Sri Mulyani: Makin Tinggi Konsumsi Produk Lokal, Perekonomian Makin Kuat

Kamis, 23 Juni 2022 13:23 WIB

Menteri Keuangan Sri Mulyani saat menghadiri side event B20 yang digelar oleh Women in Business Action Council pada Jumat lalu, 16 Juni 2022. Instagram/smindrawati

TEMPO.CO, Jakarta -Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengatakan salah satu pelaku ekonomi yang sangat penting dan telah menjadi tulang punggung perekonomian Indonesia adalah industri kecil dan menengah atau IKM. Menurutnya, makin tinggi konsumsi produk lokal dari IKM akan semakin memperkuat perekonomian.

"Makin tinggi konsumsi produk lokal, akan semakin kuat perekonomian kita dan pulih dari pukulan pandemi," kata Sri Mulyani dalam sambuta virtual di acara Lagawi Festival pada Kamis, 23 Juni 2022.

Dia juga mencatat pada 2021 4,4 juta unit industri kecil dan menengah menyerap 15,64 juta tenaga kerja dan telah berkontribusi dalam pertumbuhan ekonomi nasional non migas sebesar 21,22 persen.

Dia berpesan melalui gerakan nasional bangga buatan Indonesia Lagawi Fest, kepada para pelaku usaha industri kecil menengah Nusantara, khususnya di Lampung untuk terus meningkatkan inovasi dan kreativitas dalam mengembangkan produk-produk yang bisa makin mempresentasikan budaya dan adat istiadat khas Nusantara. 

Dia juga berharap untuk seluruh IKM meningkatkan terus kualitas produk, sehingga bisa bersaing dengan produk-produk buatan luar negeri, baik dari sisi kualitas maupun dari sisi harga dan tentunya bisa masuk di dalam supply chain perdagangan dunia.

Sri Mulyani juga menekankan bahwa ketahanan ekonomi di dalam negeri sangat ditentukan oleh masyarakat sendiri, di mana pasar domestik yang besar memberi kesempatan yang luar biasa bagi IKM.

"Namun harus diisi oleh produk-produk yang kompetitif dan juga kegemaran kita membeli produk dalam negeri. Saya Sri Mulyani Menteri Keuangan Republik Indonesia mendukung gerakan nasional bangga buatan Indonesia atau Gernas BBI dan saya mengajak masyarakat Indonesia untuk mari bangkit pertama menggunakan produk dalam negeri dan tangga buatan Indonesia," ujarnya.

Baca Juga: Sri Mulyani: Negara Berkembang Perlu Dilibatkan dalam Skema Patungan Dana Pandemi






Anggota DPR Sebut Pemekaran 3 DOB Papua Bakal Pakai APBN

4 jam lalu

Anggota DPR Sebut Pemekaran 3 DOB Papua Bakal Pakai APBN

Guspardi Gaus mengatakan proses pemekaran tiga daerah otonom baru atau DOB Papua akan menggunakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN)


Gaji ke-13 PNS dan Pensiunan Cair Jumat ini, Nominalnya Lebih Besar dari Tahun Lalu

1 hari lalu

Gaji ke-13 PNS dan Pensiunan Cair Jumat ini, Nominalnya Lebih Besar dari Tahun Lalu

Sri Mulyani menyebutkan nominal gaji ke-13 PNS dan pensiunan yang akan cair pada Jumat besok, 1 Juli 2022, akan lebih besardari tahun lalu. Kenapa?


Penjelasan Sri Mulyani Soal Bedanya Gaji ke-13 PNS Tahun Ini Dibanding di 2021

1 hari lalu

Penjelasan Sri Mulyani Soal Bedanya Gaji ke-13 PNS Tahun Ini Dibanding di 2021

Aparatur Sipil Negara (ASN) dan pensiunan akan menerima gaji ke-13 pada 1 Juli 2022.


Sri Mulyani Siapkan Rp 35,5 Triliun untuk Gaji ke-13 PNS

1 hari lalu

Sri Mulyani Siapkan Rp 35,5 Triliun untuk Gaji ke-13 PNS

Anggaran untuk penyaluran gaji ke-13 dialokasikan melalui kementerian/lembaga dengan


Terkini Bisnis: Cara Termurah Turunkan Emisi Karbon, Kasus PMK 10 Kali Lebih Besar dari Data Kementan

1 hari lalu

Terkini Bisnis: Cara Termurah Turunkan Emisi Karbon, Kasus PMK 10 Kali Lebih Besar dari Data Kementan

Berita terkini ekonomi bisnis hingga Selasa sore, 28 Juni 2022, dimulai dengan Sri Mulyani Indrawati menuturkan cara murah menurunkan emisi karbon.


Sri Mulyani Ungkap Cara Murah Turunkan Emisi Karbon: Rp 77 T Versus Rp 3.300 T

1 hari lalu

Sri Mulyani Ungkap Cara Murah Turunkan Emisi Karbon: Rp 77 T Versus Rp 3.300 T

Sri Mulyani Indrawati menuturkan, kontribusi biaya pendanaan Nationally Determined Contribution (NDC) untuk sektor kehutanan memerlukan Rp 77,8 T.


Bank Indonesia Ungkap Situasi Global yang Sangat Rentan Bayangi Ekonomi RI

2 hari lalu

Bank Indonesia Ungkap Situasi Global yang Sangat Rentan Bayangi Ekonomi RI

Bank Indonesia (BI) mengingatkan risiko stagflasi global masih akan membayangi ekonomi Indonesia ke depan.


Penerapan Pajak Karbon, Sri Mulyani: Kami Harus Kalkulasi agar Positif untuk Ekonomi

2 hari lalu

Penerapan Pajak Karbon, Sri Mulyani: Kami Harus Kalkulasi agar Positif untuk Ekonomi

Sri Mulyani Indrawati mengaku sedang mencari waktu yang tepat untuk menerapkan pajak karbon sehubungan adanya gejolak di sektor energi saat ini.


Zulkifli Hasan Kaitkan Harga Pangan dengan Pembangunan Infrastruktur, Ekonom Soroti IKN

4 hari lalu

Zulkifli Hasan Kaitkan Harga Pangan dengan Pembangunan Infrastruktur, Ekonom Soroti IKN

Ekonom mempertanyakan korelasi yang disampaikan Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan soal upaya penurunan harga pangan dengan pembangunan infrastruktur.


Subsidi BBM Kian Membebani APBN, Pengamat Energi Sarankan 3 Hal ini

4 hari lalu

Subsidi BBM Kian Membebani APBN, Pengamat Energi Sarankan 3 Hal ini

Sedikitnya ada tiga langkah yang bisa diambil pemerintah untuk menekan beban subsidi BBM dan elpiji agar menghemat APBN.