Bos Timah Ditunjuk jadi Ketua Satgas Tambang Ilegal, Ini Kata Ombudsman

Penambang ilegal di area penambangan timah di Toboali, di pantai selatan pulau Bangka, 29 April 2021. REUTERS/Willy Kurniawan KETERANGAN: Berita ini telah diubah pada 10 Juni 2021 pukul 19.00 karena ada kesalahan pada judul. Redaksi memohon maaf atas kekeliruan ini. Terima kasih.

TEMPO.CO, Pangkalpinang - Penjabat Gubernur Bangka Belitung Ridwan Djamaluddin membentuk Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Tambang Timah Ilegal. Adapun pengusaha timah, pemilik smelter PT Menara Cipta Mulia (MCM) Thamron alias Aon ditunjuk sebagai ketua Satgas tersebut. 

Ridwan yang juga Direktur Jenderal Mineral dan Batu Bara Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral itu mengaku mengajak pelaku usaha dalam upaya penertiban tambang ilegal. Nama Aon sebagai Ketua Satgas dipilih, menurut Ridwan, setelah melalui pertimbangan matang.  

"Pertimbangan saya mengapa beliau karena beliau memang berpengalaman panjang," kata Ridwan, Rabu, 29 Juni 2022. 

Selain itu, menurut Ridwan, Aon sebagai pengusaha tetap bisa meluangkan waktu dengan bekerja memimpin Satgas. "Sepengetahuan saya beliau sudah selesai urusan sama keekonomian dia sendiri. Kira-kira sudah punya cukup uang lah. Sehingga kalau mau bekerja, bisa meluangkan waktu untuk berbakti kepada republik ini bisa diimbangi dengan cara itu," tuturnya.

Ia menyebutkan tidak ingin memberikan kesan bahwa Aon adalah orang jahat yang seolah-olah sedang dihukum. "Itu sama sekali tidak. Saya mengajak bukan hanya beliau. Semua kita ajak. Saya lengkapi susunan pengurus satgasnya nanti," kata Ridwan.

Hingga saat ini, menurut Ridwan, Aon masih menerima penunjukkan tersebut. "Saya bilang kalau ada masalah atau ada kekhawatiran kembali ke pemerintah saja."

Kepala Ombudsman Bangka Belitung Shulby Yozar Ariadhy menyatakan belum bisa menanggapi lebih banyak soal pembentukan Satgas dan penunjukkan ketua yang berasal dari kalangan pengusaha tersebut.






Mendag Enggan Komentar soal RI Kalah Gugatan Ekspor Nikel

2 jam lalu

Mendag Enggan Komentar soal RI Kalah Gugatan Ekspor Nikel

RI kalah atas gugatan ekspor bijih nikel yang diajukan di World Trade Organization. Pemerintah akan mengajukan banding.


Bantah Pernah Diperiksa Propam soal Ismail Bolong, Kabareskrim Tantang Ferdy Sambo Buka BAP

5 jam lalu

Bantah Pernah Diperiksa Propam soal Ismail Bolong, Kabareskrim Tantang Ferdy Sambo Buka BAP

Kabareskrim Agus Andrianto meminta Ferdy Sambo untuk membuka Berita Acara Pemeriksaan (BAP) penyelidikan kasus Ismail Bolong.


Ferdy Sambo Sebut Pernah Periksa Kabareskrim soal Ismail Bolong, Agus: Gak Pernah ya, Saya Belum Lupa Ingatan

5 jam lalu

Ferdy Sambo Sebut Pernah Periksa Kabareskrim soal Ismail Bolong, Agus: Gak Pernah ya, Saya Belum Lupa Ingatan

Kabareskrim menyampaikan tanggapannya mengenai ungkapan Ferdy Sambo yang menyebut pernah memeriksanya pada kasus Ismail Bolong.


Kasus Ismail Bolong, Ferdy Sambo Sebut Sudah Laporkan ke Pimpinan: Kan Tinggal Ditindaklanjuti

7 jam lalu

Kasus Ismail Bolong, Ferdy Sambo Sebut Sudah Laporkan ke Pimpinan: Kan Tinggal Ditindaklanjuti

Ferdy Sambo mengatakan sudah menyelesaikan penyelidikan kasus dugaan suap tambang ilegal yang melibatkan Ismail Bolong dan menyeret nama Kabareskrim


Ferdy Sambo Sebut Sempat Periksa Ismail Bolong dan Kabareskrim di Kasus Dugaan Suap Tambang Ilegal

8 jam lalu

Ferdy Sambo Sebut Sempat Periksa Ismail Bolong dan Kabareskrim di Kasus Dugaan Suap Tambang Ilegal

Ferdy Sambo mengatakansudah memeriksa Ismail Bolong dan Kabareskrim Komjen Agus Andrianto dalam penyelidikan dugaan setoran tambang ilegal


Bareskrim Sebut Keberadaan Ismail Bolong Tak Diketahui Sejak Videonya Viral

8 jam lalu

Bareskrim Sebut Keberadaan Ismail Bolong Tak Diketahui Sejak Videonya Viral

Hingga Selasa siang ini, Ismail Bolong belum mengkonfirmasi kehadirannya untuk diperiksa.


Hingga Siang Ini, Ismail Bolong Belum Memenuhi Panggilan Bareskrim

9 jam lalu

Hingga Siang Ini, Ismail Bolong Belum Memenuhi Panggilan Bareskrim

Bareskrim Polri menyatakan Ismail Bolong belum memenuhi panggilan pemeriksaan hingga siang ini, Selasa 29 November 2022.


NFA Gandeng Ombudsman dan BPKP Kawal Program Strategis Pangan

10 jam lalu

NFA Gandeng Ombudsman dan BPKP Kawal Program Strategis Pangan

Perencanaan pangan nasional apabila tidak dikelola dengan baik akan memunculkan instabilitas pasokan yang berdampak pada inflasi.


ESDM Bakal Bagikan 680 Ribu Rice Cooker Gratis, Siapa yang Diuntungkan?

11 jam lalu

ESDM Bakal Bagikan 680 Ribu Rice Cooker Gratis, Siapa yang Diuntungkan?

Mamit Setiawan, menanggapi wacana Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) yang akan membagikan 680 ribu unit penanak nasi listrik alias rice cooker.


Perusahaan Energi Nuklir Rusia Tawari Kerja Sama Bangun PLTN Terapung untuk Indonesia

13 jam lalu

Perusahaan Energi Nuklir Rusia Tawari Kerja Sama Bangun PLTN Terapung untuk Indonesia

Rosatom State Corporation, menawarkan kerja sama membangun pembangkit listrik tenaga nuklir (PLTN) terapung untuk Indonesia.