Bos KAI Blak-blakan soal LRT Jabodebek: Desain Tidak Benar dari Awal

Sejumlah rangkaian kereta LRT (Light Rail Transit) parkir di Depo Jatimulya, Bekasi, Jawa Barat, Jumat 27 Mei 2022. Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi menuturkan, pembangunan LRT Jabodebek dengan panjang lintasan 44,43 km dan 18 titik stasiun pemberhentian merupakan bagian dari upaya pemerintah untuk menyelesaikan masalah transportasi perkotaan yang saat ini pembangunan konstruksinya telah mencapai 90%. ANTARA FOTO/ Fakhri Hermansyah

TEMPO.CO, Jakarta - Direktur Utama PT Kereta Api Indonesia (Persero) Didiek Hartantyo menilai proyek light rail transit (LRT) membebani perseroan. Sebab, KAI ditugaskan sebagai penyelenggara pengoperasian, perawatan, serta pengusahaan proyek infrastruktur dan sarana yang dijadikan satu proyek.

"Kami berutang itu Rp 20 triliun sendiri. Jadi, bagaimana kami mengembalikan utang kalau tidak ditopang oleh PSO (public service obligation) untuk pengambilan infrastruktur (LRT). Ini desainnya sudah tidak benar dari awal," ucap Didiek dalam rapat di Komisi V DPR, Rabu, 6 Juli 2022.

KAI merupakan operator LRT Jabodebek. Menurut rencana, LRT akan beroperasi secara komersial pada akhir Desember atau mundur dari target sebelumnya yang mulanya ditetapkan Agustus.

KAI mencatat saat ini terjadi pembengkakan biaya pengerjaan proyek senilai Rp 2,6 triliun dari Rp 29,9 triliun menjadi Rp 32,5 triliun.  

Seiring dengan membengkaknya biaya pembangunan LRT, pemerintah menyuntik perusahaan dengan penanaman modal negara (PMN) sekitar Rp 10 triliun. Kemudian, sekitar Rp 20 triliun sisanya akan dibayar melalui kredit sindikasi 15 bank yang dibayarkan oleh KAI dengan jaminan pemerintah.

Didiek menceritakan riwayat proyek LRT yang berlangsung sejak 2015. Proyek tersebut mendapat payung hukum setelah Perpres Nomor 49 Tahun 2017 terbit.  Namu hingga 2017, proyek itu terkendala kesulitan soal penagihan ongkos pembangunan karena kontraktor BUMN saat itu belum berkontrak dengan pemerintah atau Kementerian Perhubungan.

Di sisi lain, Menteri Keuangan saat itu menyampaikan bahwa negara belum sanggup untuk mengeluarkan dana untuk proyek LRT. Akhirnya, pemerintah memberikan dukungan dengan skema cicilan.

Adapun karena bentuknya penugasan, pembayaran pun dibebankan melalui KAI untuk pembangunan sarana sekaligus infrastrukturnya. Didiek melihat ada keanehan dengan skema ini.

"Proyek ini agak aneh (karena) pemilik proyek Kementerian Perhubungan, kontraktornya Adhi Karya, dan di Perpres 49 (2017) PT KAI sebagai pembayar. Jadi kalau dibuka anatomi Perpres 49 itu memang ini sesuatu yang tidak wajar sebetulnya," kata Didiek.

Kendati begitu, Didiek menilai hal tersebut dilakukan demi menyelesaikan LRT Jabodebek yang merupakan proyek strategis nasional. "Jadi, inilah LRT menjadi bagian dari PT Kereta Api Indonesia, dan ini akan menjadi beban," katanya.

BISNIS

Baca juga: Luhut Tuding Banjir Minyak Sunflower dari Ukraina Bikin Harga TBS Sawit Rendah

Ikuti berita terkini dari Tempo di Google News, klik di sini






Kemenhub Garap Proyek di Stasiun Manggarai, 40 Perjalanan KRL Jabodetabek Besok Malam Dibatalkan

5 jam lalu

Kemenhub Garap Proyek di Stasiun Manggarai, 40 Perjalanan KRL Jabodetabek Besok Malam Dibatalkan

Kemenhub tengah mengerjakan proyek switch over atau SO-6 di Stasiun Manggarai. Dampaknya, 40 perjalanan KRL Jabodetabek dibatalkan.


