Green Bond Efektif, BNI Siap Lanjutkan Pembiayaan

Kamis, 23 Juni 2022 16:15 WIB


INFO BISNIS - PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk. atau BNI (kode saham: BBNI) semakin optimistis untuk melakukan akselerasi kinerja green banking tahun ini seiring dengan efektifnya BNI green bond Rp5 triliun.

BNI menilai green banking adalah masa depan perbankan nasional. Terlebih, konsep ekonomi yang akan digunakan di masa depan adalah ekonomi sirkular, yakni ekosistem ekonomi yang mengedepankan daur ulang berbagai limbah sebagai bahan baku produksi guna mengurangi eksploitasi komoditas alam yang berlebihan.

“Kami bersyukur dan tentunya bangga sekali karena telah berhasil menerbitkan green bond. Kebanggaan ini makin lengkap karena sambutan dan apresiasi luar biasa dengan oversubscribe hingga 4 kali. Tentunya dana yang terhimpun akan langsung kami gunakan untuk mendorong kinerja green banking lebih kuat lagi,” ujar Corporate Secretary BNI, Mucharom.

Ia menuturkan, BNI akan melakukan pembiayaan kembali proyek-proyek dalam kategori Kegiatan Usaha Berwawasan Lingkungan (KUBL) berkaitan dengan energi terbarukan, efisiensi energi, pengolahan sampah menjadi energi dan manajemen limbah, penggunaan sumber daya alam dan penggunaan tanah yang berkelanjutan.

“Dana dari green bond juga akan disalurkan pada proyek konservasi keanekaragaman hayati darat dan air, transportasi ramah lingkungan, pengelolaan air dan air limbah yang berkelanjutan, adaptasi perubahan iklim, gedung berwawasan lingkungan, dan pertanian berkelanjutan, dengan memperhatikan Peraturan OJK No. 60/POJK.04/2017 tentang Penerbitan dan Persyaratan Efek Bersifat Utang Berwawasan Lingkungan (Green Bond),” kata dia.

Mucharom menjabarkan, per kuartal pertama 2022 BNI membukukan catatan kinerja positif baik dari ekspansi portofolio hijau sekaligus implementasi ESG di semua lini bisnis. Portofolio hijau BNI mencapai Rp170,5 triliun. Nilai ini mengambil porsi 28,9 persen dari total portofolio kredit BNI.

“Pembiayaan hijau ini utamanya diberikan untuk kebutuhan pengembangan ekonomi sosial masyarakat melalui pembiayaan UMKM dengan total portofolio mencapai Rp 115,2 triliun. Selebihnya digunakan untuk kebutuhan pembangunan ekosistem lingkungan hijau, energi baru terbarukan sebesar Rp 10,3 triliun, serta pengelolaan polusi sebesar Rp 6,8 triliun, serta pengelolaan air dan limbah sebesar Rp 23,3 triliun,” ucapnya. (*)






BNI - SPMT Tingkatkan Kerjasama Bidang Integrated Cash Management

1 jam lalu

BNI - SPMT Tingkatkan Kerjasama Bidang Integrated Cash Management

Kerjasama ini meningkatkan dan menciptakan nilai tambah dan manfaat dalam pengelolaan keuangan di SPMT


Ratusan Keluaga MBR Terserap di Program Rumah Padat Karya Surabaya

1 jam lalu

Ratusan Keluaga MBR Terserap di Program Rumah Padat Karya Surabaya

Program Rumah Padat Karya memanfaatkan lahan kosong di berbagai wilayah Surabaya untuk dijadikan lokasi usaha masyarakat.


Mas Dhito Jaga Kualitas Pertemuan dengan Keluarga

3 jam lalu

Mas Dhito Jaga Kualitas Pertemuan dengan Keluarga

Di tengah kesibukan menjadi pejabat, Mas Dhito tetap menjaga hubungan baik dengan ayahnya, Sekretaris Kabinet Indonesia Pramono Anung.


BPJS Ketenagakerjaan Dukung Percepatan Mal Pelayanan Publik

3 jam lalu

BPJS Ketenagakerjaan Dukung Percepatan Mal Pelayanan Publik

Penggunaan MPP di seluruh pemerintahan daerah ditargetkan pada 2024. Tahun ini sebanyak 56 kota akan meresmikan MPP.


BRI dan Ditjen Pajak Jalin Kerja Sama Implementasi Aplikasi PSIAP

17 jam lalu

BRI dan Ditjen Pajak Jalin Kerja Sama Implementasi Aplikasi PSIAP

Kerja sama ini untuk menyukseskan reformasi perpajakan DJP Kemenkeu RI.


Mendagri Lantik Tomsi Tohir sebagai Irjen Kemendagri

17 jam lalu

Mendagri Lantik Tomsi Tohir sebagai Irjen Kemendagri

Tomsi Tohir berasal dari kepolisian. Diharapkan dapat mengawasi kinerja Pemda merealisasikan anggaran.


KPPU Diminta Tidak Terburu-buru Menilai Kebijakan BPOM Soal Pelabelan BPA

17 jam lalu

KPPU Diminta Tidak Terburu-buru Menilai Kebijakan BPOM Soal Pelabelan BPA

BPOM dan KPPU adalah dua lembaga yang memiliki wewenang di wilayah berbeda


Tokopedia Gandeng Tada Luncurkan Spot Rewards

17 jam lalu

Tokopedia Gandeng Tada Luncurkan Spot Rewards

Sebagai perusahaan marketplace besar yang telah berhasil membantu pemerataan ekonomi secara digital, hal tersebut karena peran besar para Nakama


Peserta Program Prakerja Silaturahmi di Pekan Temu Raya #KitaPrakerja

18 jam lalu

Peserta Program Prakerja Silaturahmi di Pekan Temu Raya #KitaPrakerja

Seratus peserta dari Luarsekolah ikut meramaikan dari berbagai daerah di Indonesia.


Kalbe Terima Fasilitas Pinjaman Rp1 Triliun dari BNI

18 jam lalu

Kalbe Terima Fasilitas Pinjaman Rp1 Triliun dari BNI

Pinjaman tersebut dapat dipakai untuk ekspansi usaha, termasuk penambahan belanja modal ataupun aksi perusaaan lainnya.