Bank Indonesia Pertahankan Suku Bunga Acuan 3,5 Persen

Kamis, 23 Juni 2022 15:19 WIB

Logo atau ilustrasi Bank Indonesia. TEMPO/Panca Syurkani

TEMPO.CO, Jakarta - Rapat Dewan Gubernur (RDG) Bank Indonesia pada 22-23 Juni 2022 memutuskan untuk mempertahankan BI 7-Day Reverse Repo Rate (BI7DRR) sebesar 3,50 persen, suku bunga Deposit Facility sebesar 2,75 persen, dan suku bunga Lending Facility 4,25 persen.

"Keputusan ini sejalan dengan perlunya pengendalian inflasi dan menjaga stabilitas nilai tukar," kata Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo dalam keterangan tertulis pada Kamis, 23 Juni 2022.

Dia mengatakan keputusan itu juga untuk mendukung pertumbuhan ekonomi di tengah naiknya tekanan eksternal karena meningkatnya risiko stagflasi di berbagai negara. Ke depan, kata dia, ketidakpastian ekonomi global diprakirakan masih akan tinggi seiring dengan mengemukanya risiko perlambatan pertumbuhan ekonomi dan peningkatan inflasi global.

"Termasuk sebagai akibat dari makin meluasnya kebijakan proteksionisme terutama pangan, yang ditempuh oleh berbagai negara," ujarnya.

Bank Indonesia, kata Perry, terus mencermati risiko tekanan inflasi ke depan. Termasuk, ekspektasi inflasi dan dampaknya terhadap inflasi inti. BI akan menempuh langkah-langkah normalisasi kebijakan moneter lanjutan sesuai dengan data dan kondisi yang berkembang.

Koordinasi dengan pemerintah dan instansi melalui Tim Pengendalian Inflasi (TPIP dan TPID) juga bakal makin diperkuat untuk mengelola tekanan inflasi dari sisi suplai dan mendorong produksi. Hal itu untuk menjaga stabilisasi makroekonomi dengan tetap mendukung proses pemulihan ekonomi nasional, koordinasi kebijakan moneter, dan fiskal yang terus ditingkatkan.

Demikian pula, kata Perry, koordinasi di bawah Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK). BI juga akan tetap menjaga koordinasi bilateral dengan Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Selain itu, BI terus menempuh berbagai langkah penguatan bauran kebijakan.

 Baca juga: Harga TBS Anjlok, Petani Sawit Banyak yang Depresi dan Tebang Pohon Milik Sendiri

Ikuti berita terkini dari Tempo di Google News, klik di sini.






Harga Mobil Toyota Bakal Ada yang Naik pada Juli 2022

8 menit lalu

Harga Mobil Toyota Bakal Ada yang Naik pada Juli 2022

Toyota berupaya mempertahankan harga mobil segmen kelas menengah ke bawah dan entry level.


Rekam Jejak Miranda Goeltom yang Diangkat jadi Wakil Komisaris Utama Bank Mayapada

7 jam lalu

Rekam Jejak Miranda Goeltom yang Diangkat jadi Wakil Komisaris Utama Bank Mayapada

RUPS Bank Mayapada memutuskan mengangkat Miranda Goeltom sebagai wakil komisaris utama perseroan. Seperti apa rekam jejaknya?


Mengapa Uang Kripto Ambrol

22 jam lalu

Mengapa Uang Kripto Ambrol

Setelah nilainya meledak berkali-kali lipat dua tahun lalu, kini nilai mata uang kripto lesu darah.


Iman Rachman Resmi Diangkat Jadi Direktur Utama BEI, Berikut Susunan Direksi Baru

23 jam lalu

Iman Rachman Resmi Diangkat Jadi Direktur Utama BEI, Berikut Susunan Direksi Baru

Iman Rachman menggantikan Inarno Djajadi yang sebelumnya terpilih sebagai Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (DK OJK).


Bank Indonesia: Formula E Dorong Pertumbuhan Ekonomi Jakarta

1 hari lalu

Bank Indonesia: Formula E Dorong Pertumbuhan Ekonomi Jakarta

Bank Indonesia mencatat penyelenggaraan Formula E mendorong pertumbuhan ekonomi dan kinerja investasi di Jakarta.


BNP Paribas: Prospek Investasi Indonesia Tetap Positif karena Stabilitas Makro Ekonomi Terjaga

2 hari lalu

BNP Paribas: Prospek Investasi Indonesia Tetap Positif karena Stabilitas Makro Ekonomi Terjaga

BNP Paribas Asset Management menilai stabilitas makro mendukung iklim investasi di Indonesia tetap positif saat ini dan juga pada masa mendatang.


Bank Indonesia Ungkap Situasi Global yang Sangat Rentan Bayangi Ekonomi RI

2 hari lalu

Bank Indonesia Ungkap Situasi Global yang Sangat Rentan Bayangi Ekonomi RI

Bank Indonesia (BI) mengingatkan risiko stagflasi global masih akan membayangi ekonomi Indonesia ke depan.


Uang Beredar Tumbuh 12,1 Persen Jadi Rp 7.854,8 Triliun pada Mei

3 hari lalu

Uang Beredar Tumbuh 12,1 Persen Jadi Rp 7.854,8 Triliun pada Mei

Uang beredar dalam arti luas (M2) pada Mei 2022 tumbuh positif. Posisi M2 tercatat Rp 7.854,8 triliun atau naik 12,1 persen (yoy).


KTT G7 Dimulai dengan Bayang-Bayang Perang Ukraina, Kelaparan dan Inflasi

3 hari lalu

KTT G7 Dimulai dengan Bayang-Bayang Perang Ukraina, Kelaparan dan Inflasi

KTT G7 di resor kastil Schloss Elmau di kaki gunung tertinggi Jerman, Zugspitze, dibuka dengan bayang-bayang perang Ukraina, krisis pangan dan inflasi


Bank Indonesia: Sejak 1 Maret, Kenaikan GWM Menyerap Likuiditas Perbankan Rp 119 T

4 hari lalu

Bank Indonesia: Sejak 1 Maret, Kenaikan GWM Menyerap Likuiditas Perbankan Rp 119 T

Bank Indonesia (BI) menyampaikan penyesuaian secara bertahap giro wajib minimum (GWM) rupiah dan pemberian insentif GWM menyerap likuiditas perbankan