BPKP: Pemerintah Masih Banyak Belanja Produk Impor

Muhammad Yusuf Ateh melambaikan tangan saat dilantik Kepala Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan di Istana Negara, Jakarta, Rabu, 5 Februari 2020. TEMPO/Subekti

TEMPO.CO, Jakarta -Kepala Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Muhammad Yusuf Ateh mengatakan walaupun produk lokal sudah mendominasi e-katalog nasional, Kementerian Lembaga Daerah dan Badan Usaha Milik Negara masih banyak belanja produk impor

"Berdasarkan pengawasan BPKP, setidaknya terdapat 842 produk impor yang dibeli melalui e-katalog yang sudah ada produk lokalnya," ujar Ateh dalam Rakornas Pengawasan Intern Pemerintah 2022 di Jakarta, Selasa, 14 Juni 2021. 

Sementara untuk belanja impor yang dikarenakan tidak adanya produk lokal pengganti, menurut Ateh perlu segera didorong pengembangan industri lokal terkait. 

Ateh berujar, realisasi belanja produk dalam negeri oleh pemerintah baru mencapai Rp 180,72 triliun atau 45,18 persen dari target yaitu, Rp 400 triliun.

Ia mengatakan, keengganan untuk membeli produk lokal tersebut dipicu oleh harga produk lokal yang relatif lebih tinggi dibandingkan produk impor. Dari sampel pengujian BKPB, dari 853 produk impor yang dibeli, sebanyak 560 produk atau sekitar 66 persen harganya lebih murah dibandingkan produk lokal. 

Ateh berujar BPKP telah mengidentifikasi adanya permasalahan pada tahap perencanaan belanja. Pemerintah kesulitan mengidentifikasi belanja yang dapat dioptimalkan untuk menyerap produk dalam negeri.

"Ketiadaan daftar rujukan yang komprehensif mengenai produk dalam negeri dengan TKDN yang baik menjadi salah satu penyebab sulitnya merencanakan belanja produk lokal," kata dia. 

Menurut Ateh, pemanfaatan belanja pemerintah harus dimaksimalkan untuk menyerap produk dalam negeri sehingga dapat mengalirkan manfaat secara maksimal kepada aktifitas ekonomi dalam negeri. Hal itu, kata Ateh, memerlukan penguatan tata kelola pengendalian dan pengawasan intern yang efektif.  

Baca Juga: Alasan Jokowi Perintahkan Beli Alat Mekanik Lokal yang Lebih Mahal Rp 5 Juta

Ikuti berita terkini dari Tempo di Google News, klik di sini






Dewan Minyak Sawit Minta Pemerintah Permudah Regulasi Impor BMTB Demi Investasi

13 jam lalu

Dewan Minyak Sawit Minta Pemerintah Permudah Regulasi Impor BMTB Demi Investasi

Dewan Minyak Sawit Indonesia (DMSI) meminta pemerintah untuk mempermudah berbagai regulasi yang memberikan daya tarik tinggi bagi investor luar negeri ke Indonesia.


Terpopuler: Jokowi Geram Perkara Tepung Ikan, Buwas Maklumat Perang Lawan Mafia Beras

1 hari lalu

Terpopuler: Jokowi Geram Perkara Tepung Ikan, Buwas Maklumat Perang Lawan Mafia Beras

Jokowi yang geram lantaran Indonesia menjadi negara importir tepung ikan terbesar. Padahal Indonesia adalah eksportir nomor satu ikan tuna, cakalang,


Bank BTN Sedang Buka Lowongan untuk Jurusan Ilmu Komunikasi

1 hari lalu

Bank BTN Sedang Buka Lowongan untuk Jurusan Ilmu Komunikasi

PT Bank Tabungan Negara Tbk atau BTN, sedang membuka lowongan kerja Officer Development Program (ODP) Bisnis.


Jokowi Perintahkan BUMN Jadi Off Taker Pangan, Draf Aturan Disiapkan 2 Pekan Ini

1 hari lalu

Jokowi Perintahkan BUMN Jadi Off Taker Pangan, Draf Aturan Disiapkan 2 Pekan Ini

Presiden Joko Widodo atau Jokowi memerintahkan integrasi BUMN bidang pangan untuk menjadi off taker atau penyerap hasil produksi di masyarakat. Revisi sejumlah peraturan dan mekanisme pendanaan murah disiapkan agar tak ada lagi harga komoditas pangan di tingkat petani yang jatuh.


Ekonomi 2022 Tumbuh 5,31 Persen, BPS: Didorong Konsumsi Rumah Tangga

1 hari lalu

Ekonomi 2022 Tumbuh 5,31 Persen, BPS: Didorong Konsumsi Rumah Tangga

Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat pertumbuhan ekonomi sepanjang 2022 tumbuh 5,31 persen dibandingkan tahun sebelumnya sebesar 2,61 persen year on year (YoY). Pertumhuan tersebut paling tinggi ditopang konsumsi rumah tangga.


Jokowi Geram Indonesia Eksportir Utama Ikan Segar tapi Impor Tepung Ikan: Sesulit Apa? Apa Sulit Banget Sih?

1 hari lalu

Jokowi Geram Indonesia Eksportir Utama Ikan Segar tapi Impor Tepung Ikan: Sesulit Apa? Apa Sulit Banget Sih?

Jokowi geram dengan kondisi Indonesia sebagai eksportir nomor satu ikan tuna, cakalang, dan tongkol, tapi menjadi importir nomor satu tepung ikan.


Harga Beras Masih Tinggi, Pedagang Salahkan Bulog karena...

2 hari lalu

Harga Beras Masih Tinggi, Pedagang Salahkan Bulog karena...

Sekjen Dewan Pimpinan Pusat IKAPPI Reynaldi Sarijowan mengungkapkan kenaikah harga beras bermula dari kesalahan Perum Bulog. Simak penjelasannya.


Ada Pedagang Diduga Oplos Beras Bulog dengan Beras Lain, Harga Rp 8.300 Jadi Rp 12 Ribu

3 hari lalu

Ada Pedagang Diduga Oplos Beras Bulog dengan Beras Lain, Harga Rp 8.300 Jadi Rp 12 Ribu

Pamrihadi Wiraryo menyebut dugaan ada pedagang mengoplos beras Bulog dengan beras lainnya dan dimasukkan dalam kemasan premium.


KAI: Proyek LRT Jabodebek Tinggal Finalisasi Prasarana

3 hari lalu

KAI: Proyek LRT Jabodebek Tinggal Finalisasi Prasarana

VP Public Relations PT KAI Joni Martinus mengatakan, progres proyek LRT Jabodebek saat ini menyisakan pekerjaan finalisasi infrastruktur penunjang.


Komentari soal PDIP Enggan Berkoalisi dengan Partai Doyan Impor, NasDem: Tak Boleh Arogan

4 hari lalu

Komentari soal PDIP Enggan Berkoalisi dengan Partai Doyan Impor, NasDem: Tak Boleh Arogan

Willy Aditya menanggapi pernyataan Seketaris Jenderal PDIP Hasto Kristiyanto yang mengatakan pihaknya enggan berkoalisi dengan partai doyan impor