Harga TBS Masih Anjlok, Kemendag Naikkan Kuota Ekspor

Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan (Kanan) berbicara dengan pedagang minyak goreng curah di Pasar Kramat Jati, Jakarta Timur, Sabtu, 25 Juni 2022. Kunjungan tersebut dilakukan untuk melihat dan memantau dan memastikan harga stabil. Tempo/Muhammad Syauqi Amrullah

TEMPO.CO, Jakarta - Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan mengatakan telah menaikan kuota ekspor untuk mengatasi rendahnya harga tandan buah segar (TBS). Kenaikan kuota ekspor ini diputuskan setelah melakukan rapat bersama instansi terkait sengkarut minyak ini. 

"Kita lakukan percepatan agar lancar lagi. Tadi hasil rapat Menko, kuota 1:5 jadi 1:7," ujar Zulkifli di kantor Kementerian Perdagangan pada Senin, 4 Juli 2022. Perusahaan wajib memasok minyak goreng untuk kebutuhan domestik 30 persen dari hasil produksi. Jika kewajiban sudah dipenuhi, perusahaan memiliki hak untuk mengekspor CPO sebanyak tujuh kali lipatnya dari jumlah pasokan domestik.

Menurutnya, harga TBS masih anjlok karena tangki di pabrik kelapa sawit (PKS) masih penuh sehingga pengusaha tidak banyak membeli TBS para petani. Ia menuturkan walaupun Kemendag mengimbau pengusaha atau pemilik pabrik untuk membeli dengan harga paling Rp 1.600 per kilogram, harga tetap anjlok karena PKS tidak bisa menambah stok. 

"PKS membeli Rp 1.600 perintah Mendag, paling murah. Nah sekarang masih terjadi problem karena tangki masih penuh sehingga pabriknya gak bisa beli," ujar Zulhas. 

Oleh karena itu, Kemendag memutuskan memperbesar keran ekspor sehingga tangki stok TBS bisa kembali kosong dan terisi oleh hasil panen para petani. Ia berharap, dengan terserapnya TBS petani di PKS akan menaikan harga TBS secara perlahan. 

Sementara itu, menurut Zulkifli yang masih jadi kendala dalam proses ekspor saat ini adalah ketersediaan kapal pengangkut TBS untuk ekspor. Ia menjelaskan banyak kapal yang terlanjur bekerja sama dengan industri komoditas lain saat keran ekspor ditutup, sehingga saat ini pelaku ekspor sawit antre hingga berebut kapal. 

"Izin ekspor itu sudah banyak terealisasi, hampir separuh. Tapi kapalnya begutu jadi daya serapnya lambat. Tangkinya penuh, korbannya ya petani sawit. TBS jadi murah hanya Rp 1.000 dan Rp 1.200," tuturnya. 

Adapun Ketua Asosiasi Petani Kelapa Sawit Indonesia (Apkasindo) Gulat Manurung mengatakan harga TBS masih anjlok sehingga membuat banyak petani sawit panik. Menurutnya harga TBS juga jatuh hingga tak pernah menyentuh angka seribu rupiah per kilogram. 

Gulat mencatat per 2 Juli 2022 harga TBS di Kalimantan Barat hanya Rp 1.050 per kilogram. Sedangkan di Riau, TBS dibandrol Rp 1000 per kilogram. Sementara di Sumatera Utara harganya lebih rendah, yaitu Rp 950 per kilogram. 

RIANI SANUSI PUTRI

Baca: RI Bisa Ekspor Lewat Abu Dhabi, Tarif 0 Persen

Ikuti berita terkini dari Tempo di Google News, klik di sini






Zulhas Minta Bulog Lepas Pasokan Beras: Stok Masih Stabil tapi Harganya Tinggi

10 jam lalu

Zulhas Minta Bulog Lepas Pasokan Beras: Stok Masih Stabil tapi Harganya Tinggi

Zulhas mengatakan pasokan beras masih stabil meski harganya naik tinggi.


Jokowi Pastikan 2023 Tahun Terakhir RI Ekspor Bahan Mentah: Timah, Bauksit dan Tembaga

17 jam lalu

Jokowi Pastikan 2023 Tahun Terakhir RI Ekspor Bahan Mentah: Timah, Bauksit dan Tembaga

Presiden Joko Widodo atau Jokowi berencana akan menyetop ekspor bahan mentah jenis bauksit dan timah tahun ini.


Pasokan Minyak Sawit ke Pasar Domestik Ditambah, Bapanas: Produsen Setuju

2 hari lalu

Pasokan Minyak Sawit ke Pasar Domestik Ditambah, Bapanas: Produsen Setuju

Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas) Arief Prasetyo Adi telah membahas Soal kelangkaan minyak goreng kemasan sederhana merek Minyakita.


Amerika Disebut Akan Cabut Izin Ekspor Perusahaan yang Suplai Barang ke Huawei

2 hari lalu

Amerika Disebut Akan Cabut Izin Ekspor Perusahaan yang Suplai Barang ke Huawei

Tiga sumber menyebutkan Amerika telah menghentikan izin perusahaan yang biasa mengekspor sebagian besar item ke Huawei


Zulhas Sebut Minyakita Bakal Tersedia Lagi di Pasar: Insya Allah Mendekati Puasa

3 hari lalu

Zulhas Sebut Minyakita Bakal Tersedia Lagi di Pasar: Insya Allah Mendekati Puasa

Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan alias Zulhas mengatakan bahwa minyak goreng merek Minyakita akan kembali tersedia di pasaran.


Yakin Ekonomi 2022 Tumbuh 5 Persen, Gubernur BI: Global Hanya 3 Persen

3 hari lalu

Yakin Ekonomi 2022 Tumbuh 5 Persen, Gubernur BI: Global Hanya 3 Persen

Gubernur BI Perry Warjiyo mengatakan inflasi setelah penyesuaian harga BBM pada September 2022 lalu, turun lebih cepat dari yang diperkirakan.


Jepang Perketat Sanksi ke Rusia

6 hari lalu

Jepang Perketat Sanksi ke Rusia

Mengingat situasi sekitar Ukraina dan untuk berkontribusi pada upaya internasional dalam mengamankan perdamaian, Jepang pun memperketat sanksi.


Ekonomi DKI Jakarta Kian Menguat, Didorong Realisasi Pendapatan APBN Regional Rp 1.375,74 Triliun

6 hari lalu

Ekonomi DKI Jakarta Kian Menguat, Didorong Realisasi Pendapatan APBN Regional Rp 1.375,74 Triliun

Ekonomi DKI Jakarta makin menguat dengan adanya realisasi pendapatan dan hibah APBN Regional hingga 31 Desember 2022 sebesar Rp1.375,74 triliun.


Alokasi Dana Bagi Hasil Tambang Timah Bangka Belitung Turun Drastis Tahun Ini jadi Rp 185 M

7 hari lalu

Alokasi Dana Bagi Hasil Tambang Timah Bangka Belitung Turun Drastis Tahun Ini jadi Rp 185 M

Alokasi penerimaan Dana Bagi Hasil (DBH) dari sektor pertambangan timah di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung turun drastis pada tahun ini.


Harga Minyak Goreng Berpotensi Naik Lagi, Ombudsman Wanti-wanti Kemendag

7 hari lalu

Harga Minyak Goreng Berpotensi Naik Lagi, Ombudsman Wanti-wanti Kemendag

Anggota Ombudsman RI Yeka Hendra Fatika menyebut harga minyak goreng berpotensi melambung.