Cara Mengecek BI Checking alias SLIK secara Daring dan Luring

Reporter

Editor

Nurhadi

Suasana aktivitas transaksi perbankan di kantor Bank Mandiri Cabang Patra Jasa, Jakarta, Selasa, 2 November 2021. Bank Indonesia menetapkan biaya transfer online menggunakan sistem BI Fast maksimal Rp 2.500 dari bank kepada nasabah. TEMPO/Tony Hartawan

TEMPO.CO, Jakarta - BI Checking merupakan catatan historis mengenai kelancaran pembayaran kredit yang dilakukan oleh nasabah. Artinya, ketika Anda akan mengajukan kredit, seperti kredit pemilikan rumah (KPR) atau kredit tanpa agunan (KTA),  pengecekan terhadap BI Checking biasanya menjadi keharusan yang harus dipenuhi oleh nasabah.

Dikutip dari sikapiuangmu.ojk.go.id, layanan BI Checking telah beralih nama menjadi Sistem Layanan Informasi Keuangan (SLIK). 

Bagaimana Cara Mengecek SLIK?

Dalam SLIK, tidak hanya bank dan lembaga keuangan yang terdaftar sebagai Biro Informasi Kredit (BIK) yang dapat mengetahui catatan historis kredit Anda, tetapi masyarakat juga dapat mengaksesnya. 

Meskipun begitu, tidak semua orang dengan sesuka hati bisa mengakses informasi-informasi tersebut. Terdapat persyaratan dokumen dan mekanisme yang harus diikuti sebelum Anda dapat mengecek SLIK.

Dilansir oleh cimbniaga.co.id, setidaknya ada dua cara untuk mengecek SLIK, yaitu secara luring dan daring. Berikut adalah tahapan-tahapan pada kedua cara tersebut:

Cara Melihat SLIK secara Luring

  1. Untuk debitur perorangan, siapkan kartu identitas asli, yaitu KTP bagi WNI dan paspor bagi WNA. Untuk debitur badan usaha, siapkan fotokopi identitas badan usaha dan identitas pengurus serta wajib membawa identitas asli badan usaha.
  2. Silakan data ke kantor-kantor perwakilan OJK di beberapa daerah dan isi formulir permohonan Sistem Informasi Debitur (SID).
  3. Apabila dokumen dinyatakan sah dan lengkap, maka petugas OJK akan melakukan pencetakan catatan yang Anda inginkan.

Cara Melihat SLIK secara Daring

  1. Buka tautan permohonan SLIK pada laman berikut (https://konsumen.ojk.go.id/minisitedplk/registrasi).
  2. Isilah formulir sebagaimana yang diminta.
  3. Unggah identitas asli bagi debitur perorangan dan unggah identitas pengurus serta akta pendirian perusahaan bagi debitur badan usaha.
  4. Apabila data-data tersebut telah diisi, klik tombol “Kirim”.
  5. Tunggu bukti registrasi antrean SLIK yang dikirim oleh OJK melalui surel. Anda akan menerima hasil verifikasi antrean SLIK daring paling lambat H-2 dari tanggal pengiriman pengajuan.
  6. Apabila data yang diajukan telah dinyatakan valid, maka nasabah dapat mencetak formulir yang dikirim melalui surel dan memberikan tanda tangan sebanyak 3 kali.
  7. Berikutnya, Anda harus mengirimkan foto dan hasil pindai formulir yang telah ditandatangani ke nomor WhatsApp yang tertera. Selain itu, Anda juga diminta untuk mengirimkan swafoto dengan menunjukkan KTP.
  8. Setelah itu, OJK akan melakukan verifikasi lanjutan melalui WhatsApp dan melakukan panggilan video apabila diperlukan. 
  9. Apabila Anda lolos semua tahapan verifikasi, maka OJK akan mengirimkan hasil SID melalui surel Anda. 

Berdasarkan kedua cara tersebut, pengecekan SLIK secara daring haruslah melalui tahapan verifikasi yang lebih lama dan terperinci. Karena itu, apabila Anda membutuhkan SID dengan cepat, mekanisme pengecekan SLIK secara luring mampu menjadi opsi yang relevan bagi Anda.

ACHMAD HANIF IMADUDDIN

Baca juga: Apa Itu BI Checking dan Bagaimana Cara Melihatnya?






