Per April 2022, Investor Ritel di Pasar Modal Naik jadi 8,62 Juta

Jumat, 27 Mei 2022 17:14 WIB

Pergerakan Index Harga Saham Gabungan pada layar monitor di Jakarta, Jumat, 6 November 2020. Indeks harga saham gabungan (IHSG) berpotensi melanjutkan penguatan pada perdagangan Jumat di tengah kenaikan bursa global yang menyambut Pilpres AS 2020. Tempo/Tony Hartawan

TEMPO.CO, Jakarta - Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal Otoritas Jasa Keuangan atau OJK, Hoesen, menyatakan, per akhir April 2022, tercatat jumlah investor ritel di pasar modal telah mencapai 8,62 juta. "Meningkat sebesar 15,11 persen (ytd) dibandingkan posisi 30 Desember 2021," ujarnya dalam keterangan resmi, Jumat, 27 Mei 2022.

Hal tersebut disampaikan Hoesen ketika memberikan kata sambutan dalam Seminar Pasar Modal dengan tema “Pasar Modal Sebagai Pilihan Investasi” yang diselenggarakan di Surabaya, Jawa Timur.

Lebih jauh Hoesen menjelaskan kenaikan jumlah investor ritel di masa pendemi itu didominasi oleh kaum milenial atau usia di bawah 30 tahun sebesar 60,29 persen dari keseluruhan jumlah investor.

Hal tersebut juga menunjukkan bahwa kepercayaan investor terhadap pasar modal Indonesia semakin tinggi dengan solidnya pengaturan dan pengawasan yang telah dilakukan.

Hingga 28 April 2022, jumlah investor pasar modal di Jawa Timur tumbuh signifikan dari semula 996.574 SID pada akhir 2021, meningkat 14,64 persen menjadi 1.142.505 SID. 

Masyarakat diimbau waspadai investasi bodong 

Hoesen juga mengingatkan agar masyarakat memilih produk investasi secara cerdas, aman, dan selektif agar tidak terjebak pada investasi bodong yang kian marak dan sangat meresahkan. Tiap individu diharapkan mempelajari dan memahami dulu segala bentuk produk dan legalitas perizinan dari pihak yang menawarkannya.

"Masyarakat perlu mewaspadai segala bentuk investasi bodong atau ilegal yang sering merayu atau menjanjikan imbal hasil yang tidak wajar," kata Hoesen.

Selain itu, masyarakat juga diimbau agar dalam berinvestasi haruslah menggunakan sumber dana di luar kebutuhan pokok maupun dana cadangan. "Jangan menggunakan pinjaman, apalagi pinjaman online ilegal."

Untuk terus melindungi dan menggenjot jumlah investor, OJK telah mengeluarkan serangkaian kebijakan di antaranya terus melakukan edukasi kepada masyarakat agar terhindar dari investasi bodong dan penawaran imbal hasil tetap yang tidak masuk akal.

Otoritas juga mendorong BEI agar terus mengembangkan Notasi Khusus dan papan pemantauan khusus, menerbitkan POJK Nomor 65/POJK.04/2020 dan Surat Edaran OJK Nomor 17/SEOJK.04/2021.

Beleid itu mengatur tentang Pengembalian Keuntungan Tidak Sah & Dana Kompensasi Kerugian Investor di Bidang Pasar Modal atau dikenal dengan Disgorgement dan Disgorgement fund, hingga penguatan kewenangan dalam rangka melakukan pengawasan dan penegakan hukum.

Untuk mendorong percepatan pemulihan ekonomi di daerah, OJK juga telah menerbitkan Peraturan OJK yang bertujuan untuk memudahkan masyarakat terutama pelaku UMKM untuk melakukan penggalangan dana melalui pasar modal.






IHSG Menguat 1,53 Persen selama Sepekan, Investor Asing Beli Bersih Rp 65 T

13 jam lalu

IHSG Menguat 1,53 Persen selama Sepekan, Investor Asing Beli Bersih Rp 65 T

PT Bursa Efek Indonesia mencatat nilai jual bersih investor asing pada Jumat, 24 Juni 2022 Rp 1,08 triliun.


Mulai Besok BEI Tutup Kode Investor Asing, Analis: Tantangan Edukasi Diri

14 jam lalu

Mulai Besok BEI Tutup Kode Investor Asing, Analis: Tantangan Edukasi Diri

Rencana Bursa Efek Indonesia (BEI) menutup kode domisili investor pada Senin 27 Juni 2022, diperkirakan berdampak minim.


MINI Rayu Konsumen Pakai Puzzle Seukuran Mobil

1 hari lalu

MINI Rayu Konsumen Pakai Puzzle Seukuran Mobil

Tak semua kosumen yang menunggu mendapatkan puzzle mobil MINI. Perusahaan fokus kepada pelanggan baru MINI.


Iman Rachman Direktur Utama BEI Pilihan OJK, Berapa Harta Kekayaan dan Utangnya?

1 hari lalu

Iman Rachman Direktur Utama BEI Pilihan OJK, Berapa Harta Kekayaan dan Utangnya?

OJK sudah menyetujui pergantian direksi PT BEI untuk periode 2022-2026. Iman Rachman sebagai Direktur Utama BEI. Berapa harta kekayaan dan utangnya?


Samsung Australia Didenda Rp 144 Miliar Sebab Iklan Anti Air Menyesatkan

2 hari lalu

Samsung Australia Didenda Rp 144 Miliar Sebab Iklan Anti Air Menyesatkan

Iklan Samsung Australia mempromosikan ponsel Galaxy dengan menampilkan orang-orang yang menggunakan ponsel mereka di kolam renang dan air laut.


Harga Minyak Turun, Investor Khawatir Kenaikan Suku Bunga The Fed

2 hari lalu

Harga Minyak Turun, Investor Khawatir Kenaikan Suku Bunga The Fed

Harga minyak mentah berjangka Brent untuk pengiriman Agustus jatuh 1,69 dolar AS atau 1,5 persen, menjadi menetap di 110,05 dolar AS per barel.


BEI Tutup Kode Domisili Investor Mulai Senin Depan

2 hari lalu

BEI Tutup Kode Domisili Investor Mulai Senin Depan

BEI meningkatkan perlindungan investor melalui implementasi penutupan kode domisili investor baik domestik maupun pada awal pekan depan.


Bank Indonesia Pertahankan Suku Bunga Acuan 3,5 Persen

3 hari lalu

Bank Indonesia Pertahankan Suku Bunga Acuan 3,5 Persen

Keputusan Bank Indonesia ini mendukung pertumbuhan ekonomi di tengah naiknya tekanan eksternal karena meningkatnya risiko stagflasi.


Harga Minyak Merosot, Investor Khawatir Kenaikan Suku Bunga The Fed Picu Resesi

3 hari lalu

Harga Minyak Merosot, Investor Khawatir Kenaikan Suku Bunga The Fed Picu Resesi

Harga minyak merosot sekitar tiga persen pada akhir perdagangan Rabu waktu setempat atau Kamis pagi, 23 Juni 2022.


Bankir Berharap OJK Terus Perpanjang Restrukturisasi Kredit, Bukan dari Tenor tetapi . . .

3 hari lalu

Bankir Berharap OJK Terus Perpanjang Restrukturisasi Kredit, Bukan dari Tenor tetapi . . .

Para bankir mengusulkan perpanjangan masa restrukturisasi kredit era Covid-19.