Selain Indonesia, Ini 5 Negara Giat Melakukan Ekspor CPO dan Turunannya

Reporter

Editor

Dwi Arjanto

Ilustrasi CPO. shutterstock.com

TEMPO.CO, Jakarta - CPO atau minyak sawit sering dimanfaatkan pada produk pembuatan makanan, produk kecantikan, dan sebagai bahan lainnya sehingga berkembang menjadi komoditas buat ekspor CPO.

Karena lebih menjaga kualitas rasa dalam makanan olahan, permintaan CPO dari produsen makanan meningkat, kemudian disusul penggunaan lain, termasuk kosmetik dan bahan bakar nabati. 

Pada tahun 2015, rata-rata manusia mengkonsumsi 7,7 kg CPO per orang, sehingga menghasilkan lebih banyak permintaan pasokan yang memicu perkebunan kelapa sawit di negara-negara tropis.

Menurut indexmundi.com, berikut 5 negara yang mengekspor besar-besaran CPO di tahun 2022:

  • Indonesia 

Dikutip dari indonesiainvestments, perkebunan dan industri pengolahan kelapa sawit menjadi salah satu industri yang mempengaruhi perekonomian negara Indonesia. Kelapa sawit menjadi industri penting yang memberikan kontribusi antara 1,5 - 2,5% dari produk domestik bruto (PDB) nasional.

Sejak masa penjajahan Belanda, hampir 70% perkebunan kelapa sawit Indonesia berada di Sumatera, dan sisanya banyak ditemukan di Kalimantan. Sebagian besar hasil CPO Indonesia diekspor ke negara China, India, Pakistan, Malaysia, dan Belanda. 

Selangor menjadi daerah pertama Malaysia yang melakukan penanaman kelapa sawit komersial pertama. Bagi perekonomian Malaysia, produksi CPO sangat penting hingga menjadi produsen komoditas terbesar kedua di dunia. Bahkan, pemerintah Malaysia mengharuskan semua solar yang di jual mengandung 5% biodiesel minyak sawit. 

  • Guatemala

Guatemala menjadi salah satu negara penghasil CPO paling produktif di dunia. Minyak kelapa sawit diekspor Guatemala ke negara Meksiko, Belanda, Nikaragua, dan lainnya. Para peneliti menemukan CPO Guatemala digunakan untuk membuat makanan olahan, minuman, dan kosmetik yang diproduksi oleh perusahaan Amerika, tetapi dijual di Amerika Latin. 

  • Kolombia

Kolombia memproduksi CPO pada tahun 2020 dan memenuhi salah satu bentuk sertifikasi keberlanjutan internasional. Mengekspor minyak sawit ke negara Uni Eropa, Kolombia berhasil mengembangkan pohon kelapa sawit. 

  • Papua Nugini

Kelapa sawit menjadi tanaman utama ketiga dengan 14% dari nilai ekspor tahunan. Industri kelapa sawit mendukung sekitar 4,5% dari semua kebutuhan primer dan semakin meningkat sejak 1997. Aturan di Papua Nugini sepenuhnya untuk ekspor CPO

BALQIS PRIMASARI
Baca juga: Pemrosesan CPO, Minyak Kelapa Sawit, Minyak Goreng: Apa Itu Tandan Buah Segar?






Cerita Jokowi Dikomplain Banyak Kepala Negara saat Stop Ekspor Batu Bara: Kaget Juga

4 hari lalu

Cerita Jokowi Dikomplain Banyak Kepala Negara saat Stop Ekspor Batu Bara: Kaget Juga

Jokowi mengatakan banyak negara menggantungkan kebutuhan komoditasnya terhadap Indonesia. Termasuk, batu bara dan kelapa sawit.


Cina Komitmen Beli 2,5 Juta Ton CPO dari RI Senilai USD 2,6 Miliar

25 hari lalu

Cina Komitmen Beli 2,5 Juta Ton CPO dari RI Senilai USD 2,6 Miliar

Meski komitmen pembelian CPO oleh Cina mencapai jutaan ton, Mendag memastikan stok untuk kebutuhan minyak goreng dalam negeri tak akan terganggu.


Teken MoU, RI Akan Jual CPO 1 Juta Ton ke Cina

25 hari lalu

Teken MoU, RI Akan Jual CPO 1 Juta Ton ke Cina

Ekspor ke Cina akan berjalan pada kuartal keempat tahun ini dengan harga refrensi CPO US$ 826,58 per ton.


Pemerintah Kembali Perpanjang Pembebasan Biaya Pungutan Ekspor CPO

35 hari lalu

Pemerintah Kembali Perpanjang Pembebasan Biaya Pungutan Ekspor CPO

Pemerintah kembali menggratiskan pungutan ekspor untuk produk minyak mentah kelapa sawit atau crude palm oil (CPO).


Pemerintah Terus Dorong Industri Sawit Berkelanjutan dari Hulu hingga Hilir

46 hari lalu

Pemerintah Terus Dorong Industri Sawit Berkelanjutan dari Hulu hingga Hilir

Pengembangan industri hilir juga merupakan upaya strategis untuk meningkatkan nilai tambah industri kelapa sawit agar tidak hanya terkonsentrasi pada bahan baku.


Faisal Basri Nilai Larangan Ekspor CPO adalah Kebijakan Terburuk Sepanjang Masa

47 hari lalu

Faisal Basri Nilai Larangan Ekspor CPO adalah Kebijakan Terburuk Sepanjang Masa

Faisal Basri menjadi salah satu saksi ahli penggugat dalam sidang gugatan terhadap Jokowi dan mantan Menteri Perdagangan (Mendag).


Kemendag Tak Setuju DMO Dihapus, Khawatir Minyak Goreng Lari ke Luar Negeri

18 September 2022

Kemendag Tak Setuju DMO Dihapus, Khawatir Minyak Goreng Lari ke Luar Negeri

Usulan penghapusan DMO sawit sebelumnya muncul dari Ombudsman RI.


Kemendag: Harga TBS Sudah Sesuai Target, di Atas Rp 2.000 per Kilogram

13 September 2022

Kemendag: Harga TBS Sudah Sesuai Target, di Atas Rp 2.000 per Kilogram

Kementerian Perdagangan menyatakan harga tandan buah segar atau harga TBS sudah sesuai target yaitu Rp 2 ribu per kilogram.


Sidang Perdana Kasus Korupsi Minyak Goreng Ditunda, Ketua Majelis Hakim Sakit

24 Agustus 2022

Sidang Perdana Kasus Korupsi Minyak Goreng Ditunda, Ketua Majelis Hakim Sakit

Sidang perdana korupsi minyak goreng ditunda karena Ketua Majelis Hakim sakit. Salah satu terdakwa, Lin Che Wei disebut siap hadapi persidangan.


Kuasa Hukum Sebut Motif Lin Che Wei Hanya Bantu Mendag yang Kesusahan Akibat Minyak Goreng Langka

24 Agustus 2022

Kuasa Hukum Sebut Motif Lin Che Wei Hanya Bantu Mendag yang Kesusahan Akibat Minyak Goreng Langka

Kuasa hukum Lin Che Wei, Maqdir Ismail, mengklaim kliennya tidak memiliki motif meraih keuntungan dalam kasus korupsi fasilitas ekspor CPO.