BTN Tawarkan Promo Bunga KPR 2,2 Persen

14 jam lalu

BTN Tawarkan Promo Bunga KPR 2,2 Persen

BTN menawarkan suku bunga kredit perumahan rakyat atau KPR sebesar 2,22 persen pada tahun pertama.


Indonesia Properti Expo 2022, BTN Bidik Izin Prinsip KPR Rp 2,5 T

1 hari lalu

Indonesia Properti Expo 2022, BTN Bidik Izin Prinsip KPR Rp 2,5 T

BTN menargetkan meraih potensi izin prinsip kredit pemilikan rumah (KPR) sekitar Rp2,5 triliun.


Jumlah Investor Melonjak 370 Persen, Bos OJK: Jangan Hanya Kejar Yield Tinggi Tanpa...

2 hari lalu

Jumlah Investor Melonjak 370 Persen, Bos OJK: Jangan Hanya Kejar Yield Tinggi Tanpa...

OJK menyatakan kian banyaknya investasi ilegal menjadi sinyal bagi regulator untuk meningkatkan pemahaman investor dalam menanamkan modalnya.


Daftar 102 Pinjaman Online Legal, Hati-hati Nama Pinjol Ilegal yang Mirip

3 hari lalu

Daftar 102 Pinjaman Online Legal, Hati-hati Nama Pinjol Ilegal yang Mirip

Mengutip dri laman indonesia.go.id, dalam catatan OJK pada 2019-2021, terdapat 19.711 pengaduan masyarakat terkait ulah pinjaman online ilegal.


Kasus Korupsi Taspen Life, Kejagung Sebut Dirut PT PRM Terima Duit Rp 750 Juta

3 hari lalu

Kasus Korupsi Taspen Life, Kejagung Sebut Dirut PT PRM Terima Duit Rp 750 Juta

Kejaksaan Agung mengumumkan tersangka baru kasus dugaan korupsi pada Pengelolaan Dana Investasi di PT. Asuransi Jiwa Taspen (Taspen Life) Tahun 2017-2020 yaitu AM. Dia adalah seorang Direktur Utama PT. Prioritas Raditya Multifinance (PT. PRM).


OJK: Kasus Pencurian Data, Pemalsuan Transaksi Akibat Tidak Ada Tata Kelola yang Baik

4 hari lalu

OJK: Kasus Pencurian Data, Pemalsuan Transaksi Akibat Tidak Ada Tata Kelola yang Baik

OJK menekankan pentingnya adopsi teknologi digital dalam tata kelola perusahaan bagi pelaku usaha jasa keuangan.


OJK: Indeks Saham Syariah Meningkat 10,79 Persen

4 hari lalu

OJK: Indeks Saham Syariah Meningkat 10,79 Persen

OJK mencatat nilai kapitalisasi pasar atas saham syariah secara ytd juga mengalami peningkatan sebesar 11,79 persen.


Terkini Bisnis: Erick Thohir Ubah Susunan Direksi ITDC, OJK Kumpulkan Denda

5 hari lalu

Terkini Bisnis: Erick Thohir Ubah Susunan Direksi ITDC, OJK Kumpulkan Denda

Berita terkini ekonomi dan bisnis hingga Rabu sore, 10 Agustus 2022 Menteri BUMN Erick Thohir merombak anggota Direksi dan Komisaris PT ITDC.


OJK: Investor Pasar Modal 9,38 Juta, 59 Persen di Bawah 30 Tahun

5 hari lalu

OJK: Investor Pasar Modal 9,38 Juta, 59 Persen di Bawah 30 Tahun

Ketua OJK Mahendra Siregar mengatakan sampai dengan 8 Agustus 2022, jumlah single investor identification (SID) tercatat sebanyak 9,38 juta.


OJK Kumpulkan Denda Rp 30,7 M dari Penegakan Hukum di Pasar Modal

5 hari lalu

OJK Kumpulkan Denda Rp 30,7 M dari Penegakan Hukum di Pasar Modal

OJK telah menetapkan 671 surat sanksi yang terdiri dari 33 sanksi peringatan tertulis, 2 sanksi pembekuan izin, 1 sanksi pencabutan izin, dan 623 sanksi administratif berupa denda.