172 Pelaku Usaha Gunakan Aplikasi Kawasan Ekonomi Khusus, Transaksi Rp 4,61 T

Reporter

Foto udara suasana Pertamina Mandalika International Street Circuit di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika, Pujut, Praya, Lombok Tengah, NTB, Senin, 14 Maret 2022. Menteri BUMN Erick Thohir menyampaikan bahwa Mandalika siap menjadi tuan rumah MotoGP pada 18-20 Maret mendatang dan optimistis penyelenggaran akan sukses dilaksanakan. ANTARA/Ahmad Subaidi

TEMPO.CO, Jakarta - Sekretaris Lembaga National Single Window (LNSW) Kementerian Keuangan Muhamad Lukman menyatakan aplikasi Kawasan Ekonomi Khusus pada Sistem Indonesia Nasional Single Window (SINSW) mencatat adanya transaksi mencapai Rp4,61 triliun hingga akhir Mei 2022.

Sistem aplikasi KEK ini dikembangkan oleh LNSW bersama Sekretariat Dewan Nasional KEK, Administrator KEK, Direktorat Jenderal Bea dan Cukai serta Direktorat Jenderal Pajak (DJP).

“LNSW sebagai penyelenggara SINSW turut serta dalam pengembangan sistem Aplikasi KEK yang digunakan untuk pelayanan dan pengawasan fasilitas KEK,” katanya di Jakarta, Senin 4 Juli 2022.

Secara rinci, sebanyak 172 pelaku usaha sudah mengimplementasikan aplikasi KEK di semua Administrator KEK seiring badan usaha di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) wajib menggunakan aplikasi ini dalam kegiatan pemasukan, perpindahan dan pengeluaran barang.

Kemudian terdapat 641 dokumen Pengajuan Pemberitahuan Jasa KEK (PJKEK) dengan nilai transaksi mencapai Rp4,61 triliun dan sebanyak 251 dokumen permohonan masterlist yang sudah diimplementasikan di berbagai KEK. Di antaranya Galang Batang, Sei Mangkei, Kendal, Gresik Arun Lhokseumawe dan Palu serta terdapat 3755 dokumen Permohonan Pabean KEK (PPKEK) yang sudah terimplementasi di Galang Batang, Kendal, Mandalika dan Gresik.

Penerapan SINSW pada KEK sendiri telah dimulai sejak 23 Februari 2021 untuk menunjang arah pengembangan KEK dan menghilangkan hambatan regulasi atau prosedur yang ada.

Selain itu, penerapan Sistem INSW juga mengintegrasikan sistem elektronik ekspor dan impor impor, mendukung penguatan kelembagaan, menambah bidang usaha KEK nonindustri serta memberikan kepastian fiskal bagi pelaku usaha di KEK.

“Pada gilirannya manfaat-manfaat itu diharapkan dapat meningkatkan investasi, membuka lapangan pekerjaan sekaligus meningkatkan perekonomian daerah,” ujar Lukman.

Sementara dukungan LNSW dalam Sistem Aplikasi KEK diwujudkan dalam pembangunan enam modul SINSW dengan empat di antaranya sudah terimplementasi dan piloting.

Empat modul ini yaitu Profil KEK, PJKEK, Masterlist KEK dan PPKEK sedangkan dua lainnya yakni Free Movement dan IT Inventory masih dalam tahap pengembangan.

Menurut Lukman, menegaskan berbekal daya saing dan kemudahan proses investasi melalui sistem aplikasi KEK maka akan mendorong pembangunan, peningkatan ekonomi nasional dan membuka lapangan kerja.

“Ini akan berdampak pada postur APBN sehingga dapat memulihkan perekonomian dan mewujudkan Indonesia Maju pada 2045,” kata dia.


