Keuntungan Identity & Income Verification untuk Industri Keuangan

Selasa, 24 Mei 2022 13:36 WIB


INFO BISNIS - Dalam bisnis teknologi finansial (fintech), terdapat urgensi untuk menerapkan sistem verifikasi calon pengguna sebelum mereka benar-benar onboarding ke dalam aplikasi dan melakukan transaksi. Sederhananya, proses human verification ini untuk memastikan serangkaian hal, seperti apakah mereka benar-benar pengguna yang valid; apakah informasi yang dimasukkan benar; serta apakah identitas yang disetorkan sudah sesuai.

Di dalam terminologi keuangan, proses itu disebut Know Your Customer (KYC). Di perbankan, proses KYC dilakukan saat calon nasabah hendak membuka layanan tertentu seperti tabungan atau kredit. Biasanya calon nasabah akan diminta datang ke kantor cabang dengan membawa berkas-berkas pendukung seperti kartu identitas, kartu keluarga, dan lainnya.

Seiring perkembangan teknologi informasi dan komunikasi, proses KYC turut ditransformasi secara digital, kini dikenal istilah e-KYC. Pada dasarnya hasil akhir yang diharapkan sama, hanya prosesnya dilakukan melalui medium aplikasi sehingga calon nasabah tidak perlu hadir ke lokasi kantor cabang dan memberikan berkas-berkas yang dibutuhkan. Cara ini dinilai relevan seiring perubahan kebiasaan konsumen yang serba digital.

Finantier memiliki produk Verification yang menghadirkan kapabilitas verifikasi instan dalam proses e-KYC. Layanan ini terhubung dengan basis data di regulator sehingga menjamin akurasi data dan informasi yang diperbarui secara real-time.

Data yang bisa diverifikasi Finantier tidak hanya terkait data-data identitas, melainkan juga data terkait dengan income atau pendapatan seseorang. Hal ini untuk mencerminkan profil finansial calon nasabah tersebut. Beberapa bisnis keuangan membutuhkan data ini untuk membantu mereka dalam menganalisis kelayakan nasabah.

Produk Verification juga dapat diterapkan pada berbagai use case, termasuk di produk-produk yang dikustomisasi—mulai dari layanan keuangan personal, pembayaran, sampai dengan pembiayaan. Proses implementasinya pun tergolong ringkas dengan Open API yang aman untuk meminimalisir tahapan-tahapan manual, sehingga dapat memberikan efisiensi bagi pengembang aplikasi.

Penerapan API produk Verification dari Finantier

Dalam implementasinya, industri finansial bisa menghubungkan layanan e-KYC mereka melalui sambungan API yang disediakan produk Verification dari Finantier. Melalui mekanisme API itu pula, memungkinkan berbagai jenis perusahaan untuk menghadirkan ekosistem finansial di dalam layanannya.

Platform tersebut mungkin bisa dikembangkan secara mandiri, namun biaya dan investasi yang dibutuhkan cukup besar, terutama dalam memenuhi kepatuhan regulasi pemerintah. Dengan memanfaatkan layanan yang sudah ada, perusahaan dapat lebih fokus ke bisnis dan memberikan pelayanan terbaik kepada nasabahnya.

Penerapan layanan Instant Verification dapat memberikan berbagai manfaat, baik untuk institusi finansial sebagai pengusung layanan maupun nasabahnya. Berikut beberapa manfaat yang dapat dinikmati pelaku bisnis layanan keuangan:

1. Inovasi layanan keuangan

Proses verifikasi yang sepenuhnya digital dapat mendorong lahirnya inovasi di bidang teknologi finansial (fintech), termasuk dengan tujuan untuk meningkatkan literasi dan inklusi finansial, karena pada faktanya belum semua kalangan masyarakat mendapatkan akses ke fasilitas keuangan dari perbankan, khususnya pengguna di kota tier-2 dan 3.

2. Menjangkau kalangan konsumen baru

Sulitnya akses ke kantor cabang bank kerap menjadi salah satu faktor yang membuat masyarakat enggan memiliki akun tabungan. Sementara saat ini semua proses bisa dilakukan daring, hal ini bisa mendorong masyarakat yang jauh dari kantor cabang untuk mendapatkan fasilitas finansial yang sama.

3. Menghadirkan pengalaman baru

Hadirnya layanan proses verifikasi secara digital dapat mendukung transformasi digital nasional. Pasalnya, semua proses administrasi yang tadinya mengharuskan mobilitas fisik, kini dapat dilakukan di rumah menggunakan perangkat yang ada di genggaman.

