Lupa Kata Sandi? Klik di Sini

atau Masuk melalui

Belum Memiliki Akun Daftar di Sini


atau Daftar melalui

Sudah Memiliki Akun Masuk di Sini

Konfirmasi Email

Kami telah mengirimkan link aktivasi melalui email ke rudihamdani@gmail.com.

Klik link aktivasi dan dapatkan akses membaca 2 artikel gratis non Laput di koran dan Majalah Tempo

Jika Anda tidak menerima email,
Kirimkan Lagi Sekarang

Tarif Listrik untuk Pelanggan di Atas 3.000 VA Bakal Naik, Berapa Idealnya?

image-gnews
Petugas PLN melakukan inspeksi instalasi listrik di Rumah Tahanan (Rutan) Kelas IIB Serang, Banten, Jumat 10 September 2021. Pengecekan secara menyeluruh instalasi listrik tersebut dilakukan sesuai instruksi Menkumham Yasonna Laoly untuk mengantisipasi terjadinya bahaya seperti korsleting listrik (hubungan pendek) yang dapat mengakibatkan kebakaran. ANTARA FOTO/Asep Fathulrahman
Petugas PLN melakukan inspeksi instalasi listrik di Rumah Tahanan (Rutan) Kelas IIB Serang, Banten, Jumat 10 September 2021. Pengecekan secara menyeluruh instalasi listrik tersebut dilakukan sesuai instruksi Menkumham Yasonna Laoly untuk mengantisipasi terjadinya bahaya seperti korsleting listrik (hubungan pendek) yang dapat mengakibatkan kebakaran. ANTARA FOTO/Asep Fathulrahman
Iklan

TEMPO.CO, Jakarta - Ekonom Institute for Development of Economics and Finance (Indef), Abra Talattove, mengatakan pemerintah perlu mempertimbangkan dua opsi penentuan kenaikan tarif listrik untuk pelanggan di atas 3.000 VA agar tidak memberatkan. Opsi pertama, pemerintah dapat melakukan penyesuaian tarif sama dengan biaya pokok penyediaannya (BPP). 

Kenaikan ini mengacu pada harga keekonomian listrik, yaitu Rp 1.502 per kWh. "Selama ini kan pelanggan tadi menerima turut menikmati kompensasi karena adanya selisih dari BPP dengan harga jual, maka harus ada kenaikan," ujar Abra saat dihubungi pada Selasa malam, 24 Mei 2022.

Opsi kedua, kata Abra, pemerintah bisa tidak langsung menaikkan harga secara drastis ke level Rp 1.502 per Kwh. Kenaikan dapat dilakukan secara bertahap, tapi tetap mendekati atau di atas harga penetapan tarif sekarang. 

Meski demikian, Abra melanjutkan, tarif listrik saat ini tidak terlalu jauh dengan harga keekonomian. Untuk pelanggan 3.000 VA, tarif listrik adalah Rp 1.445. Artinya, ada selisih Rp 57. "Hanya Rp 57, jadi sebenarnya kenaikannya relatif kecil juga," kata Abra. 

Setelah menaikkan tarif listrik untuk pelanggan kelas tertentu, Abra meminta pemerintah konsisten mengevaluasi kebijakan pemberian subsidi energi yang berkeadilan. Khususnya untuk golongan bisnis dan industri besar. Musababnya selama ini, subsidi energi dipandang banyak dikonsumsi oleh masyarakat kelas atas. 

Sebelumnya, Sri Mulyani menyampaikan alasan pemerintah melakukan penyesuaian tarif listrik untuk pelanggan di atas 3.000 VA. Ini dilakukan untuk meningkatkan anggaran subsidi kompensasi energi.

Iklan
Scroll Untuk Melanjutkan

Ia mengatakan, Kementerian Keuangan telah mendapat persetujuan DPR menambah belanja Rp 393 triliun. Dana Rp 350 triliun akan dikucurkan pada subsidi dan kompensasi energi. 

"Artinya, masyarakat sebagian sangat besar akan terlindungi dengan tambahan Rp 350 triliun tersebut," tuturnya. 

Baca juga: Sri Mulyani: Anggaran Subsidi dan Kompensasi Energi Naik Jadi Rp 443,6 T

Ikuti berita terkini dari Tempo di Google News, klik di sini.

Iklan



Rekomendasi Artikel

Konten sponsor pada widget ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Tempo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

 

Video Pilihan


PLN Siap Suplai Listrik Hijau melalui Layanan GEAS

2 jam lalu

Direktur Utama PLN Darmawan Prasodjo, PLN terus mendukung perubahan industri yang mengarah ke nol emisi dengan menyediakan layanan Green Energy as a Service, langkah ini selaras dengan upaya Pemerintah memenuhi target Net Zero Emissions (NZE) di tahun 2060. Dok. PLN
PLN Siap Suplai Listrik Hijau melalui Layanan GEAS

PT PLN (Persero) siap memenuhi kebutuhan listrik hijau untuk sektor industri di Indonesia. Upaya ini terwujud dalam layanan Green Energy as a Service (GEAS) sebagai komitmen penyediaan listrik bersih dari pembangkit listrik berbasis energi baru terbarukan (EBT) bagi industri.