Tak Sesuai Target, Tol Trans Sumatera Hanya Sampai Jambi di 2024

1 hari lalu

Tak Sesuai Target, Tol Trans Sumatera Hanya Sampai Jambi di 2024

Arya Sinulingga menyebut target Tol Trans Sumatera yang akan menghubungkan Lampung hingga ke Aceh di utara Sumatera tidak akan tercapai.


Erick Thohir Targetkan Ekosistem Transportasi di Jakarta Rampung Tahun Depan

2 hari lalu

Erick Thohir Targetkan Ekosistem Transportasi di Jakarta Rampung Tahun Depan

Kementerian BUMN ingin transportasi di Jakarta seperti MRT, LRT, hingga Transjakarta terkonsolidasi sehingga memudahkan masyarakat


Bos Garuda Ingin PMN Rp 7,5 Triliun Segera Cair Agar Bisa Tambah Pesawat dan Karyawan

2 hari lalu

Bos Garuda Ingin PMN Rp 7,5 Triliun Segera Cair Agar Bisa Tambah Pesawat dan Karyawan

Pemerintah akan mengucurkan PMN kepada Garuda senilai Rp 7,5 triliun pada tahun ini.


Tiket Kereta Libur Natal dan Tahun Baru Masih Tersedia, Tanggal Favorit 23 Desember

3 hari lalu

Tiket Kereta Libur Natal dan Tahun Baru Masih Tersedia, Tanggal Favorit 23 Desember

KAI berharap masyarakat dapat merencanakan perjalanannya dengan baik dan memesan tiket kereta dari jauh hari sebelum keberangkatan.


Garuda Indonesia Ungkap Pencairan PMN Rp 7,5 T Masih Terganjal Syarat Administrasi

3 hari lalu

Garuda Indonesia Ungkap Pencairan PMN Rp 7,5 T Masih Terganjal Syarat Administrasi

Direktur Utama PT Garuda Indonesia Irfan Setiaputra menjelaskan progres pencairan Penyertaan Modal Nasional (PMN) Rp 7,5 triliun.


Erick Thohir Sebut Utang Garuda Turun 50 Persen: Tahun Depan Bisa Tambah Pesawat

3 hari lalu

Erick Thohir Sebut Utang Garuda Turun 50 Persen: Tahun Depan Bisa Tambah Pesawat

Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir mengatakan setelah restrukturisasi, utang PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk kini telah berkurang hampir 50 persen.


Jelang Libur Nataru, PT KAI Daop 1 Jakarta Jual 20.557 Tiket Kereta

3 hari lalu

Jelang Libur Nataru, PT KAI Daop 1 Jakarta Jual 20.557 Tiket Kereta

PT Kereta Api Indonesia (PT KAI) Operasi 1 Jakarta menyediakan 745.622 tiket kereta jarak jauh untuk musim libur Natal 2022 dan Tahun Baru 2023.


Kereta Cepat Bakal Terkoneksi LRT dan KA Feeder, Jakarta-Bandung Cuma 1 Jam?

3 hari lalu

Kereta Cepat Bakal Terkoneksi LRT dan KA Feeder, Jakarta-Bandung Cuma 1 Jam?

Kereta Cepat Jakarta-Bandung rencananya beroperasi pada pertengahan 2023.


KA Blambangan Ekspres Diharapkan Dongkrak Kunjungan Wisata ke Banyuwangi

3 hari lalu

KA Blambangan Ekspres Diharapkan Dongkrak Kunjungan Wisata ke Banyuwangi

KA Blambangan Ekspres menghubungkan Semarang dan Banyuwangi yang selama ini belum dilayani rute kereta secara langsung.