4. Efisiensi operasional dan layanan

Dibantu dengan teknologi kecerdasan buatan seperti rekognisi wajah, salah satu fitur dari produk Verification, yakni e-KYC memberikan proses validasi yang relatif lebih cepat ketimbang dilakukan secara manual oleh manusia. Hal ini tentu saja dapat meningkatkan pelayanan bisnis, yang tadinya memakan waktu berhari-hari, bisa direduksi dalam beberapa menit saja.

5. Menghindari kejahatan

Adanya sistem verifikasi yang efektif akan meminimalkan terjadinya kejahatan seperti fraud, penipuan, atau pencucian uang. Karena berbagai aktivitas keuangan memiliki landasan identitas yang kuat dan mengurangi celah untuk dimanipulasi karena dilakukan oleh sistem komputer yang cerdas.

Tentang Finantier

Finantier adalah pengembang layanan Open Finance terkemuka di Asia Tenggara. Lewat inovasi teknologinya, Finantier menyajikan serangkaian produk teknologi yang dapat dimanfaatkan industri finansial menciptakan pengalaman produk fintech yang mengagumkan bagi para pelanggannya. Terdapat 4 lini produk utamanya, meliputi Verification, Credit Scoring, Account Aggregation, dan Recurring Payment yang dapat diterapkan ke berbagai macam use case sistem keuangan. Informasi lebih lanjut kunjungi: https://finantier.co. (*)






BNI - SPMT Tingkatkan Kerjasama Bidang Integrated Cash Management

55 menit lalu

BNI - SPMT Tingkatkan Kerjasama Bidang Integrated Cash Management

Kerjasama ini meningkatkan dan menciptakan nilai tambah dan manfaat dalam pengelolaan keuangan di SPMT


Ratusan Keluaga MBR Terserap di Program Rumah Padat Karya Surabaya

1 jam lalu

Ratusan Keluaga MBR Terserap di Program Rumah Padat Karya Surabaya

Program Rumah Padat Karya memanfaatkan lahan kosong di berbagai wilayah Surabaya untuk dijadikan lokasi usaha masyarakat.


Mas Dhito Jaga Kualitas Pertemuan dengan Keluarga

3 jam lalu

Mas Dhito Jaga Kualitas Pertemuan dengan Keluarga

Di tengah kesibukan menjadi pejabat, Mas Dhito tetap menjaga hubungan baik dengan ayahnya, Sekretaris Kabinet Indonesia Pramono Anung.


BPJS Ketenagakerjaan Dukung Percepatan Mal Pelayanan Publik

3 jam lalu

BPJS Ketenagakerjaan Dukung Percepatan Mal Pelayanan Publik

Penggunaan MPP di seluruh pemerintahan daerah ditargetkan pada 2024. Tahun ini sebanyak 56 kota akan meresmikan MPP.


BRI dan Ditjen Pajak Jalin Kerja Sama Implementasi Aplikasi PSIAP

17 jam lalu

BRI dan Ditjen Pajak Jalin Kerja Sama Implementasi Aplikasi PSIAP

Kerja sama ini untuk menyukseskan reformasi perpajakan DJP Kemenkeu RI.


Mendagri Lantik Tomsi Tohir sebagai Irjen Kemendagri

17 jam lalu

Mendagri Lantik Tomsi Tohir sebagai Irjen Kemendagri

Tomsi Tohir berasal dari kepolisian. Diharapkan dapat mengawasi kinerja Pemda merealisasikan anggaran.


KPPU Diminta Tidak Terburu-buru Menilai Kebijakan BPOM Soal Pelabelan BPA

17 jam lalu

KPPU Diminta Tidak Terburu-buru Menilai Kebijakan BPOM Soal Pelabelan BPA

BPOM dan KPPU adalah dua lembaga yang memiliki wewenang di wilayah berbeda


Tokopedia Gandeng Tada Luncurkan Spot Rewards

17 jam lalu

Tokopedia Gandeng Tada Luncurkan Spot Rewards

Sebagai perusahaan marketplace besar yang telah berhasil membantu pemerataan ekonomi secara digital, hal tersebut karena peran besar para Nakama


Peserta Program Prakerja Silaturahmi di Pekan Temu Raya #KitaPrakerja

17 jam lalu

Peserta Program Prakerja Silaturahmi di Pekan Temu Raya #KitaPrakerja

Seratus peserta dari Luarsekolah ikut meramaikan dari berbagai daerah di Indonesia.


Kalbe Terima Fasilitas Pinjaman Rp1 Triliun dari BNI

18 jam lalu

Kalbe Terima Fasilitas Pinjaman Rp1 Triliun dari BNI

Pinjaman tersebut dapat dipakai untuk ekspansi usaha, termasuk penambahan belanja modal ataupun aksi perusaaan lainnya.