Terkini: Daftar Bisnis Donald Trump di RI, Kerugian BUMN akibat Whoosh Bisa jadi Bom Waktu Pemerintahan Prabowo

7 jam lalu

Terkini: Daftar Bisnis Donald Trump di RI, Kerugian BUMN akibat Whoosh Bisa jadi Bom Waktu Pemerintahan Prabowo

Berita terkini ekonomi dan bisnis pada Rabu siang ini dimulai dari daftar aset mantan presiden AS Donald Trump di Indonesia.


Kandidat Pengganti Sri Mulyani Disebut Cari Solusi Rasio Utang, Ini Respons Tim Prabowo-Gibran

9 jam lalu

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati. Tempo/Annisa Febiola.
Kandidat Pengganti Sri Mulyani Disebut Cari Solusi Rasio Utang, Ini Respons Tim Prabowo-Gibran

Ekonom Verdhana Sekuritas, Heriyanto Irawan klaim berkomunikasi dengan calon pengganti Menteri Keuangan Sri Mulyani. Ini tanggapan tim Prabowo-Gibran.


Anggaran Program Prabowo Makan Bergizi Gratis Ditetapkan Rp 71 Triliun, Ini Kata Sri Mulyani dan Para Ekonom

12 jam lalu

Menteri Pertahanan yang juga Presiden Terpilih Prabowo Subianto berpose silat saat menyambangi Istana Kepresidenan Jakarta, Senin (8/7/2024) siang. ANTARA/Mentari Dwi Gayati
Anggaran Program Prabowo Makan Bergizi Gratis Ditetapkan Rp 71 Triliun, Ini Kata Sri Mulyani dan Para Ekonom

Anggaran untuk program Makan Bergizi Gratis pemerintahan Prabowo-Gibran mencapai Rp 71 triliun. Sri Mulyani hingga para ekonom buka suara.


Ekonom BCA: Pertumbuhan Ekonomi Kuartal II Mungkin Turun atau Stagnan, Faktor Penggeraknya Menurun

1 hari lalu

Dampak positif dari perdagangan internasional adalah adanya dorongan terhadap pertumbuhan ekonomi. Ketahui tujuh dampak positif lainnya. Foto: Canva
Ekonom BCA: Pertumbuhan Ekonomi Kuartal II Mungkin Turun atau Stagnan, Faktor Penggeraknya Menurun

Kepala Ekonom BCA David Sumual memproyeksikan pertumbuhan ekonomi Indonesia kuartal II 2024 akan sedikit lebih rendah atau sama dengan capaian pada kuartal I. Hal ini karena faktor penggeraknya menurun.


Penerimaan Pajak RI Seret, INDEF Rekomendasikan Pemerintah Genjot Penghiliran hingga Cukai MBDK

2 hari lalu

Menteri Keuangan Sri Mulyani ditemui di Istana Kepresidenan Jakarta melapor ke Presiden Jokowi usai bertemu tim sinkronisasi Presiden terpilih Prabowo Subianto, Senin, 24 Juni 2024. TEMPO/Daniel A. Fajri
Penerimaan Pajak RI Seret, INDEF Rekomendasikan Pemerintah Genjot Penghiliran hingga Cukai MBDK

Ekonom INDEF mengatakan pemerintah bisa menggenjot penerimaan pajak dengan penghiliran dan penerapan cukai MBDK


Sri Mulyani Sebut Penerimaan Pajak Penuh Tantangan, Pengamat CITA: Risiko Politik

2 hari lalu

Menteri Keuangan, Sri Mulyani, memberikan keterangan kepada awak media usai menghadiri rapat kerja lanjutan bersama Badan Anggaran DPR, Selasa, 9 Juli 2024. TEMPO/Nandito Putra
Sri Mulyani Sebut Penerimaan Pajak Penuh Tantangan, Pengamat CITA: Risiko Politik

Menteri Keuangan Sri Mulyani sebut penerimaan pajak menghadapi banyak tantangan. Pengamat CITA sebut itu risiko kebijakan politik.


Sebut Pajak Tiang Utama Pembangunan Indonesia, Sri Mulyani: Mau Melihat Indonesia Bagus, Pajak Harus Bagus

2 hari lalu

Menteri Keuangan Sri Mulyani turut merayakan peringatan Hari Pajak dengan jalan santai bertajuk
Sebut Pajak Tiang Utama Pembangunan Indonesia, Sri Mulyani: Mau Melihat Indonesia Bagus, Pajak Harus Bagus

Sri Mulyani mengatakan pajak menjadi tiang utama pembangunan Indonesia.


Terpopuler: Alasan Prabowo Lanjutkan IKN, Dampak Penembakan Donald Trump pada Harga Emas

2 hari lalu

Menteri Pertahanan yang juga Presiden Terpilih Prabowo Subianto berpose silat saat menyambangi Istana Kepresidenan Jakarta, Senin (8/7/2024) siang. ANTARA/Mentari Dwi Gayati
Terpopuler: Alasan Prabowo Lanjutkan IKN, Dampak Penembakan Donald Trump pada Harga Emas

Terpopuler: Alasan pemerintahan Prabowo-Gibran tetap lanjutkan proyek IKN. Penembakan Donald Trump memicu lonjakan harga emas.


Sri Mulyani Bungkam saat Ditanya Kenaikan Harga Obat di Indonesia

3 hari lalu

Menteri Keuangan Sri Mulyani. TEMPO/Nandito Putra
Sri Mulyani Bungkam saat Ditanya Kenaikan Harga Obat di Indonesia

Menteri Keuangan Sri Mulyani tidak bersedia menjelaskan harga obat di Indonesia terus meningkat.