Baca: Komitmen Usaha di Kawasan Ekonomi Khusus Tetap Tinggi

Ikuti berita terkini dari Tempo di Google News, klik di sini






Waspada Penyalahgunaan Aplikasi Ini untuk Pencurian OTP m-Banking

10 jam lalu

Waspada Penyalahgunaan Aplikasi Ini untuk Pencurian OTP m-Banking

Aplikasi SMS to Telegram belakangan ini diwaspadai karena menjadi jalan tikus menuju pencurian One Time Password (OTP) Mobile Banking. Kok bisa?


Aplikasi RealityScan Epic Games Telah Tersedia untuk iPhone dan iPad

1 hari lalu

Aplikasi RealityScan Epic Games Telah Tersedia untuk iPhone dan iPad

Berikut cara kerja dan kegunaan dari aplikasi RealityScan .


Kemenkeu Bakal Berdiskusi dengan ESDM Ihwal Pengadaan Rice Cooker Gratis

2 hari lalu

Kemenkeu Bakal Berdiskusi dengan ESDM Ihwal Pengadaan Rice Cooker Gratis

Kementerian Keuangan (Kemenkeu) bakal mengajak Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) berdiskusi soal rencana pembagian rice cooker untuk masyarakat.


KitaLulus Aplikasi Terbaik di Google Play 2022, Grammarian Game Indonesia Terbaik

2 hari lalu

KitaLulus Aplikasi Terbaik di Google Play 2022, Grammarian Game Indonesia Terbaik

Google Play adalah rumah bagi lebih dari 10 ribu developer di Indonesia. Lebih dari 150 juta orang Indonesia berkunjung setiap bulannya.


Kanye West Komplain Uang Rp 1 Triliun Dibekukan karena Dituduh Menunggak Pajak

4 hari lalu

Kanye West Komplain Uang Rp 1 Triliun Dibekukan karena Dituduh Menunggak Pajak

Kanye West tidak bisa mengambil uang yang ada dalam rekening itu yang totalnya sebesar Rp 1,1 triliun atas dugaan mengemplang pajak.


Trik Baru Kuras Saldo Rekening dengan Menyamar Jadi Kurir, Nama J&T Dicatut

4 hari lalu

Trik Baru Kuras Saldo Rekening dengan Menyamar Jadi Kurir, Nama J&T Dicatut

Meski tidak memberikan OTP yang dikirimkan ke SMS miliknya kepada siapapun, namun saldo rekening korban tetap bisa diambil alih.


52,9 Juta NIK Jadi NPWP, Ditjen Pajak: Lebih dari 75 Persen

4 hari lalu

52,9 Juta NIK Jadi NPWP, Ditjen Pajak: Lebih dari 75 Persen

Sebanyak 52,9 juta nomor induk kependudukan atau NIK telah menjadi nomor pokok wajib pajak (NPWP).


Omnibus Law Sektor Keuangan Masih Dibahas, Wamenkeu: Semoga Selesai Secepat Mungkin

5 hari lalu

Omnibus Law Sektor Keuangan Masih Dibahas, Wamenkeu: Semoga Selesai Secepat Mungkin

Omnibus Law Sektor Keuangan ini telah masuk program legislasi nasional (prolegnas) prioritas.


Kemenhub Sebut Gubernur Kini Putuskan Biaya Jasa Batas Atas dan Bawah Ojek Online

5 hari lalu

Kemenhub Sebut Gubernur Kini Putuskan Biaya Jasa Batas Atas dan Bawah Ojek Online

Kemenhub menyampaikan bahwa ketentuan terkait penyesuaian tarif ojek daring (online) akan ditetapkan oleh Gubernur.


BRIN Luncurkan Teknologi Pengenalan Wicara untuk Pendiktean Medis

5 hari lalu

BRIN Luncurkan Teknologi Pengenalan Wicara untuk Pendiktean Medis

Untuk mendorong transformasi digital layanan kesehatan di rumah sakit seluruh Indonesia, BRIN telah melakukan kerja sama lisensi dengan mitra.