakan yang pertama dalam 11 tahun. Foto: AP/M. Spencer Green

TEMPO.CO, Jakarta - Tiga indeks utama Wall Street ambruk karena pasar merespons pengumuman data inflasi AS per Juni 2022 yang melonjak menjad 9,1 persen. Pada perdagangan Rabu pagi waktu setempat (malam WIB), indeks S&P 500 Futures, Dow Jones Futures dan Nasdaq seketika jeblok usai pengumuman inflasi yang lebih tinggi dari perkiraan untuk bulan Juni, mengutip Yahoo Finance.

Departemen Tenaga Kerja AS mencatat indeks harga konsumen (CPI) AS naik 9,1 persen pada Juni 2022 dari periode yang sama tahun sebelumnya (yoy). Lonjakan kenaikan harga barang dan jasa itu merupakan level terbesar sejak November 1981 dan jauh di atas perkiraan 8,8 persen dari konsensus analis.

Dilansir Bloomberg pada Rabu, 13 Juli 2022, Ketimbang bulan sebelumnya, CPI AS naik 1,3 persen, terbesar sejak 2005. CPI inti, yang menghilangkan komponen makanan dan energi yang lebih mudah berubah, naik 0,7 persen mom dan 5,9 persen yoy.

Usai pengumuman itu, Indeks Nasdaq berjangka jeblok hingga 1,8 persen, S&P 500 berjangka turun lebih dari 1 persen, dan Dow berjangka melemah 0,8 persen. "Untuk pasar yang telah menghadapi ketakutan resesi, saya pikir minggu ini akan membawa ketakutan baru tentang peningkatan inflasi," Kepala Ekonom Deutsche Bank AS Matthew Luzzetti mengatakan awal pekan ini.

Dengan data perkembangan inflasi tersebut, Bank Sentral Amerika Serikat atau The Federal Reserve (The Fed) diperkirakan bakal memperketat kebijakan moneter dalam upaya untuk memulihkan stabilitas harga. Bank sentral juga diprediksi akan mengerek suku bunga sebesar 75 basis poin lagi pada pertemuan penetapan kebijakan berikutnya pada pertemuan 26-27 Juli 2022.

CEO Pepsico, Hugh Johnston, memperkirakan kenaikan harga yang terkait dengan inflasi dan suku bunga yang lebih tinggi akan menjadi fokus di kalangan investor karena nama-nama besar lainnya di antara hasil rilis Corporate America.

Selain berimbas ke kinerja bursa saham, meroketnya inflasi AS juga semakin memperkuat nilai tukar dolar AS dan kian melemahkan kurs Euro. Hingga Rabu sore, Euro terjerembab di 1,0036 per dolar AS.

Mata uang tunggal itu sebelumnya anlok hingga hampir 12 persen tahun ini dan tergelincir ke level terendah 20 tahun pada Selasa lalu, 12 Juli 2022. Hal itu disebabkan perang di Ukraina yang telah memicu krisis energi yang telah merusak prospek pertumbuhan benua itu.

Pada hari itu, Greenback menguat di perdagangan Asia dan dolar Selandia Baru maupun won Korea Selatan tidak mendapat banyak dukungan dari kenaikan suku bunga 50 basis poin oleh bank sentral mereka.

Ahli Strategi Commonwealth Bank of Australia, Joe Capurso, memprediksi kurs dolar AS akan terus meningkat bila inflasi Amerika Serikat lebih besar dari yang diharapkan. "Pasti ada peluang yang sangat bagus bahwa euro jatuh di bawah paritas," ucapnya.

BISNIS | ANTARA

Baca: Kronologi Juragan 99 Kalah Gugatan Merek MS Glow dan Harus Bayar Ganti Rugi Rp 37,9 Miliar

Ikuti berita terkini dari Tempo di Google News, klik di sini.






