Ramai Kabar Telah PHK 200 Karyawan, Ini Penjelasan Lengkap LinkAja

Logo Link Aja. Wikipedia

TEMPO.CO, JakartaPT Fintek Karya Nusantara (Finarya) atau LinkAja menanggapi ramai pemberitaan soal pemutusan hubungan kerja atau PHK yang dilakukan perusahaan terhadap 200 karyawannya.

Head of Corporate Secretary Group LinkAja Reka Sadewo mengungkapkan bahwa upaya reorganisasi yang tengah dilakukan berdampak pada PHK sejumlah sumber daya manusia (SDM). 

“Jumlah yang direorganisasi jauh di bawah angka yang disebutkan tersebut (200 karyawan),” kata Reka Sadewo ketika dihubungi, Selasa, 24 Mei 2022.

Pernyataan tersebut menanggapi kabar 200 karyawan LinkAja terkena PHK atau diberhentikan. Beberapa karyawan diberitakan telah mendapat surat elektronik dari perusahaan.

Kendati tak menyebutkan jumlah pasti karyawan yang terdampak, Reka memastikan, jumlah karyawan yang di-PHK tidak mencapai 200 orang, tak seperti berita yang beredar. 

Lebih jauh, Reka mengatakan perubahan adalah hal yang secara konstan terjadi dalam perusahaan yang sedang terus bertumbuh. Penyesuaian dalam perusahaan juga tentunya akan terus terjadi. 

Sebagai perusahaan rintisan yang terus berkembang, menurut Reka, LinkAja diharapkan terus bisa lincah dan adaptif dalam melakukan penyesuaian bisnis. Hal ini untuk memastikan pertumbuhan perusahaan yang sehat, positif dan optimal. 






PayPal PHK 2.000 Karyawannya, Berikut Deretan Fakta dan Penyebabnya

11 jam lalu

PayPal PHK 2.000 Karyawannya, Berikut Deretan Fakta dan Penyebabnya

PayPal mengumumkan bakal meakukan pemutusan hubungan kerja (PHK) terhadap 2.000 karyawannya. Ini fakta-fakta dan penyebab PHK karyawan PayPal.


Terkini: PayPal PHK 2.000 Karyawan, Sri Mulyani Baca Alfatihah untuk Orang Tuanya

13 jam lalu

Terkini: PayPal PHK 2.000 Karyawan, Sri Mulyani Baca Alfatihah untuk Orang Tuanya

PayPal akan melakukan pemutusan hubungan kerja (PHK) terhadap sekitar 2.000 karyawan. Sri Mulyani membacakan Alfatihah untuk ayah dan ibunya.


Susul Google dan Amazon, PayPal Bakal PHK Dua Ribu Karyawan

17 jam lalu

Susul Google dan Amazon, PayPal Bakal PHK Dua Ribu Karyawan

PayPal Holdings Inc (PYPL.O) akan melakukan pemutusab hubungan kerja (PHK) pada 7 persen pegawainya atau sekitar 2 ribu karyawan.


JD.ID Tutup Permanen, Ini Bisnis Liu Qiangdong Alias Richard Liu yang Lain

19 jam lalu

JD.ID Tutup Permanen, Ini Bisnis Liu Qiangdong Alias Richard Liu yang Lain

Liu Qiangdong yang juga dikenal sebagai Richard Liu adalah seorang pengusaha Cina dan pendiri JD.ID. Berikut ini bisnis lain dari pendiri JD.ID


Peran Penting Generasi Muda dalam Penguatan Revolusi Mental

1 hari lalu

Peran Penting Generasi Muda dalam Penguatan Revolusi Mental

Kemenko PMK menekankan generasi muda memiliki peran yang sangat penting dalam penguatan Gerakan Nasional Revolusi Mental.


Pemicu Badai PHK di Perusahaan Rintisan

1 hari lalu

Pemicu Badai PHK di Perusahaan Rintisan

Sejumlah asosiasi di bidang digital menilai fenomena badai PHK ini masih berpotensi terjadi pada 2023. Ini sebabnya.


Cara ESDM Tingkatkan Daya Saing Tenaga Lokal Agar Tak Kalah dengan Asing

1 hari lalu

Cara ESDM Tingkatkan Daya Saing Tenaga Lokal Agar Tak Kalah dengan Asing

ESDM fokus meningkatkan kompetensi tenaga kerja Indonesia (TKI) di sektor ESDM agar tak kalah dengan tenaga kerja asing (TKA).


Ketika Crazy Rich China Berhamburan ke Singapura

2 hari lalu

Ketika Crazy Rich China Berhamburan ke Singapura

Orang-orang kaya China banyak yang menganggap Singapura ideal untuk memarkir kekayaan mereka dalam bentuk properti.


JD.ID Tutup Setelah Lakukan PHK di Akhir Tahun Lalu

3 hari lalu

JD.ID Tutup Setelah Lakukan PHK di Akhir Tahun Lalu

Layanan belanja daring atau e-commerce JD.ID secara resmi mengumumkan untuk menutup layanannya di Indonesia pada 31 Maret 2023. Di akhir tahun lalu, JD.ID juga sempat melakukan PHK terhadap 200 karyawannya.


JD.ID Tutup 31 Maret 2023, Semua Pesanan Dihentikan Mulai 15 Februari

3 hari lalu

JD.ID Tutup 31 Maret 2023, Semua Pesanan Dihentikan Mulai 15 Februari

Platform belanja daring JD.ID mengumumkan akan menutup operasionalnya secara permanen pada 31 Maret 2023.