Luhut Bakal Jadikan Vaksin Booster Syarat Perjalanan

Kamis, 23 Juni 2022 14:35 WIB

Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Luhut Binsar Pandjaitan tiba di Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Metro Jaya, Jakarta, Senin 27 Setember 2021. Luhut Binsar Pandjaitan memenuhi undangan Polda Metro Jaya untuk memberikan klarifikasi laporannya terhadap Haris Azhar dan Fatia Maulidiyanti terkait dugaan pencemaran nama baik. ANTARA FOTO/Reno Esnir

TEMPO.CO, Jakarta - Menteri Koordinator Bidang Keratiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan berencana menjadikan vaksin dosis ketiga atau vaksin booster sebagai syarat perjalanan. Kebijakan ini akan dilakukan jika pada Juli mendatang, kasus aktif Covid-19 masih terus naik.

"Karena kalau Juli nanti kita belum juga angka ini (kasus aktif Covid-19) masih terus juga naik belum terhenti, kita akan mungkin membuat persyaratan perjalanan itu harus booster, ini demi kita semua. Jadi saya mohon pemahaman kita," kata Luhut dalam acara Lagawi Festival yang disiarkan virtual pada Kamis, 23 Juni 2022.

Dia menuturkan, secara nasional, kasus Covid-19 meningkat akibat masuknya varian BA4 dan Ba5. Kasus aktif 22 Juni menembus 11,3 ribu atau 98 persen lebih rendah dari puncak kasus varian Omicron.

"Nah ini perlu Kita waspadai dengan baik," ujarnya.

Kewaspadaan itu, kata dia, harus ditingkatkan walau keterisian rumah sakit masih rendah atau 96,5 persen lebih rendah dari puncak kasus Omicron. Bed occupancy rate atau BOR bertahan di 1,9 persen. Kemudian, tingkat kematian masih sangat rendah atau 99 persen di bawah puncak kasus omicron. 

Angka positif rate pun di bawah standar WHO 5 persen, yaitu 3,3 persen. Meski begitu, Luhut melihat kenaikan kasus Covid-19 terjadi di hampir seluruh dunia, seperti di Amerika.

"Singapura yang dekat dengan kita naik sangat tinggi, Malaysia juga sangat tinggi. Jadi saya mohon kita semua harus disiplin harus mendengarkan arahan pemerintah mengenai ini," ujar dia.

Menurut Luhut, kewaspadaan diperlukan agar negara tidak mengulangi kesalahan yang membuat kasus Covid-19 naik tajam, seperti beberapa waktu lalu. Dia menyarankan masyarakat yang belum menerima vaksin booster segera mendaftarkan diri. 

"Ya, kalau Anda mau pingin hidup panjang lagi. Walaupun itu bukan urusan kita, tapi booster ini sudah dibuktikan dia akan banyak membantu untuk mengurangi tekanan dari varian Ba4 dan BA5 tadi," ucap Luhut. 

"Jadi saya mohon betul-betul Bapak Ibu sekalian menyebarkan berita ini. Ayo mari kita berbooster ria," kata Luhut, mengimbuhkan. 

 Baca juga: Harga TBS Anjlok, Petani Sawit Banyak yang Depresi dan Tebang Pohon Milik Sendiri

Ikuti berita terkini dari Tempo di Google News, klik di sini.






Indy Barends Dua Kali Positif Covid-19: Calon S2

47 menit lalu

Indy Barends Dua Kali Positif Covid-19: Calon S2

Kembali positif Covid-19 setelah setahun berlalu, Indy Barends mengakui penyebabnya karena tidak rutin mengkonsumsi vitamin.


Bebas Covid, 8 Satwa Liar Dilepas ke Suaka Margasatwa Dangku

18 jam lalu

Bebas Covid, 8 Satwa Liar Dilepas ke Suaka Margasatwa Dangku

Delapan satwa liar tersebut meliputi empat owa siamang, dua beruang madu , satu kucing hutan, dan satu binturong.


Dana PEN Bangka Belitung Terserap Rp 319,14 Miliar hingga Juni

18 jam lalu

Dana PEN Bangka Belitung Terserap Rp 319,14 Miliar hingga Juni

Dana PEN akan difokuskan untuk penanganan Covid-19 dan penguatan pemulihan ekonomi daerah.


Perdana Sejak Pandemi Covid-19, Xi Jinping Lawatan ke Hong Kong

21 jam lalu

Perdana Sejak Pandemi Covid-19, Xi Jinping Lawatan ke Hong Kong

Kunjungan Xi Jinping ke Hong Kong akan menjadi perjalanan pertamanya ke luar Cina sejak pandemi Covid-19 sekitar 2,5 tahun lalu.


Riza Patria Sebut Kasus Covid-19 DKI Jakarta Meningkat: BOR 12 Persen, ICU 11 Persen

23 jam lalu

Riza Patria Sebut Kasus Covid-19 DKI Jakarta Meningkat: BOR 12 Persen, ICU 11 Persen

Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria menyatakan kasus Covid-19 di Jakarta terus meningkat.


Produksi Toyota di Jepang Mei Turun, Indonesia dan Thailand Naik

1 hari lalu

Produksi Toyota di Jepang Mei Turun, Indonesia dan Thailand Naik

Penurunan produksi Toyota di Jepang disebabkan oleh kekurangan pasokan chip semukonduktor dan suku cadang karena lockdown Covid-19 di Cina.


Gejala Terbanyak Omicron BA.4 dan BA.5, Bukan Cuma Batuk

1 hari lalu

Gejala Terbanyak Omicron BA.4 dan BA.5, Bukan Cuma Batuk

Tak cuma batuk, gejala Omicron BA.4 dan BA.5 juga meliputi sakit tenggorokan, pilek, dan demam. Jangan disepelekan.


Bukan Cuma Covid-19, Pakar Ingatkan Ancaman Campak dan Rubella

1 hari lalu

Bukan Cuma Covid-19, Pakar Ingatkan Ancaman Campak dan Rubella

Dokter mengatakan campak, rubella, dan difteri masih menjadi ancaman bagi anak-anak dan harus segera dicegah penyebarannya melalui imunisasi.


Update Covid-19 Jakarta Hari Ini Ada Tambahan 838 Kasus Positif

2 hari lalu

Update Covid-19 Jakarta Hari Ini Ada Tambahan 838 Kasus Positif

Update Covid-19 di Jakarta hari ini mencatat ada kenaikan 838 kasus positif.


Kasus Covid-19 Kembali Tinggi, Perhatikan Juga Gejala di Perut

2 hari lalu

Kasus Covid-19 Kembali Tinggi, Perhatikan Juga Gejala di Perut

Tak hanya gejala umum macam batuk dan demam, gejala Covid-19 juga bisa terdeteksi di perut. Berikut di antaranya.