FSPMI: Keputusan Heru Budi Soal UMP Jakarta 2023 Menyakiti Hati Kaum Buruh

1 hari lalu

FSPMI: Keputusan Heru Budi Soal UMP Jakarta 2023 Menyakiti Hati Kaum Buruh

Buruh menggelar demonstasi menolak kenaikan UMP Jakarta 2023 yang diputuskan Penjabat (Pj) Gubernur Jakarta Heru Budi Hartono.


Buruh Agendakan Demo di Balai Kota, Tolak Kenaikan UMP 2023 Rp 4,9 Juta yang Ditetapkan Heru Budi

2 hari lalu

Buruh Agendakan Demo di Balai Kota, Tolak Kenaikan UMP 2023 Rp 4,9 Juta yang Ditetapkan Heru Budi

KSPI DKI Jakarta akan menggelar demonstrasi di Balai Kota, 2 Desember 2022. Buruh menolak kenaikan UMP Jakarta 2023 senilai Rp 4,9 juta.


Rupiah Pagi Ini Menguat Tinggalkan Posisi Rp 15.500

2 hari lalu

Rupiah Pagi Ini Menguat Tinggalkan Posisi Rp 15.500

Rupiah menguat 0,85 persen dari posisi kemarin yang ditutup di level Rp 15.563.


Klaim Inflasi RI Masih Aman, Airlangga Bandingkan dengan India dan Amerika

2 hari lalu

Klaim Inflasi RI Masih Aman, Airlangga Bandingkan dengan India dan Amerika

Badan Pusat Statistik (BPS) merilis inflasi RI pada November sebesar 5,42 persen secara tahunan atau year-on-year (yoy).


Rupiah Kembali Menguat di Level Rp 15.563 per Dolar AS Sore Ini

2 hari lalu

Rupiah Kembali Menguat di Level Rp 15.563 per Dolar AS Sore Ini

Rupiah menutup perdagangan Kamis, 1 Desember 2022 dengan penguatan 169 poin di level Rp 15.563 per dolar AS.


Ombudsman Temukan Partisipasi Tak Berjalan saat Penetapan Upah Minimum 2023

2 hari lalu

Ombudsman Temukan Partisipasi Tak Berjalan saat Penetapan Upah Minimum 2023

Ombudsman menemukan dugaan maladministrasi dalam proses pembentukan Permenaker Nomor 18 Tahun 2022 tentang Penetapan Upah Minimum Tahun 2023.


Samuel Sekuritas: IHSG Turun Cukup Dalam, Saham BCA Melemah usai Aksi Profit Taking

2 hari lalu

Samuel Sekuritas: IHSG Turun Cukup Dalam, Saham BCA Melemah usai Aksi Profit Taking

Indeks Harga Saham Gabungan atau IHSG ditutup di level 7.020,8, atau turun 0,85 persen dibandingkan angka penutupan kemarin, (7.081,3).


Inflasi November Turun jadi 5,42 Persen, BPS: Tertinggi di Tanjung Selor

3 hari lalu

Inflasi November Turun jadi 5,42 Persen, BPS: Tertinggi di Tanjung Selor

BPS mencatat inflasi per November 2022 sebesar 5,42 persen secara tahunan atau turun dari posisi Oktober 2022 sebesar 5,71 persen.


Hadapi Gejolak Ekonomi Global, Jokowi: APBN 2023 Fokus pada 6 Kebijakan

3 hari lalu

Hadapi Gejolak Ekonomi Global, Jokowi: APBN 2023 Fokus pada 6 Kebijakan

Presiden Jokowi membeberkan strategi Indonesia merespons tantangan ekonomi global yang bergejolak. APBN 2023 dipastikan berfokus pada 6 kebijakan.


Jokowi Kutip Pernyataan Bos IMF: Di Tengah Dunia yang Gelap, RI Adalah Titik Terang

3 hari lalu

Jokowi Kutip Pernyataan Bos IMF: Di Tengah Dunia yang Gelap, RI Adalah Titik Terang

Presiden Jokowi mengutip pernyataan Managing Director Dana Moneter Internasional (IMF) yang memuji kondisi ekonomi Indonesia.